Berita Terkini
Trending Tags

Pengawasan Satpol PP di Telaga Sarangan, Polemik Pedagang Keliling Kembali Mencuat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 270
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gabungan petugas melakukan pengawasan dan pembinaan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan bersama Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, serta pengawas danau melakukan pengawasan dan pembinaan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Sabtu (16/8/2025). Langkah ini diambil menyusul adanya laporan dugaan pelanggaran yang meresahkan pengunjung maupun pengelola wisata.

Kabid Penegak Perda Satpol PP Magetan, Gunindar, menyampaikan bahwa laporan tersebut berisi aduan soal praktik dagang yang dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan. “Tugas kami menjaga ketertiban wilayah, termasuk kawasan pariwisata. Beberapa waktu lalu kami menerima laporan adanya indikasi pelanggaran yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pengunjung maupun pedagang,” ujarnya.

Dalam pengawasan, petugas menekankan aturan harga agar tidak ada pedagang yang menjual di luar ketentuan. Selain itu, kawasan wisata juga dipastikan bebas dari pengamen maupun pengemis. “Harapannya, Sarangan ini bisa nyaman. Kalau nyaman tentu akan banyak wisatawan yang datang,” imbuh Gunindar.

Langkah pembinaan ini tak lepas dari polemik yang sempat mencuat antara pedagang kios dan pedagang keliling. Beberapa waktu terakhir, muncul keluhan pedagang kios yang merasa dirugikan karena pedagang keliling kerap berhenti dan menjajakan barang di dekat lapak tetap. Situasi ini bahkan sempat viral dan menimbulkan perdebatan di media sosial.

Gunindar menegaskan pedagang keliling tetap diperbolehkan mencari nafkah, namun harus mematuhi aturan. “Pedagang keliling bagian dari pemberdayaan masyarakat. Namun harus benar-benar keliling, tidak boleh berhenti dekat kios atau restoran karena bisa memicu salah paham,” tegasnya.

Painem (74), salah seorang pedagang makanan yang sudah lebih dari 50 tahun berjualan di Sarangan, mengakui kondisi sempat memanas lantaran keberadaan pedagang keliling yang tidak disiplin. “Orang yang dagang keliling itu harus keliling, tidak boleh dekat kios. Kasihan yang sudah tetap bayar tempat,” ungkapnya.

Meski begitu, ia menyambut baik adanya pembinaan agar lapak lebih tertata. Painem juga memastikan harga dagangan sesuai standar. “Nasi pecel komplit Rp15 ribu, kalau tidak lengkap Rp10 ribu. Minuman kopi atau teh Rp5 ribu. Itu harga biasa di sini,” tuturnya.

Satpol PP menekankan bahwa salah paham di lapangan harus dicegah dengan komunikasi. “Permasalahan kemarin sebenarnya lebih karena miskomunikasi. Kalau salah paham bisa diselesaikan, tapi kalau paham yang salah itu yang sulit,” ujar Gunindar.

Ia menambahkan, pengawasan rutin akan terus dilakukan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. “Semua kami ajak menahan diri, mengambil jalan tengah yang tidak merugikan kedua belah pihak,” tandasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasa Raharja Salurkan Santunan Keluarga Korban Insiden KA Malioboro Ekspres

    Jasa Raharja Salurkan Santunan Keluarga Korban Insiden KA Malioboro Ekspres

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Penanganan korban kecelakaan KA Malioboro Ekspres yang terjadi di perlintasan sebidang JPL 08, Kabupaten Magetan, terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah PT Jasa Raharja yang bergerak cepat dalam memberikan hak santunan bagi para korban dan keluarganya. Kepala Cabang Jasa Raharja Madiun, Kemal Karman Kamaluddin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyelesaikan […]

    Bagikan
  • Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang sudah tidak bernyawa di area kebun singkong, Selasa (02/09/2025). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku sekujur tubuhnya. Korban diketahui bernama Jaladi (66), warga setempat yang sehari-hari memang kerap pergi ke kebun. Lurah Bulukerto, Widya Yusti Atlisiaji, yang […]

    Bagikan
  • Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Cuaca ekstrem yang terus menghantam kawasan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, selama dua pekan terakhir berdampak serius pada sektor pertanian. Kabut tebal dan curah hujan tinggi yang turun hampir setiap hari menyebabkan kerusakan parah pada tanaman sayuran. Hal itu membuat para petani kelimpungan menghadapi gagal panen dan anjloknya […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Cek Sarpras Fasilitas Publik dan Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

    Wali Kota Madiun Cek Sarpras Fasilitas Publik dan Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Berbagai persiapan dilakukan guna menyambut perayaan perayaan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Seperti kegiatan Wali Kota Madiun, Maidi serta jajaran Forkopimda Kota Madiun dalam pemantauan di sejumlah fasilitas publik pada Kamis (18/12/2025). Seperti pemantauan di Stasiun Madiun dan Pasar Sleko. “Hari ini kita cek kesiapan sarana prasana […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Sidak Peredaran Pupuk Bersubsidi, Cegah Penyelewengan

    Petugas Gabungan Sidak Peredaran Pupuk Bersubsidi, Cegah Penyelewengan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polres Magetan bersama tim gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kios pupuk di wilayah Kabupaten Magetan, Kamis (06/03/2025). Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Joko Santoso bersama Disperindag, Kejari Magetan, serta dinas dan instansi terkait meninjau sejumlah kios pupuk. Ini bagian upaya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan lancar dan tepat […]

    Bagikan
  • Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Madiun akhirnya menemukan titik terang. Setelah dua lokasi sebelumnya tidak memenuhi kriteria, pemerintah pusat memberikan persetujuan penggunaan lahan eks tanah bengkok Kelurahan Winongo yang berada di barat Kantor Kecamatan Manguharjo sebagai area pembangunan SR. Kepala Dinsos-PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, mengungkapkan bahwa proses […]

    Bagikan
expand_less