Berita Terkini
Trending Tags

Pengawasan Satpol PP di Telaga Sarangan, Polemik Pedagang Keliling Kembali Mencuat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 229
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gabungan petugas melakukan pengawasan dan pembinaan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan bersama Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, serta pengawas danau melakukan pengawasan dan pembinaan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Sabtu (16/8/2025). Langkah ini diambil menyusul adanya laporan dugaan pelanggaran yang meresahkan pengunjung maupun pengelola wisata.

Kabid Penegak Perda Satpol PP Magetan, Gunindar, menyampaikan bahwa laporan tersebut berisi aduan soal praktik dagang yang dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan. “Tugas kami menjaga ketertiban wilayah, termasuk kawasan pariwisata. Beberapa waktu lalu kami menerima laporan adanya indikasi pelanggaran yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pengunjung maupun pedagang,” ujarnya.

Dalam pengawasan, petugas menekankan aturan harga agar tidak ada pedagang yang menjual di luar ketentuan. Selain itu, kawasan wisata juga dipastikan bebas dari pengamen maupun pengemis. “Harapannya, Sarangan ini bisa nyaman. Kalau nyaman tentu akan banyak wisatawan yang datang,” imbuh Gunindar.

Langkah pembinaan ini tak lepas dari polemik yang sempat mencuat antara pedagang kios dan pedagang keliling. Beberapa waktu terakhir, muncul keluhan pedagang kios yang merasa dirugikan karena pedagang keliling kerap berhenti dan menjajakan barang di dekat lapak tetap. Situasi ini bahkan sempat viral dan menimbulkan perdebatan di media sosial.

Gunindar menegaskan pedagang keliling tetap diperbolehkan mencari nafkah, namun harus mematuhi aturan. “Pedagang keliling bagian dari pemberdayaan masyarakat. Namun harus benar-benar keliling, tidak boleh berhenti dekat kios atau restoran karena bisa memicu salah paham,” tegasnya.

Painem (74), salah seorang pedagang makanan yang sudah lebih dari 50 tahun berjualan di Sarangan, mengakui kondisi sempat memanas lantaran keberadaan pedagang keliling yang tidak disiplin. “Orang yang dagang keliling itu harus keliling, tidak boleh dekat kios. Kasihan yang sudah tetap bayar tempat,” ungkapnya.

Meski begitu, ia menyambut baik adanya pembinaan agar lapak lebih tertata. Painem juga memastikan harga dagangan sesuai standar. “Nasi pecel komplit Rp15 ribu, kalau tidak lengkap Rp10 ribu. Minuman kopi atau teh Rp5 ribu. Itu harga biasa di sini,” tuturnya.

Satpol PP menekankan bahwa salah paham di lapangan harus dicegah dengan komunikasi. “Permasalahan kemarin sebenarnya lebih karena miskomunikasi. Kalau salah paham bisa diselesaikan, tapi kalau paham yang salah itu yang sulit,” ujar Gunindar.

Ia menambahkan, pengawasan rutin akan terus dilakukan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. “Semua kami ajak menahan diri, mengambil jalan tengah yang tidak merugikan kedua belah pihak,” tandasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimpi Takraw Putri Magetan yang Gagal Mengudara, Kalah Sebelum Bertanding

    Mimpi Takraw Putri Magetan yang Gagal Mengudara, Kalah Sebelum Bertanding

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Semangat mereka sudah membuncah sejak Februari. Enam kali latihan dalam sepekan, tas sudah dikemas, hotel di Malang sudah dipesan. Namun semua itu sirna hanya karena satu surat keputusan. Tim sepak takraw putri Kabupaten Magetan batal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Bukan karena gagal seleksi atau […]

    Bagikan
  • Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sempat menjadi sorotan publik, penyanyi dangdut Cantika Davinca akhirnya memberikan klarifikasi terkait kecelakaan maut yang melibatkan mobilnya di Jalan Raya Kawedanan–Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jumat (03/10/2025) malam. Melalui keterangan insta story miliknya, Cantika menegaskan bahwa penyebab kecelakaan bukan karena ban mobil meledak lebih dulu, melainkan akibat berusaha menghindari sepeda motor tanpa […]

    Bagikan
  • PWI dan AJI Kecam Aksi Arogansi Terhadap Wartawan Saat Meliput di SPPG Bintang Mantingan

    PWI dan AJI Kecam Aksi Arogansi Terhadap Wartawan Saat Meliput di SPPG Bintang Mantingan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi intimidasi terhadap wartawan oleh pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan Ngawi pada Kamis (04/12/2025) lalu mendaparkan respon dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI). Kedua organisasi profesi kewartawanan itu mengutuk keras perlakuan terhadap 8 wartawan yang tengah bertugas. Tindakan petugas SPPG Bintang Mantingan merupakan pelanggaran […]

    Bagikan
  • Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Data Dinas Kesehatan mencatat, hingga 2025 terdapat 2.564 balita stunting atau sekitar 8,8 persen dari total balita. Angka ini memang sedikit menurun dibanding 2024 yang mencapai 2.588 anak (10,4 persen), namun tetap mengindikasikan masalah serius. Kecamatan Panekan menjadi wilayah dengan […]

    Bagikan
  • Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG, Polres Madiun Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG, Polres Madiun Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik melakukan peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lahan milik Polsek Wungu, Rabu (25/06/2025). Langkah ini merupakan bentuk dukungan konkret Polres Madiun terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Pembangunan gedung SPPG tersebut dilakukan bersama sejumlah pejabat utama […]

    Bagikan
  • Sosialisasi Bidang Cukai, Pemkot Madiun Komitmen Perangi Rokok Ilegal

    Sosialisasi Bidang Cukai, Pemkot Madiun Komitmen Perangi Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai Madiun menggelar Sosialisasi Peraturan Pengawasan Barang Kena Cukai, Rabu (23/07/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan enam kali dalam setahun sebagai bentuk komitmen untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Madiun. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang […]

    Bagikan
expand_less