Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 20
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menyoroti rendahnya serapan Anggaran Belanja daerah tahun 2025, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 pada semester pertama. Hingga akhir Juni, realisasi belanja daerah masih di bawah 50 persen, memunculkan kekhawatiran akan efektivitas kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, serapan anggaran kali ini lebih buruk dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau panjenengan tanya soal penyerapan, saya itu sebenarnya kalau ngomong ya malulah. Penyerapan anggaran tahun ini terlalu parah dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut dalam keterangannya kepada awak media pada Selasa (22/07/2025).

Fery menyebut, pihaknya sempat menanyakan langsung ke sejumlah OPD terkait alasan lambatnya serapan anggaran. Namun, jawaban yang diterima dinilai belum memuaskan.

“Kalau kita tanya, katanya ada regulasi baru. Jawabannya ya begitu-begitu terus,” tambahnya.

DPRD mendesak Bupati Madiun untuk segera mengambil langkah konkret agar serapan anggaran bisa segera ditingkatkan. Menurut Fery, dibutuhkan ketegasan dari kepala daerah dalam menggerakkan kebijakan dan mendorong kinerja OPD.

“Jangan menunggu. Ini harus segera dijalankan. Harus ada kebijakan dan ketegasan agar OPD bekerja,” tegasnya.

Ia juga berharap agar dalam rapat dengar pendapat (RDP) mendatang, seluruh OPD dapat memberikan penjelasan transparan terkait kendala yang menyebabkan lambatnya penyerapan anggaran.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data per 30 Juni 2025, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Madiun tercatat baru mencapai 49,39 persen, sedangkan belanja daerah hanya 40,03 persen. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko, mengungkapkan bahwa hingga 4 Juli, pendapatan daerah sedikit meningkat menjadi 49,47 persen.

Dari total pendapatan tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru mencapai 41,30 persen, sementara dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi tercatat 52,50 persen. Suntoko tidak membantah bahwa capaian tersebut tergolong rendah, apalagi sudah memasuki paruh kedua tahun anggaran.

Rendahnya penyerapan APBD tak hanya menjadi indikator lemahnya pelaksanaan program, tetapi juga berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi lokal yang sangat bergantung pada perputaran belanja pemerintah daerah.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ironi justru dirasakan tenaga pendidik di daerah. Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar negeri Kabupaten Madiun mengaku hanya menerima upah Rp. 250 ribu per bulan. Pemerintah […]

    Bagikan
  • Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengumumkan hasil efisiensi belanja daerah berhasil menghemat sekitar Rp. 44 miliar. Dana itu langsung dialokasikan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan porsi terbesar untuk sektor infrastruktur. Pj Sekda Magetan, Muchtar Wahid, menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menerima kucuran dana terbesar, sekitar Rp12 […]

    Bagikan
  • Jembatan Nambak–Bekare Ambrol, Dua Warga Ponorogo Luka photo_camera 3

    Jembatan Nambak–Bekare Ambrol, Dua Warga Ponorogo Luka

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Jembatan penghubung di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, ambrol pada Kamis (5/2) dini hari. Ambrolnya jembatan darurat yang telah berusia lebih dari lima tahun itu mengakibatkan dua warga Desa Bekare terjatuh saat melintas dan mengalami luka, salah satunya patah tulang. Peristiwa jembatan roboh terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Dukuh […]

    Bagikan
  • Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Kota Surakarta, Jawa Tengah, menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menguri-uri budaya wayang kulit di kalangan generasi muda. Pagelaran tersebut menjadi istimewa karena seluruh pengisi acara merupakan pelajar sekolah […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gandeng PPI dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

    Pemkot Madiun Gandeng PPI dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan Bulog Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapak UMKM Ronggo Kelurahan Kelun pada Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran. Gerakan ini menjadi […]

    Bagikan
  • Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    Ini Klarifikasi Cantika Davinca Soal Kecelakaan Berujung Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sempat menjadi sorotan publik, penyanyi dangdut Cantika Davinca akhirnya memberikan klarifikasi terkait kecelakaan maut yang melibatkan mobilnya di Jalan Raya Kawedanan–Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jumat (03/10/2025) malam. Melalui keterangan insta story miliknya, Cantika menegaskan bahwa penyebab kecelakaan bukan karena ban mobil meledak lebih dulu, melainkan akibat berusaha menghindari sepeda motor tanpa […]

    Bagikan
expand_less