Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Gandeng PPI dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Gerakan Pangan Murah yang di gelar di Kelurahan Kuncen, Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan Bulog Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapak UMKM Ronggo Kelurahan Kelun pada Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran. Gerakan ini menjadi salah satu intervensi pemerintah yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah lonjakan harga yang terjadi dalam dua minggu terakhir.

Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengungkapkan bahwa harga bahan pokok yang tersedia di pasar murah ini mengalami perbedaan harga dengan pasar-pasar tradisional sekitar 1.000 hingga 2.000 rupiah. Hal ini juga bagian dari upaya untuk menekan inflasi pada Ramadhan dan menjelang Idul Fitri nanti. Pemkot Madiun juga senantiasa memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di masyarakat.

“Intervensi dari pemerintah ini diharapkan dapat menurunkan harga yang sebelumnya sempat melonjak, dan kami akan terus mengawasi perkembangan harga bahan pokok di pasaran.” ujarnya

Salah satu warga Kelurahan Kuncen, Suhartini (71), mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya pasar murah ini. Ia merasa sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut dikarenakan harganya yang terbilang cukup murah. 

“Ini tadi saya beli Beras 2 , bawang 1 kg, telur 1 kg, harganya lebih murah dari pasar mas. Ya Sangat terbantu sekali dengan adanya pasar murah ini. Harapannya, pasar murah seperti ini bisa diadakan lagi setiap menjelang Lebaran, karena sangat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.” ungkap Suhartini

Pemerintah Kota Madiun berharap gerakan pangan murah ini dapat terus membantu masyarakat, terutama menjelang Lebaran, agar kebutuhan pokok tetap terjangkau. Gerakan Pasar Murah ini nantinya juga akan menyasar ke titik-titik lain agar merata bagi masyarakat. Berikut adalah daftar harga bahan pokok yang tersedia di pasar murah tersebut :

Minyak goreng: Rp 18.000 per liter

Gula premium: Rp 17.500 per kg

Beras premium: Rp 69.000 per 5 kg

Beras SPHP: Rp 56.000 per 5 kg

Gula curah: Rp 16.000 per kg

Telur ayam: Rp 26.000 per kg

Bawang putih: Rp 30.000 per kg

Bawang merah: Rp 20.000 per pack

Sayur: Rp 5.000 per 2 pack

Cabe: Rp 5.000 per ons

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Maut di Magetan, Polda Jatim Olah TKP dengan Teknologi TAA 3D

    Kecelakaan Maut di Magetan, Polda Jatim Olah TKP dengan Teknologi TAA 3D

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Magetan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut yang menewaskan empat orang dan melukai lima lainnya di perlintasan kereta api Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Selasa (20/05/2025). Dalam proses penyelidikan, tim menggunakan alat canggih Traffic Accident Analysis (TAA) untuk […]

    Bagikan
  • Dipicu Persoalan Sepele, Pria 30 Tahun di Ngawi Bacok Tetangga hingga Luka Berat

    Dipicu Persoalan Sepele, Pria 30 Tahun di Ngawi Bacok Tetangga hingga Luka Berat

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hanya karena persoalan sepele, Rudianto warga Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, nekat membacok tetangganya hingga mengalami luka serius, Jumat (28/11/2025). Pria 30 tahun itu menganiaya Wahyu Nurhidayat (29), yang kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Widodo Ngawi akibat luka parah. Peristiwa itu bermula dari keributan antara korban dan pedagang […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Magetan mulai memperketat pengawasan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Fenomena perang sarung, balap lari liar, hingga penggunaan sound horeg menjadi perhatian khusus karena dianggap kerap menciptakan keresahan. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, mengatakan bahwa jajarannya sudah menyiapkan […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Bangunan untuk Penataan Kawasan Stasiun

    KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Bangunan untuk Penataan Kawasan Stasiun

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan penertiban terhadap sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan milik perusahaan di Jalan Anggrek, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (10/06/2025). Langkah ini merupakan bagian dari proses penataan kawasan Stasiun Madiun guna mendukung peningkatan layanan perkeretaapian. Menurut […]

    Bagikan
  • 4 Hari Dibawa Kabur Kumbang, Tim Reaksi Cepat Distrik Buruway Berhasil Menjemput Melati

    4 Hari Dibawa Kabur Kumbang, Tim Reaksi Cepat Distrik Buruway Berhasil Menjemput Melati

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kaimana – Tim reaksi cepat Distrik Buruway, Kaimana, Papua Barat, berhasil menjemput kembali anak perempuan dibawah umur yang dibawa kabur seorang lelaki. Korban ini sebut saja Melati (17) dibawa kabur oleh pacarnya si Kumbang (22) selama 4 hari. Kapolres Kaimana, AKBP Gadug Kurniawan membenarkan kejadian tersebut. Korban saat ini sudah diserahkan pada orang […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less