Berita Terkini
Trending Tags

Dua Nyawa Melayang di Lubang Bekas Galian C, DPRD Madiun Kawal Gugatan Keluarga Korban

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 240
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mudjono, menilai persoalan galian C kewenangan pemerintah provinsi. (16/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dua Tragedi maut yang memakan korban di bekas tambang galian C di Dusun Purworejo, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun menuai sorotan. 

Pasalnya, lokasi yang sama sebelumnya juga menelan korban jiwa pada April 2025, saat seorang siswa sekolah dasar dilaporkan meninggal dunia akibat terpeleset di area tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun dari Fraksi Golkar, Mudjono, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian berulang ini. Ia menilai persoalan galian C tidak bisa dilepaskan dari kewenangan pemerintah provinsi.

“Perizinan dan pengawasan galian C itu ada di tingkat provinsi, khususnya sektor sumber daya air. Kami mendorong agar reklamasi segera dilakukan, karena ada dana jaminan yang seharusnya bisa digunakan,” ujar Mudjono, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, lambannya penanganan reklamasi berpotensi memperbesar risiko korban berikutnya. DPRD akan segera berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk mempercepat penutupan lubang-lubang bekas tambang.

Di sisi lain, DPRD juga membuka ruang bagi keluarga korban untuk menempuh jalur hukum. Lembaga legislatif itu menyatakan siap memfasilitasi proses tersebut agar hak-hak keluarga korban terpenuhi.

“Kami akan mendorong dan memfasilitasi jika ada tuntutan hukum dari keluarga. Ini penting agar ada kejelasan tanggung jawab dan jaminan keadilan,” tegasnya.

Namun, terkait siapa pihak yang harus bertanggung jawab—apakah pemilik tambang atau pemberi izin—Mudjono enggan berspekulasi. Ia menyerahkan sepenuhnya pada proses yang sedang berjalan di tingkat provinsi dan aparat penegak hukum.

“Penentuan tanggung jawab ada di proses itu. Kami tidak dalam posisi menghakimi, tapi memastikan komunikasi dan hak masyarakat berjalan,” katanya.

DPRD Kabupaten Madiun berencana menggandeng pemerintah daerah untuk melakukan langkah konkret dalam waktu dekat, termasuk menekan percepatan pencairan dana jaminan reklamasi.

Kasus ini kembali menegaskan lemahnya pengawasan pasca aktivitas tambang di daerah. Lubang-lubang bekas galian yang dibiarkan terbuka kini berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Jadi Lokasi Prostitusi, Empat Warung Remang-Remang di Ponorogo Dibongkar PT. KAI

    Diduga Jadi Lokasi Prostitusi, Empat Warung Remang-Remang di Ponorogo Dibongkar PT. KAI

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Empat warung remang-remang yang berdiri tanpa izin di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dibongkar pada Selasa (08/07/2025). Pembongkaran dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan satu unit ekskavator oleh tim dari PT KAI Daop 7 Madiun, didampingi aparat […]

    Bagikan
  • Soft Launching MPP Kota Madiun, Pemkot Tegaskan Perizinan Mudah Tanpa Calo

    Soft Launching MPP Kota Madiun, Pemkot Tegaskan Perizinan Mudah Tanpa Calo

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun resmi melakukan soft launching Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun pada Selasa (19/5/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun di gedung MPP yang berada di Jalan Trunojoyo, bekas kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB. Keberadaan MPP tersebut ditujukan untuk mengintegrasikan berbagai […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun kembali menyoroti persoalan klasik dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kalangan legislatif menilai keterbatasan daya tampung SMA negeri yang menyebabkan banyak lulusan SMP sederajat tidak tertampung masih menjadi pekerjaan rumah yang terus berulang setiap tahun. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan berdasarkan […]

    Bagikan
  • Ratusan Siswa MI Ma’arif Setono Gelar Salat Gaib dan Galang Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera

    Ratusan Siswa MI Ma’arif Setono Gelar Salat Gaib dan Galang Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, menggelar salat gaib dan doa bersama untuk para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Jami Batoro Katong yang berada di kompleks madrasah, Jumat (05/12/2025). Selain salat gaib, para siswa juga melakukan aksi […]

    Bagikan
  • Antisipasi Barang Terlarang, Lapas I Madiun Gelar Sidak Kamar Hunian Napi

    Antisipasi Barang Terlarang, Lapas I Madiun Gelar Sidak Kamar Hunian Napi

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban, Lapas Kelas I Madiun melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pada kamar hunian warga binaan, Jumat (02/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Lapas I Madiun dalam memberantas peredaran barang terlarang di dalam lapas. Sidak oleh petugas gabungan ini melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di sejumlah […]

    Bagikan
  • KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 2.714
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Lembaga tiga huruf atau dikenal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya masih mengintai kegiatan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) atau pokok-pokok pikiran (Pokir) milik DPRD Kabupaten Madiun tahun 2024-2025. Nyatanya, sebanyak 1.400 titik kegiatan yang menggunakan anggaran BKK, masuk dalam kegiatan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). “Progres pencapaian kegiatan MCSP […]

    Bagikan
expand_less