Berita Terkini
Trending Tags

Dua Nyawa Melayang di Lubang Bekas Galian C, DPRD Madiun Kawal Gugatan Keluarga Korban

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 281
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mudjono, menilai persoalan galian C kewenangan pemerintah provinsi. (16/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dua Tragedi maut yang memakan korban di bekas tambang galian C di Dusun Purworejo, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun menuai sorotan. 

Pasalnya, lokasi yang sama sebelumnya juga menelan korban jiwa pada April 2025, saat seorang siswa sekolah dasar dilaporkan meninggal dunia akibat terpeleset di area tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun dari Fraksi Golkar, Mudjono, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian berulang ini. Ia menilai persoalan galian C tidak bisa dilepaskan dari kewenangan pemerintah provinsi.

“Perizinan dan pengawasan galian C itu ada di tingkat provinsi, khususnya sektor sumber daya air. Kami mendorong agar reklamasi segera dilakukan, karena ada dana jaminan yang seharusnya bisa digunakan,” ujar Mudjono, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, lambannya penanganan reklamasi berpotensi memperbesar risiko korban berikutnya. DPRD akan segera berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk mempercepat penutupan lubang-lubang bekas tambang.

Di sisi lain, DPRD juga membuka ruang bagi keluarga korban untuk menempuh jalur hukum. Lembaga legislatif itu menyatakan siap memfasilitasi proses tersebut agar hak-hak keluarga korban terpenuhi.

“Kami akan mendorong dan memfasilitasi jika ada tuntutan hukum dari keluarga. Ini penting agar ada kejelasan tanggung jawab dan jaminan keadilan,” tegasnya.

Namun, terkait siapa pihak yang harus bertanggung jawab—apakah pemilik tambang atau pemberi izin—Mudjono enggan berspekulasi. Ia menyerahkan sepenuhnya pada proses yang sedang berjalan di tingkat provinsi dan aparat penegak hukum.

“Penentuan tanggung jawab ada di proses itu. Kami tidak dalam posisi menghakimi, tapi memastikan komunikasi dan hak masyarakat berjalan,” katanya.

DPRD Kabupaten Madiun berencana menggandeng pemerintah daerah untuk melakukan langkah konkret dalam waktu dekat, termasuk menekan percepatan pencairan dana jaminan reklamasi.

Kasus ini kembali menegaskan lemahnya pengawasan pasca aktivitas tambang di daerah. Lubang-lubang bekas galian yang dibiarkan terbuka kini berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Madiun Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Nasional Dalam Pemutakhiran Pendataan Keluarga

    Kota Madiun Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Nasional Dalam Pemutakhiran Pendataan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Kota Madiun kembali sabet penghargaan tingkat nasional. Terbaru, Kota Pendekar meraih penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN kategori Kualitas Data Terbaik tingkat kota/kabupaten. Ini jadi penghargaan ke-11 yang diraih Kota Madiun selama bulan November ini. Penghargaan diberikan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka bersamaan […]

    Bagikan
  • Tutup Sementara, SPPG Cinta Anak Klecorejo Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

    Tutup Sementara, SPPG Cinta Anak Klecorejo Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mengambil sikap pasca insiden puluhan anak keracunan usai menyantap nasi goreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (27/11/2025) lalu. Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Anak Klecorejo yang mendistribusikan makanan tersebut sementara waktu ditutup. Penutupan diberlakukan mulai Jumat (28/11/2025) hingga batas waktu yang belum […]

    Bagikan
  • Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

    Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Geger, Kabupaten Madiun, setelah menerima laporan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan. Seorang pria berinisial ADP (24), warga Desa Uteran, diamankan polisi hanya sekitar dua menit setelah laporan diterima melalui layanan darurat 110. Korban berinisial CD (27), warga Desa Nglandung, Kecamatan Geger, melaporkan dugaan pelecehan yang […]

    Bagikan
  • Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keputusan mendadak Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sigit Supriyadi, untuk mengundurkan diri dari jabatannya memicu kehebohan publik. Surat pengunduran diri tertanggal 19 Desember 2025 itu beredar luas di media sosial, membuat warganet mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut. Padahal, masa jabatan Sigit masih tersisa dua tahun lagi hingga 2027. […]

    Bagikan
  • Lonjakan Penumpang Kereta Api Lebaran 2026 di Madiun Tembus 83 Ribu, Dipicu Libur Sekolah

    Lonjakan Penumpang Kereta Api Lebaran 2026 di Madiun Tembus 83 Ribu, Dipicu Libur Sekolah

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Volume penumpang kereta api jarak jauh di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melonjak signifikan pada hari kelima masa Angkutan Lebaran 2026. Total penumpang yang dilayani tercatat mencapai 83.664 orang. Data menunjukkan, dari jumlah tersebut sebanyak 53.968 penumpang merupakan kedatangan, sementara 29.696 lainnya adalah keberangkatan. […]

    Bagikan
  • 53 Koperasi Merah Putih Sudah Beroperasi di Madiun, Penempatan Gerai Tunggu Serah Terima Kementerian

    53 Koperasi Merah Putih Sudah Beroperasi di Madiun, Penempatan Gerai Tunggu Serah Terima Kementerian

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebanyak 53 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Madiun telah mulai menjalankan kegiatan usaha. Namun, seluruh koperasi tersebut belum menempati gerai permanen yang dibangun melalui program pemerintah karena masih menunggu proses serah terima aset dari Kementerian Koperasi. Kepala Bidang Koperasi Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun, Citra […]

    Bagikan
expand_less