Berita Terkini
Trending Tags

Kunjungi Pasar Plaosan, Wakil Kepala BGN Soroti Dampak MBG terhadap Stabilitas Harga Hortikultura

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nanik S Deyang pantau harga hortikultura di Pasar Plaosan. (1/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, melakukan kunjungan kerja ke Pasar Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk memantau perkembangan harga komoditas hortikultura sekaligus melihat secara langsung aktivitas perdagangan yang menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kunjungan tersebut, Nanik yang juga membidangi Komunikasi Publik dan Investigasi serta menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Magetan. Senin (1/6/2026).

Kehadiran rombongan disambut antusias para pedagang dan masyarakat yang tengah beraktivitas di pasar. Nanik juga menyempatkan diri memborong sebagian dagangan sayuran milik pedagang serta membagikan bingkisan kepada sejumlah pedagang sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha pasar tradisional.

“Kami ingin memas memastikan rantai pasok bahan pangan untuk program MBG berjalan baik sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan pedagang lokal,” terang Nanik.

Di hadapan pedagang dan awak media, Nanik menjelaskan bahwa keberadaan program MBG mulai memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga sejumlah komoditas hortikultura yang dihasilkan petani Magetan, khususnya di kawasan Plaosan yang selama ini dikenal sebagai sentra sayuran di lereng Gunung Lawu.

Menurutnya, sejumlah komoditas yang sebelumnya sering mengalami anjlok harga saat panen raya kini mulai menunjukkan tren yang lebih baik seiring meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG.

“Selada dulu pernah tidak ada harganya, bahkan hanya sekitar Rp5.000 per kilogram. Sekarang harganya jauh lebih baik. Wortel dan buncis yang dulu pernah turun hingga Rp3.000 per kilogram kini relatif stabil, bahkan di tingkat petani sudah berada di kisaran Rp12.000 per kilogram,” ujar Nanik.

Ia mengatakan hasil pertanian dari Magetan tidak hanya diserap untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah setempat, tetapi juga dipasok ke sejumlah daerah lain seperti Ngawi, Madiun dan Ponorogo yang turut menjalankan program MBG.

“Kebutuhan bahan pangan untuk MBG itu tinggi. Jadi tentunya mampu menjaga stabilitas harga dan mengurangi risiko kerugian yang selama ini kerap dialami petani akibat melimpahnya hasil panen,” imbuhnya.

Untuk memperkuat dampak program terhadap kesejahteraan petani, Nanik mengaku telah menginstruksikan para koordinator wilayah agar aktif memantau perkembangan harga komoditas pertanian. Jika terdapat komoditas yang mengalami penurunan harga signifikan, maka bahan pangan tersebut dapat diprioritaskan untuk digunakan dalam penyediaan menu MBG.

“Kalau ada komoditas yang harganya turun, misalnya pokcai, nanti bisa diprioritaskan untuk digunakan. Dengan begitu permintaannya meningkat dan harga di tingkat petani juga ikut terdorong naik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nanik menegaskan bahwa BGN tidak melakukan intervensi maupun penetapan harga terhadap komoditas pertanian. Harga tetap mengikuti mekanisme pasar. Namun, meningkatnya volume pembelian melalui program MBG diyakini dapat menciptakan permintaan yang lebih stabil sehingga harga hasil pertanian tidak mudah jatuh.

Selama ini, kata dia, petani hortikultura di Magetan kerap menghadapi fluktuasi harga yang tajam. Komoditas seperti tomat, wortel, maupun sayuran daun lainnya pernah mengalami penurunan harga drastis saat pasokan melimpah.

“Artinya tidak ada penentuan harga. Harga tetap mengikuti pasar. Tetapi ketika serapannya tinggi, harga tidak akan mudah jatuh. Ini yang insyaallah akan memperbaiki kondisi ekonomi, bukan hanya bagi pedagang tetapi juga bagi petani,” katanya.

Melalui kunjungan tersebut, BGN berharap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi pengungkit ekonomi daerah melalui peningkatan serapan hasil pertanian lokal dan penguatan kesejahteraan petani. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarekat Syattariyah Magetan Baru Shalat Idul Fitri Hari Ini

    Tarekat Syattariyah Magetan Baru Shalat Idul Fitri Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jemaah Tarekat Syattariyah di Kabupaten Magetan baru melaksanakan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah, Selasa (01/04/2025). Jemaah tersebut melakukan Shalat Idul Fitri di sejumlah masjid dan musala terdekat tempat tinggal mereka, salah satunya di Masjid Nurul Hudaa di Desa Pingkuk Kecamatan Bendo Magetan. Penetapan dan perayaan Idul Fitri pada hari […]

    Bagikan
  • Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki panen raya tebu, ratusan petani di Kabupaten Madiun terancam bangkrut karena tidak menerima pembayaran hasil panen selama 13 minggu. Sejak Juli 2025, gula petani tak terserap pasar akibat stok melimpah dan mandeknya program penyerapan pemerintah. “Petani tebu setengah mati tidak bisa hidup karena gula tidak laku. Sudah 13 minggu […]

    Bagikan
  • Warga Tawangrejo Tewas Terjebak Kebakaran Perkebunan Tebu di Dolopo

    Warga Tawangrejo Tewas Terjebak Kebakaran Perkebunan Tebu di Dolopo

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kebakaran yang melanda areal perkebunan tebu di Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menewaskan seorang warga, Senin (18/08/2025). Korban berinisial HB, warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Kebonsari, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tengah lahan tebu yang sudah hangus terbakar. Korban sempat dilaporkan hilang dan dilakukan oleh warga dibantu […]

    Bagikan
  • Bau Sampah dan Lalat Berterbangan Dikeluhkan Puluhan Pedagang Pasar Burung Caruban Madiun

    Bau Sampah dan Lalat Berterbangan Dikeluhkan Puluhan Pedagang Pasar Burung Caruban Madiun

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Puluhan pedagang pasar burung di Caruban Kabupaten Madiun mengeluhkan munculnya lalat disertai bau kurang sedap dari timbunan sampah. Sejak dua minggu ini, lokasi TPS di pasar burung tidak boleh dipakai membuang sampah. Larangan ditandai memakai bambu dan baner yang dipasang pada tembok TPS. Joko Harianto, salah satu pedagang burung mengaku sejak […]

    Bagikan
  • Fasilitas Gedung DPRD Kota Madiun Dirusak Massa, Penutup Got hingga Tiang Bendera Dijarah

    Fasilitas Gedung DPRD Kota Madiun Dirusak Massa, Penutup Got hingga Tiang Bendera Dijarah

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demo di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) berujung anarkis yang menyebabkan sejumlah fasilitas rusak. Seperti kerusakan parah pada pintu kaca Gedung Paripurna akibat lemparan batu. Tidak hanya itu, fasilitas lainnya seperti taman, tiang bendera hingga kursi turut menjadi sasaran amukan massa. Personil pengamanan dari Polres Madiun Kota […]

    Bagikan
  • Sinergi TNI-Polri Patroli Bersama dan Bagikan Bingkisan Kepada Warga Masyarakat

    Sinergi TNI-Polri Patroli Bersama dan Bagikan Bingkisan Kepada Warga Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam upaya penguatan sinergi antar TNI-Polri, Komandan Kodim 0804/Magetan bersama Kapolres Magetan mengadakan Patroli bersama di Kecamatan Barat dan Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Rabu (26/03/2025). Kegiatan ini bagian dari menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Magetan,. Selain untuk menjaga kondusifitas wilayah juga memberikan bingkisan […]

    Bagikan
expand_less