Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Madiun Soroti SiLPA hingga PAD Pariwisata, Bupati Jawab Seluruh Catatan Fraksi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna bersama eksekutif. (30/6/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Bupati Madiun terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025, Selasa (30/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan penjelasan atas berbagai catatan yang disampaikan tujuh fraksi DPRD. Isu yang menjadi sorotan meliputi besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pariwisata, hingga efektivitas pelaksanaan program pembangunan.

Hari Wuryanto mengatakan seluruh pandangan umum fraksi menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD Kabupaten Madiun atas berbagai masukan, kritik, dan saran yang telah disampaikan. Seluruh pandangan tersebut menjadi bahan evaluasi yang sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Madiun untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Hari Wuryanto.

Dalam jawabannya, bupati menjelaskan realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp2,172 triliun atau 102,87 persen dari target. Capaian tersebut didorong meningkatnya PAD yang berasal dari pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta komponen PAD lainnya. Selain itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat juga mengalami peningkatan.

Menanggapi pertanyaan fraksi terkait SiLPA sebesar Rp210,94 miliar, Hari menegaskan angka tersebut bukan disebabkan rendahnya penyerapan anggaran.

“SiLPA sebesar Rp210,94 miliar bukan disebabkan rendahnya kinerja pelaksanaan APBD, melainkan karena adanya surplus pendapatan, efisiensi belanja, perubahan regulasi, serta beberapa kegiatan yang pembiayaannya dialihkan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia menerangkan, sejumlah kegiatan juga tidak dapat direalisasikan karena perubahan regulasi, efisiensi hasil pengadaan barang dan jasa, keterbatasan waktu pelaksanaan, hingga adanya program yang akhirnya dibiayai pemerintah pusat.

Menjawab sorotan fraksi mengenai peningkatan PAD, khususnya dari sektor pariwisata, Pemkab Madiun menyatakan akan mengoptimalkan potensi destinasi wisata melalui peningkatan retribusi objek wisata, pembangunan infrastruktur pendukung, promosi destinasi, hingga pengembangan desa wisata. Pemerintah juga akan mempercepat investasi dengan menuntaskan regulasi tata ruang dan memberikan pendampingan kepada calon investor.

Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen mempercepat sejumlah program prioritas, di antaranya program Zero Jalan Berlubang, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, pembangunan jalan usaha tani, bantuan benih bagi kelompok tani, hingga perluasan akses pembiayaan dan pemasaran digital bagi pelaku usaha mikro.

Di bidang sosial, Pemkab Madiun juga akan memperkuat pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran program kesejahteraan masyarakat. Sementara di sektor pendidikan dan kesehatan, pemerintah menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, percepatan penurunan stunting, serta penguatan layanan kesehatan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengatakan jawaban bupati atas pandangan umum fraksi akan kembali diuji dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, pembahasan akan difokuskan pada sinkronisasi antara jawaban kepala daerah dengan kondisi riil di lapangan, terutama terkait SiLPA.

“Pada prinsipnya apa pun yang menjadi pertanyaan sudah dijawab oleh Pak Bupati. Nanti akan kita lihat lagi saat RDP bersama OPD, apakah jawaban tersebut sinkron dengan kondisi riil di lapangan,” kata Fery.

Ia menambahkan, DPRD juga akan mencermati proses perencanaan anggaran agar SiLPA pada tahun berikutnya dapat ditekan.

“Yang kita antisipasi supaya tidak menjadi SiLPA adalah perencanaan yang baik. Nanti akan kita cermati dalam pembahasan RKPD dan penganggaran, sehingga kebutuhan anggaran benar-benar sesuai dengan program yang akan dilaksanakan,” ujarnya.

Meski mengapresiasi respons pemerintah daerah, Fery menilai jawaban yang disampaikan bupati masih bersifat normatif. DPRD, kata dia, akan memastikan seluruh penjelasan tersebut benar-benar terealisasi melalui pembahasan bersama OPD dan pengawasan di lapangan.

“Kalau jawabannya Pak Bupati, pada prinsipnya masih normatif. Seperti apa pun nanti akan kita lihat realisasinya di lapangan,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Kota Madiun Bangun Tanggul Darurat di Bantaran untuk Atasi Banjir

    BPBD Kota Madiun Bangun Tanggul Darurat di Bantaran untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun terus bergerak cepat dalam mengantisipasi potensi bencana banjir yang kerap terjadi di musim hujan. Salah satu upaya terbaru yang sedang dilakukan adalah pembangunan tanggul darurat di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran, tepatnya di sisi utara area yang digunakan sebagai lintasan off-road. Pembangunan tanggul […]

    Bagikan
  • Ini Menu MBG Dari SPPG Demangan 4 yang Disantap Siswa SDN 1 Demangan

    Ini Menu MBG Dari SPPG Demangan 4 yang Disantap Siswa SDN 1 Demangan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dugaan keracunan massal yang menimpa 18 siswa SDN 1 Demangan Kota Madiun mulai mengarah pada menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi pada Kamis (16/4/2026). Dari story akun tiktok @sppg.demangantaman4 diketahui menu kali ini yakni nasi, dori krispi saus teriyaki, orek tempe, tumis wortel baby corn dan belimbing. […]

    Bagikan
  • Tiket Kereta Api Libur Nataru 2025/2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Terapkan Sistem Antrean Online

    Tiket Kereta Api Libur Nataru 2025/2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Terapkan Sistem Antrean Online

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai membuka pemesanan tiket perjalanan jarak jauh, termasuk untuk wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan, KAI kini menerapkan sistem antrean online yang berlaku di seluruh kanal resmi penjualan tiket. Manager Humas […]

    Bagikan
  • Mobil Espas Tiba-Tiba Terbakar di Ponorogo, Pemilik Luka Bakar Saat Berusaha Padamkan Api

    Mobil Espas Tiba-Tiba Terbakar di Ponorogo, Pemilik Luka Bakar Saat Berusaha Padamkan Api

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah minibus jenis Espas terbakar di Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan pemilik kendaraan mengalami luka bakar saat berusaha memadamkan api. Korban diketahui bernama Sunardi (54). Ia sempat mendapatkan perawatan di RS Yasfin Gontor Ponorogo akibat luka bakar di bagian […]

    Bagikan
  • Diduga Korsleting Listrik, Rumah Lansia di Panekan Ludes Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Rumah Lansia di Panekan Ludes Terbakar

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat terjadi di Dusun Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Kamis petang (04/09/2025). Rumah milik seorang lansia bernama Welas (69) hangus dilalap api. Peristiwa itu diduga dipicu korsleting listrik. Api pertama kali terlihat dari kamar tengah yang ditempati Daeng, anak Welas. Saat itu, Welas bersama Daeng sedang berada di dapur. Menyadari […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Ungkap 66 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026, 67 Tersangka Diamankan photo_camera 3

    Polres Madiun Ungkap 66 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026, 67 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kepolisian Resor Madiun merilis hasil pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar selama 12 hari, sejak 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Selama operasi berlangsung, petugas berhasil menindak berbagai bentuk penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers pada Kamis (12/3/2026). […]

    Bagikan
expand_less