Berita Terkini
Trending Tags

H+3 Lebaran, Harga Sayuran hingga Daging di Ngawi Naik! Pasokan Tersendat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana pasar tradisional di Ngawi, (23/3), Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi — Memasuki hari ketiga Lebaran Idulfitri 2026, harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami kenaikan signifikan. Lonjakan harga terutama terjadi pada komoditas sayuran, cabai, hingga daging.

Pantauan di Pasar Besar Ngawi pada Senin (23/3/2026) menunjukkan hampir seluruh harga sayuran merangkak naik. Daun seledri misalnya, kini dijual Rp45.000 per kilogram dari sebelumnya Rp25.000. Sawi hijau juga mengalami kenaikan dua kali lipat dari Rp5.000 menjadi Rp10.000 per kilogram, sementara kubis naik dari Rp10.000 menjadi Rp13.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas lain seperti wortel yang naik dari Rp14.000 menjadi Rp22.000 per kilogram, serta tomat dari Rp18.000 menjadi Rp22.000 per kilogram.

Pedagang sayur di Pasar Besar Ngawi, Bagus Widyantoro, mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi merata pada hampir semua jenis sayuran. Menurutnya, kondisi ini sudah mulai terasa sejak awal Lebaran.

“Semua harga sayuran naik, mulai dari cabai, kubis, dan lainnya,” ujarnya.

Lonjakan harga diduga dipicu oleh keterlambatan pasokan selama masa libur Lebaran. Hal ini juga berdampak pada harga cabai yang kembali meroket setelah sempat turun sebelum Lebaran.

Harga cabai rawit yang sebelumnya berada di kisaran Rp85.000 hingga Rp90.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp100.000 per kilogram. Sementara cabai merah keriting naik dari Rp35.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

Tak hanya sayuran, harga daging juga ikut mengalami kenaikan. Daging ayam naik dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, sedangkan daging sapi naik dari Rp125.000 menjadi Rp130.000 per kilogram.

Image Not Found
Suasana pasar tradisional di Ngawi, (23/3), Foto : Istimewa

Seorang warga, Rita Sugiarti, mengaku kenaikan harga cukup memberatkan. Ia menduga distribusi bahan pangan yang belum lancar menjadi penyebab utama kondisi tersebut.

“Semua harga naik, mungkin karena kirimannya belum datang. Cabai saja sampai Rp100.000,” katanya.

Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih terpantau masih stabil di kisaran tinggi, masing-masing Rp40.000 dan Rp30.000 per kilogram. Harga telur ayam juga belum mengalami perubahan, tetap di angka Rp30.000 per kilogram.

Kenaikan harga bahan pangan ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga periode Lebaran berakhir, seiring belum pulihnya distribusi pasokan di sejumlah daerah. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan dan Puluhan Rumah di Magetan Terendam Banjir, Imbas Sungai Ulo Meluap

    Jalan dan Puluhan Rumah di Magetan Terendam Banjir, Imbas Sungai Ulo Meluap

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ruas jalan hingga puluhan rumah di Desa Pencol Kecamatan Kartoharjo Magetan terdampak luapan sungai Ulo pada Selasa (28/1/2025). Mereka menyelamatkan harta bendanya ke tempat yang lebih tinggi. Luapan sungai ini akibat hujan intensitas tinggi yang terjadi di Kabupaten Magetan pada Senin malam (27/1/2025). “Ketinggian air 50 centimeter. Air mulai masuk […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Buka Forum Evaluasi, Wali Kota Maidi Tegaskan Kritik Tak Boleh Asal

    Pemkot Madiun Buka Forum Evaluasi, Wali Kota Maidi Tegaskan Kritik Tak Boleh Asal

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kota Madiun mengumpulkan puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam kegiatan pembinaan yang digelar pada Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi pembangunan tahun 2025 sekaligus penjaringan aspirasi untuk perencanaan tahun 2026. Wali Kota Madiun Maidi menegaskan Pemkot Madiun terbuka dalam menampung kritik saran dari masyarakat. Termasuk […]

    Bagikan
  • Banyak yang Belum Tahu! Surga Alam Ini Ternyata Ada di Tulungagung

    Banyak yang Belum Tahu! Surga Alam Ini Ternyata Ada di Tulungagung

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – Ranu Gumbolo di Dusun Bantengan, Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit masyarakat. Danau alami yang dikelilingi hutan pinus ini menawarkan suasana sejuk dan pemandangan yang menarik bagi pengunjung. Lokasinya berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Tulungagung, dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Dorong Harmonisasi Guru dan Kepala Sekolah demi Pendidikan “Bersahaja”

    Bupati Madiun Dorong Harmonisasi Guru dan Kepala Sekolah demi Pendidikan “Bersahaja”

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara kepala sekolah dan guru sebagai fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Madiun. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks dan menuntut para pemimpin sekolah bersikap visioner, proaktif, serta solutif dalam menghadapi perubahan. “Kasek dan guru harus harmonis. Jangan sampai […]

    Bagikan
  • Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana mencekam dan pengalaman pemicu adrenalin menjadi daya tarik utama wahana rumah hantu yang hadir di Kota Madiun. Berlokasi di lantai satu Lawu Plaza, pusat perbelanjaan Jalan Pahlawan Kota Madiun, wahana bertema Rumah Tua Gunung Wilis ini langsung menarik perhatian pengunjung sejak dibuka awal Desember lalu. Patung-patung hantu yang dipajang […]

    Bagikan
  • Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengubah wajah pengelolaan sampah di wilayahnya. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Madiun akan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengalihfungsikannya menjadi kawasan wisata. “Kita akan tutup TPA ini dan jadikan tempat wisata. Sebagai gantinya, akan kita siapkan sistem pengelolaan baru bernama laundry […]

    Bagikan
expand_less