Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Wisatawan Padati PSC Kota Madiun, Terhibur Barongsai Berpeci Sapa Pemudik

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pertunjukan Barongsai di kawasan PSC Minggu malam (22/3), Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun menyuguhkan pemandangan unik pada Minggu (22/3/2026). Di tengah keramaian pemudik dan wisatawan, atraksi barongsai hadir tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol kerukunan antarumat beragama di Kota Pendekar. Sontak hal itu langsung menarik ribuan wisatawan yang tumpah ruah di ikon Kota Pendekar tersebut.

Plt Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiasi yang digagas oleh Paguyuban Gotong Royong Barito Jaya ini. Menurutnya, kehadiran barongsai yang mengenakan peci merupakan inovasi kreatif untuk menghormati suasana Lebaran.

“Ini adalah bentuk solidaritas. Teman-teman barongsai sangat menghormati momen Lebaran, menjaga komunikasi antarumat beragama melalui kesenian,” ujar Bagus Panuntun saat ditemui di lokasi.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Paguyuban Barito Jaya dengan Pemerintah Kota Madiun serta Polres Madiun Kota. Penampilan barongsai yang khas dengan atribut peci tersebut sukses mencuri perhatian para pengunjung yang memadati PSC.

Bagus Panuntun menambahkan bahwa barongsai Kota Madiun memiliki reputasi yang patut diperhitungkan di tingkat nasional. Oleh karena itu, potensi ini akan terus didorong agar bisa tampil secara rutin.

“Saya sudah menyampaikan ke Dinas Pariwisata agar nantinya barongsai ini bisa tampil setiap bulan di beberapa titik di Kota Madiun,” tambahnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan Kota Madiun tetap menjadi daya tarik wisata yang kuat bagi para pendatang, terutama di masa libur panjang. Selain barongsai, Pemkot Madiun berencana menggandeng berbagai komunitas kesenian lain untuk ikut memeriahkan ruang publik secara berkala.

“Harapannya, pengunjung yang mudik ke Kota Madiun merasa terhibur dengan keberagaman budaya yang kita miliki,” pungkas Bagus Panuntun.

Kehadiran barongsai ini pun disambut antusias masyarakat. Mereka yang jauh-jauh berwisata ke Kota Pecel pun sangat terhibur karena atraksi barongsai yang memulai.

“Ya ini kaget kok ada rame-rame disini. Terus ada rombongan barongsai yang lewat dan atraksi juga. Sangat terhibur sih. Karena ini bareng keluarga pas mudik di Kota Madiun terus ada hiburan barongsai ini tadi,” ujar Ima, salah satu wisatawan PSC.

Masyarakat pun berharap makin banyak event dan hiburan yang ada di Kota Madiun. Hal itu pun tentu menjadi daya tarik wisata hingga penggerak ekonomi lewat pelaku seni hingga UMKM. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simbol Kedermawanan, Bupati Magetan Andum Kereweng Kepada Warga

    Simbol Kedermawanan, Bupati Magetan Andum Kereweng Kepada Warga

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tradisi andum kereweng selalu tidak terlewatkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan. Tradisi ini menjadi sorotan utama masyarakat, bukan hanya karena keunikannya, tetapi juga karena makna sosial dan moral yang dikandungnya. Pada Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-350 tahun ini tradisi andum kereweng kembali digelar di kompleks Makam Eyang Ronggo Galih, […]

    Bagikan
  • Belum Ada Tersangka, Kejari Ngawi Masih Dalami Kasus Dugaan Gratifikasi Lahan Pabrik

    Belum Ada Tersangka, Kejari Ngawi Masih Dalami Kasus Dugaan Gratifikasi Lahan Pabrik

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Meski telah memeriksa lebih dari 25 saksi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengadaan lahan untuk pabrik PT GFT Investment di Kecamatan Geneng. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ngawi, Eriksa Ricardo, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pembahasan internal berdasarkan hasil pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Soal Penanganan Sampah, Wali Kota Madiun Tegaskan Komitmen Capai Zero Waste 2027

    Soal Penanganan Sampah, Wali Kota Madiun Tegaskan Komitmen Capai Zero Waste 2027

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun 2026 Kota Madiun mengemuka dengan dua isu besar yakni integritas kepala daerah dan penanganan darurat sampah. Kedua isu tersebut menjadi sorotan utama dalam rapat paripurna DPRD bersama Pemerintah Kota Madiun, Rabu (13/11/2025). Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyebut bahwa dewan menaruh […]

    Bagikan
  • Positif Narkoba, 1 Perwira dan 2 Bintara Polres Madiun Kota Bakal Diproses Kode Etik

    Positif Narkoba, 1 Perwira dan 2 Bintara Polres Madiun Kota Bakal Diproses Kode Etik

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tindakan tegas dilakukan Polres Madiun Kota terhadap personilnya yang terlibat narkotika. Hal ini buntut penangkapan oleh jajaran Satresnarkoba Polres Madiun terhadap anggota Polres Madiun Kota berinisial Aiptu HD atas dugaan pengedar narkoba. Menyikapi hal itu, Polres Madiun Kota telah bergerak melakukan tes urine terhadap para personilnya. Hasilnya, ditemukan 3 personil […]

    Bagikan
  • Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Ngawi. Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Ngawi mencatat hingga akhir Desember 2024 terdapat 277 ternak sapi yang terjangkit PMK. Bahkan 13 diantaranya mati. Merebaknya kasus PMK berdampak pada harga ternak sapi. Hal itu sangat dikeluhkan para peternak lantaran harga sapi anjlok hingga […]

    Bagikan
  • Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    Solar Sulit, Sopir Madiun Menjerit,  Pertamina Klaim Beberapa SPBU Tunggu Pengiriman

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga di wilayah Madiun dalam beberapa minggu terakhir mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar. Sejumlah SPBU di Kabupaten maupun Kota Madiun diketahui mengalami kekosongan stok, sehingga antrean panjang kendaraan tak terhindarkan. Pantauan di lapangan SPBU Jiwan misalnya memasang pemberitahuan pada pukul 10.00 WIB “Sedang menunggu kiriman”.Sementara di […]

    Bagikan
expand_less