Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Wisatawan Padati PSC Kota Madiun, Terhibur Barongsai Berpeci Sapa Pemudik

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 322
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pertunjukan Barongsai di kawasan PSC Minggu malam (22/3), Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun menyuguhkan pemandangan unik pada Minggu (22/3/2026). Di tengah keramaian pemudik dan wisatawan, atraksi barongsai hadir tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol kerukunan antarumat beragama di Kota Pendekar. Sontak hal itu langsung menarik ribuan wisatawan yang tumpah ruah di ikon Kota Pendekar tersebut.

Plt Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiasi yang digagas oleh Paguyuban Gotong Royong Barito Jaya ini. Menurutnya, kehadiran barongsai yang mengenakan peci merupakan inovasi kreatif untuk menghormati suasana Lebaran.

“Ini adalah bentuk solidaritas. Teman-teman barongsai sangat menghormati momen Lebaran, menjaga komunikasi antarumat beragama melalui kesenian,” ujar Bagus Panuntun saat ditemui di lokasi.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Paguyuban Barito Jaya dengan Pemerintah Kota Madiun serta Polres Madiun Kota. Penampilan barongsai yang khas dengan atribut peci tersebut sukses mencuri perhatian para pengunjung yang memadati PSC.

Bagus Panuntun menambahkan bahwa barongsai Kota Madiun memiliki reputasi yang patut diperhitungkan di tingkat nasional. Oleh karena itu, potensi ini akan terus didorong agar bisa tampil secara rutin.

“Saya sudah menyampaikan ke Dinas Pariwisata agar nantinya barongsai ini bisa tampil setiap bulan di beberapa titik di Kota Madiun,” tambahnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan Kota Madiun tetap menjadi daya tarik wisata yang kuat bagi para pendatang, terutama di masa libur panjang. Selain barongsai, Pemkot Madiun berencana menggandeng berbagai komunitas kesenian lain untuk ikut memeriahkan ruang publik secara berkala.

“Harapannya, pengunjung yang mudik ke Kota Madiun merasa terhibur dengan keberagaman budaya yang kita miliki,” pungkas Bagus Panuntun.

Kehadiran barongsai ini pun disambut antusias masyarakat. Mereka yang jauh-jauh berwisata ke Kota Pecel pun sangat terhibur karena atraksi barongsai yang memulai.

“Ya ini kaget kok ada rame-rame disini. Terus ada rombongan barongsai yang lewat dan atraksi juga. Sangat terhibur sih. Karena ini bareng keluarga pas mudik di Kota Madiun terus ada hiburan barongsai ini tadi,” ujar Ima, salah satu wisatawan PSC.

Masyarakat pun berharap makin banyak event dan hiburan yang ada di Kota Madiun. Hal itu pun tentu menjadi daya tarik wisata hingga penggerak ekonomi lewat pelaku seni hingga UMKM. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman Longsor Mengintai Ngebel, Tiga Rumah Masuk Zona Bahaya

    Ancaman Longsor Mengintai Ngebel, Tiga Rumah Masuk Zona Bahaya

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tiga rumah warga di Dukuh Sedayu, Desa Talun, Kecamatan Ngebel, masuk dalam kategori rawan bahaya akibat berada tepat di bawah titik longsoran. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa kondisi tanah di wilayah tersebut didominasi material batuan besar, dengan persentase mencapai sekitar tiga puluh persen. Saat hujan deras, material dari atas […]

    Bagikan
  • Terbukti Edarkan 25 Paket Sabu, Dua Oknum Polisi di Madiun Divonis 9 Tahun Penjara

    Terbukti Edarkan 25 Paket Sabu, Dua Oknum Polisi di Madiun Divonis 9 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dua oknum anggota kepolisian yang terjerat kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kabupaten Madiun dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Rabu (3/6/2026). Kedua terdakwa, Toni Hermawan dan Defi Purnawan, dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam peredaran sabu seberat 5,16 gram yang dikemas dalam […]

    Bagikan
  • Dua Pemuda Ditangkap Polres Ngawi dengan 905 Butir Pil Berbahaya

    Dua Pemuda Ditangkap Polres Ngawi dengan 905 Butir Pil Berbahaya

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Narkoba Polres Ngawi kembali mengungkap kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar di wilayah Kabupaten Ngawi. Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (1/8/2026), polisi menangkap dua orang pemuda yang diduga terlibat dalam peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) dan menyita ratusan butir pil yang diduga akan dipasarkan secara ilegal. Dua […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kecamatan Wungu Menjaring Aspirasi dan Prioritas Pembangunan Masyarakat

    Musrenbang Kecamatan Wungu Menjaring Aspirasi dan Prioritas Pembangunan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Wungu digelar di kantor kelurahan munggut pada Rabu (12/3/2025). Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 mengenai sistem perencanaan pembangunan nasional, forum tahunan ini bertujuan untuk menggali berbagai permasalahan yang ada di 14 desa dan kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Wungu. Musrenbang […]

    Bagikan
  • Jalan Tergerus Longsor, Warga Ponorogo Gendong Siswa Pulang Sekolah

    Jalan Tergerus Longsor, Warga Ponorogo Gendong Siswa Pulang Sekolah

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Video warga menggendong siswa sekolah karena jalan rusak di Ponorogo viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di jalan penghubung Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, dengan Desa Wates, Kecamatan Jenangan, Selasa (13/1/2026). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut kembali menggerus badan jalan hingga menyisakan lebar sekitar 20 sentimeter. Kondisi ini membuat […]

    Bagikan
  • Curah Hujan Tinggi, Banjir Rendam Permukiman dan Sawah di Ponorogo

    Curah Hujan Tinggi, Banjir Rendam Permukiman dan Sawah di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Curah hujan tinggi yang mengguyur Ponorogo sejak Kamis (1/1/2026) malam mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Luapan air sungai mulai terjadi pada Jumat (2/1/2026) dini hari dan mengganggu aktivitas warga. Di Kecamatan Balong, banjir merendam Desa Ngampel, Balong, Bajang, dan Karangan. Selain itu, genangan air juga terjadi di Desa Winong, Kecamatan Jetis, […]

    Bagikan
expand_less