Berita Terkini
Trending Tags

Harga Beras Terus Naik, Warga Keluhkan Beras SPHP Tak Kunjung Turun ke Pasaran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • visibility 12
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu pedagang, Sringatun, menunggu jatah beras SPHP yang tak kunjung tiba, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Harga beras di Kabupaten Madiun terus mengalami kenaikan meski saat ini telah memasuki masa panen. Kondisi ini dikeluhkan warga yang terpaksa mengorbankan kebutuhan lainnya demi memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Pantauan di Pasar Tradisional Pagotan, Sabtu (26/07/2025), harga beras lokal tembus Rp14.000 per kilogram. Sementara, beras kualitas medium dijual Rp15.000 dan beras premium mencapai Rp17.000 per kilogram.

Ekawati, salah satu pembeli di pasar tersebut mengaku keberatan dengan lonjakan harga yang terus terjadi tanpa diimbangi dengan pasokan beras subsidi dari pemerintah.

“Setiap minggu harga naik. Kami terpaksa kurangi belanja lauk pauk demi bisa beli beras. Padahal ini kebutuhan pokok,” keluhnya.

Tak hanya konsumen, para pedagang juga mengaku bingung karena janji distribusi beras subsidi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) belum juga terealisasi.

Salah satu pedagang, Sringatun, mengungkapkan dirinya telah didata oleh petugas dan diminta mengisi formulir sebagai calon penerima jatah beras SPHP. Namun hingga kini, distribusi beras tersebut tak kunjung tiba.

“Sudah didata dan isi formulir dua bulan lalu, tapi sampai sekarang belum ada kabar. Padahal banyak pembeli cari beras SPHP,” ujar Sringatun kepada wartawan.

Selain pedagang dan pembeli di tingkat pasaran, pedagang beras setingkat agen pun juga belum menerima pasokan beras SPHP dari Bulog. Padahal beras SPHP dinilai mampu mengurangi beban biaya masyarakat untuk mendapatkan beras layak konsumsi, ditengah terus melambungnya harga beras dipasaran.

“Rata rata masyarakat carinya yang murah dari sekian beras yang murah selain beras lokal beras SPHP itu, tapi stok mya belum ada” ungkap Afinda Septianti, penjual agen beras di Pagotan. 

Belum turunnya beras SPHP ke pasaran memperparah beban masyarakat, terutama di tengah harga beras yang terus melonjak. Warga berharap pemerintah segera menyalurkan beras subsidi agar harga di pasaran bisa kembali stabil.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Suromenggolo Kabupaten Ponorogo, mulai 12 Februari 2025 dilarang meninggalkan gerobak atau rombong dagangannya di lokasi berjualan. Aturan ini ditegaskan melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperdagkum) Ponorogo sebagai bagian dari upaya penataan kawasan umum di Bumi Reyog. “Mulai […]

    Bagikan
  • Semarak Pencak Silat Bupati Madiun Cup 2025, 470 Pelajar Unjuk Gigi di Kampung Pesilat

    Semarak Pencak Silat Bupati Madiun Cup 2025, 470 Pelajar Unjuk Gigi di Kampung Pesilat

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2025 sebagai bagian dari program 100 hari kerja Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi. Ajang bergengsi ini berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 24 Mei, di Padepokan Kampung Pesilat dan diikuti oleh 470 pelajar tingkat SD, SMP, hingga […]

    Bagikan
  • Kejari Madiun Musnahkan Barang Bukti 200 Gram Sabu dan Ratusan Pil LL

    Kejari Madiun Musnahkan Barang Bukti 200 Gram Sabu dan Ratusan Pil LL

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti dari 55 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Selasa (07/10/2025). Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kejari Kabupaten Madiun dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejari, Oktario Hartawan Achmad. Dalam keterangannya, Oktario menyampaikan bahwa pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen Kejari Madiun dalam […]

    Bagikan
  • Upacara Peringati HUT ke-80 RI Kecamatan Dagangan Berlangsung Khidmat

    Upacara Peringati HUT ke-80 RI Kecamatan Dagangan Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, berlangsung khidmat. Upacara bendera yang digelar di Lapangan Dagangan pada Minggu (17/08/2025) tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Inf Muslikin, Komandan Koramil 0803/14 Dagangan. Ribuan peserta hadir dalam upacara tersebut, mulai dari siswa SD, SMP, SMA sederajat, perangkat desa, […]

    Bagikan
  • Toko Emas dan Kosmetik di Magetan Dibobol Pencuri, Gasak Uang dan Emas Senilai Rp1 Miliar

    Toko Emas dan Kosmetik di Magetan Dibobol Pencuri, Gasak Uang dan Emas Senilai Rp1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian terjadi di sebuah toko emas dan kosmetik yang berada di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (14/1/2026) dini hari. Pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp30 juta serta perhiasan emas dengan estimasi berat mencapai satu kilogram. Peristiwa ini terungkap saat salah satu karyawan, Anggi, membuka toko […]

    Bagikan
  • Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang remaja perempuan bernama Ilut Apriliani (15) dilaporkan hilang di kawasan hutan jati Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sejak Jumat sore (09/05/2025). Hingga Sabtu siang (10/05/2025), proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Ilut, warga Dusun Tegal Rejo RT 02 RW 04, terakhir terlihat berjalan […]

    Bagikan
expand_less