Harga Plastik Melonjak, UMKM Ponorogo Kelimpungan
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 37
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Ponorogo kini merambah ke sektor lain. Harga plastik kemasan dilaporkan melonjak hingga dua kali lipat, membuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin tertekan.
Kenaikan harga plastik ini sudah terasa sejak bulan Ramadan lalu. Hingga awal April 2026, harga belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hampir seluruh jenis plastik, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha, mengalami lonjakan signifikan.
Di salah satu toko grosir plastik di Jalan Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota, Ponorogo, harga produk mengalami kenaikan drastis. Plastik es yang sebelumnya dijual Rp32 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp55 ribu. Plastik potong juga mengalami kenaikan dari Rp37 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram.
Kenaikan serupa terjadi pada jenis lainnya. Plastik gula naik dari Rp15 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram. Untuk kemasan minuman, harga cup meningkat dari Rp9 ribu menjadi Rp12 ribu per pak. Sementara itu, kotak makanan jenis thinwall melonjak dari Rp22 ribu menjadi Rp41 ribu per pak.
Murdyanto, pemilik toko plastik setempat, mengungkapkan bahwa kenaikan harga berdampak langsung terhadap penjualan. Daya beli masyarakat menurun seiring harga yang terus merangkak naik.
“Penjualan turun karena banyak pelanggan kaget dengan harga sekarang,” ujarnya.
Kondisi ini turut dirasakan pelaku UMKM. Atin Nurcahyo, salah satu pelaku usaha, mengaku harus memutar strategi agar usahanya tetap berjalan tanpa merugi.
“Ya bisanya bertahan, tidak berani menaikkan harga. Paling memutar otak supaya tidak rugi. Kalau dulu gratis es teh, sekarang sudah tidak,” katanya.
Pelaku UMKM kini dihadapkan pada pilihan sulit, antara menaikkan harga jual atau menekan biaya produksi. Sebagian memilih mengurangi fasilitas tambahan kepada pelanggan demi menjaga stabilitas usaha.
Masyarakat pun berharap harga plastik dapat segera stabil, agar aktivitas ekonomi kembali normal dan tidak semakin membebani pelaku usaha kecil. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez






