Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kuota 415 Jemaah! Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026 Dimulai, 55 Jemaah Terkendala Kesehatan dan Wafat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 208
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Kantor PTSP Kementrian Kabupaten Magetan saat proses Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Tahapan pelunasan biaya Haji 2026 untuk Kabupaten Magetan resmi berjalan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, memastikan seluruh proses telah mengikuti jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.

Ida menjelaskan, pelunasan tahap pertama berlangsung sejak 22 November hingga 23 Desember 2025. Sementara itu, pelunasan tahap kedua dijadwalkan pada 2–9 Januari 2026. “Pelunasan tahap satu sudah dimulai, sedangkan tahap dua akan berlangsung pada awal Januari 2026,” ujarnya, Jumat (05/12/2025).

Selain pelunasan, jemaah yang berhak berangkat tahun depan juga diwajibkan mengikuti registrasi pemeriksaan kesehatan di puskesmas masing-masing, sesuai jadwal dari Dinas Kesehatan.

Ida mengonfirmasi bahwa total jemaah haji Kabupaten Magetan yang berhak melunasi biaya haji tahun ini mencapai 415 orang. Sebagian jemaah telah menyelesaikan pelunasan, meskipun data real-time masih menunggu pembaruan.

Ia menambahkan, meski seluruh jemaah diprioritaskan melunasi di tahun pertama, ada prioritas khusus bagi jemaah yang mengajukan penggabungan atau pendampingan. “Jemaah yang akan melakukan penggabungan dan pendampingan memang harus lunas di tahap pertama, ini wajib,” terangnya.

Namun, proses pelunasan 415 jemaah ini tidak berjalan mulus. Hasil verifikasi menunjukkan sejumlah kendala, utamanya terkait kondisi kesehatan dan status jemaah.

Menurut Ida, dari 600 calon jemaah yang dilakukan verifikasi data, sebanyak 13 jemaah terkonfirmasi telah meninggal dunia dan 42 jemaah menunda keberangkatan karena beragam alasan seperti sakit atau belum siap secara finansial. Sehingga total ada 55 jemaah yang menghadapi kendala.

Untuk jemaah yang wafat, Ida menyampaikan bahwa keputusan selanjutnya diserahkan kepada keluarga. “Jika jemaah meninggal, kami menyampaikan kepada ahli waris apakah akan dilakukan pelimpahan atau pembatalan. Kami mendorong pelimpahan, tetapi jika tidak ada ahli waris yang bersedia, maka dilakukan pembatalan,” jelasnya.

Sementara itu, jemaah yang menunda wajib melampirkan dokumen resmi. “Penundaan harus dilaporkan dengan bukti surat pernyataan dari jemaah yang bersangkutan,” tambah Ida.

Dengan berjalannya tahapan pelunasan, Kemenag Magetan berharap seluruh proses dapat terselesaikan tepat waktu sehingga jemaah dapat mengikuti pembinaan serta persiapan maksimal menjelang keberangkatan Haji 2026.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madiun Soroti SiLPA hingga PAD Pariwisata, Bupati Jawab Seluruh Catatan Fraksi

    DPRD Madiun Soroti SiLPA hingga PAD Pariwisata, Bupati Jawab Seluruh Catatan Fraksi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Bupati Madiun terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025, Selasa (30/6/2026). Dalam rapat tersebut, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan penjelasan atas berbagai catatan yang disampaikan tujuh fraksi DPRD. Isu yang […]

    Bagikan
  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
  • Serunya Surfing di Pantai Pancer Door, Ombak Stabil Cocok untuk Pemula

    Serunya Surfing di Pantai Pancer Door, Ombak Stabil Cocok untuk Pemula

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Suasana seru terlihat di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pantai yang terkenal dengan ombaknya yang stabil ini menjadi magnet bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk menikmati sensasi surfing di selatan Jawa. Sejak pagi, deru ombak besar yang menggulung menjadi pemandangan khas pantai ini. Para peselancar tampak sibuk menantang […]

    Bagikan
  • Tinggal Sendirian, Pria Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

    Tinggal Sendirian, Pria Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya di Jalan Barito Gang 43, Rt 09/Rw03, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Korban diketahui bernama Budiono (70), yang tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit jantung. Penemuan mayat tersebut terjadi pada Senin (19/05/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Ketua […]

    Bagikan
  • Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Catat 85.946 Keberangkatan, Okupansi Tembus 109%

    Lonjakan Penumpang Nataru, KAI Daop 7 Madiun Catat 85.946 Keberangkatan, Okupansi Tembus 109%

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) cukup tinggi. Hal itu tercermin dari lonjakan jumlah penumpang di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Berdasarkan data per Minggu (21/12/2025), KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 85.946 pelanggan berangkat dari […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun kembali menyoroti persoalan klasik dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kalangan legislatif menilai keterbatasan daya tampung SMA negeri yang menyebabkan banyak lulusan SMP sederajat tidak tertampung masih menjadi pekerjaan rumah yang terus berulang setiap tahun. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan berdasarkan […]

    Bagikan
expand_less