Berita Terkini
Trending Tags

Kuota 415 Jemaah! Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026 Dimulai, 55 Jemaah Terkendala Kesehatan dan Wafat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Kantor PTSP Kementrian Kabupaten Magetan saat proses Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Tahapan pelunasan biaya Haji 2026 untuk Kabupaten Magetan resmi berjalan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, memastikan seluruh proses telah mengikuti jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.

Ida menjelaskan, pelunasan tahap pertama berlangsung sejak 22 November hingga 23 Desember 2025. Sementara itu, pelunasan tahap kedua dijadwalkan pada 2–9 Januari 2026. “Pelunasan tahap satu sudah dimulai, sedangkan tahap dua akan berlangsung pada awal Januari 2026,” ujarnya, Jumat (05/12/2025).

Selain pelunasan, jemaah yang berhak berangkat tahun depan juga diwajibkan mengikuti registrasi pemeriksaan kesehatan di puskesmas masing-masing, sesuai jadwal dari Dinas Kesehatan.

Ida mengonfirmasi bahwa total jemaah haji Kabupaten Magetan yang berhak melunasi biaya haji tahun ini mencapai 415 orang. Sebagian jemaah telah menyelesaikan pelunasan, meskipun data real-time masih menunggu pembaruan.

Ia menambahkan, meski seluruh jemaah diprioritaskan melunasi di tahun pertama, ada prioritas khusus bagi jemaah yang mengajukan penggabungan atau pendampingan. “Jemaah yang akan melakukan penggabungan dan pendampingan memang harus lunas di tahap pertama, ini wajib,” terangnya.

Namun, proses pelunasan 415 jemaah ini tidak berjalan mulus. Hasil verifikasi menunjukkan sejumlah kendala, utamanya terkait kondisi kesehatan dan status jemaah.

Menurut Ida, dari 600 calon jemaah yang dilakukan verifikasi data, sebanyak 13 jemaah terkonfirmasi telah meninggal dunia dan 42 jemaah menunda keberangkatan karena beragam alasan seperti sakit atau belum siap secara finansial. Sehingga total ada 55 jemaah yang menghadapi kendala.

Untuk jemaah yang wafat, Ida menyampaikan bahwa keputusan selanjutnya diserahkan kepada keluarga. “Jika jemaah meninggal, kami menyampaikan kepada ahli waris apakah akan dilakukan pelimpahan atau pembatalan. Kami mendorong pelimpahan, tetapi jika tidak ada ahli waris yang bersedia, maka dilakukan pembatalan,” jelasnya.

Sementara itu, jemaah yang menunda wajib melampirkan dokumen resmi. “Penundaan harus dilaporkan dengan bukti surat pernyataan dari jemaah yang bersangkutan,” tambah Ida.

Dengan berjalannya tahapan pelunasan, Kemenag Magetan berharap seluruh proses dapat terselesaikan tepat waktu sehingga jemaah dapat mengikuti pembinaan serta persiapan maksimal menjelang keberangkatan Haji 2026.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Madiun Masuk Top 5 I-SIM 2025, Wali Kota Optimistis Tembus Tiga Besar Nasional

    Kota Madiun Masuk Top 5 I-SIM 2025, Wali Kota Optimistis Tembus Tiga Besar Nasional

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Kota Madiun kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah berhasil masuk Top 5 dalam program Integrated Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025. Program yang digagas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia ini menilai berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan dari pemerintah kota se-Indonesia. Dari total 82 peserta, Kota […]

    Bagikan
  • Musang Tiba-Tiba Masuk Kamar Warga di Jiwan Madiun, Petugas Damkar Sempat Tergigit Saat Evakuasi

    Musang Tiba-Tiba Masuk Kamar Warga di Jiwan Madiun, Petugas Damkar Sempat Tergigit Saat Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Suasana malam di sebuah rumah warga di Desa Jiwan, Kabupaten Madiun, mendadak berubah tegang setelah seekor musang tiba-tiba masuk ke dalam kamar tidur pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Kehadiran hewan liar tersebut membuat penghuni rumah panik karena berada di ruang yang sangat dekat dengan aktivitas istirahat mereka. Peristiwa itu […]

    Bagikan
  • KPK Resmi Tetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Tersangka

    KPK Resmi Tetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Tersangka

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Sabtu (8/11/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Selain Sugiri, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Sekretaris Daerah Agus Pramono, Direktur RSUD […]

    Bagikan
  • Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tragedi memilukan terjadi di aliran Sungai Sudo, Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026). Empat bocah dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di sungai yang berada di kawasan terpencil, jauh dari permukiman warga. Keempat korban masing-masing berinisial JA (7), AW (4), SA (4), dan AR (4). Seluruh […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Gelar Audiensi dengan PGHRI dan Forum GTT-PTT

    DPRD Ponorogo Gelar Audiensi dengan PGHRI dan Forum GTT-PTT

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menggelar audiensi dengan Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (PGHRI) serta perwakilan Forum GTT-PTT, Kamis (20/3/2025). Pertemuan tersebut membahas kesejahteraan tenaga pendidik honorer serta proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Audiensi yang berlangsung di ruang rapat DPRD ini dihadiri oleh anggota Komisi D […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
expand_less