Berita Terkini
Trending Tags

Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 99
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak daerah mencapai 49 persen dari target tahun 2025, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai 49 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp. 174 miliar per 19 Juli lalu. Capaian ini dinilai sejalan dengan proyeksi anggaran kas yang telah ditetapkan dalam rencana tahunan.

“Target kumulatif hingga triwulan kedua adalah 40 persen—15 persen di triwulan pertama dan 25 persen di triwulan kedua. Dengan capaian 49 persen di bulan Juli, artinya realisasi ini telah melampaui proyeksi,” ujar Sekretaris Bapenda Kabupaten Madiun, Ari Nur Surahmat, saat ditemui pada Senin (04/08/2025).

Meski begitu Bapenda tetap menyoroti perlunya optimalisasi penerimaan, terutama dari sisi kepatuhan wajib pajak dalam melapor dan membayar tepat waktu. Strategi intensifikasi akan difokuskan pada pendekatan persuasif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Salah satu sektor yang mencatat kinerja positif adalah Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Dari target Rp80 juta pada 2025, realisasinya telah menembus 61 persen. “Pajak yang kami kelola secara umum masih dalam koridor yang aman. MBLB jadi salah satu contoh dengan capaian cukup tinggi,” kata Ari.

Namun demikian, Bapenda mencermati sejumlah jenis pajak yang masa jatuh temponya mendekat. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang jatuh tempo pada 30 September, baru tercapai 47,8 persen atau sekitar Rp14,12 miliar dari total target Rp30 miliar.

“Kami akan melakukan berbagai upaya pengingat agar wajib pajak menyelesaikan kewajibannya sebelum jatuh tempo. Bila tidak, tentu ada konsekuensi berupa denda administrasi,” tegas Ari.

Selain PBB-P2, beberapa jenis pajak daerah lainnya masih berada di bawah rata-rata capaian. Pajak Kendaraan Bermotor baru tercapai 47,71 persen atau Rp25 miliar dari target Rp52 miliar. Sementara Pajak Restoran lebih rendah lagi dengan realisasi 42,92 persen atau sekitar Rp1,7 miliar dari target Rp4 miliar.

Di sektor retribusi, Retribusi Jasa Usaha baru mencapai 33,47 persen atau Rp161 juta dari target Rp481 juta, dan Retribusi Pemanfaatan Aset Daerah berada di angka 32,72 persen atau Rp127 juta dari target Rp390 juta.

Dalam sisa waktu tahun anggaran 2025, Bapenda Kabupaten Madiun akan mengintensifkan sosialisasi dan penagihan aktif, termasuk melalui kerja sama lintas sektoral. Upaya ini diharapkan mampu mendorong tercapainya target penerimaan pajak daerah secara optimal, tanpa menambah beban ekonomi masyarakat.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Wali Kota Madiun Cek Pompa Air hingga Penataan Jalan Barito, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Pengembangan Wisata

    Plt Wali Kota Madiun Cek Pompa Air hingga Penataan Jalan Barito, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Pengembangan Wisata

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, melakukan inspeksi lapangan guna memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi potensi cuaca hidrometeorologi yang masih berlangsung, Kamis (23/4/2026). Pengecekan bersama Sekda Kota Madiun ini dilakukan mulai dari fasilitas pompa air hingga penataan kawasan perkotaan. Bagus menyebut bahwa langkah ini merupakan upaya antisipatif Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Libur panjang, Lonjakan Penumpang Berangkat Stasiun Madiun 11.665 Orang

    Libur panjang, Lonjakan Penumpang Berangkat Stasiun Madiun 11.665 Orang

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen libur panjang dalam rangka peringatan Hari Raya Waisak 2025 berdampak signifikan terhadap peningkatan volume penumpang di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun. Selama periode Sabtu hingga Selasa (10–13 Mei 2025), tercatat sebanyak 11.665 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Madiun, meningkat 24 persen dibanding periode libur panjang May Day sebelumnya yang […]

    Bagikan
  • Mobil Dinas Mewah Baru Pemkab Magetan Tuai Sorotan Publik

    Mobil Dinas Mewah Baru Pemkab Magetan Tuai Sorotan Publik

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit serta gembar gembor efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan justru menambah deretan mobil dinas baru senilai miliaran rupiah. Informasi yang dihimpun, pengadaan kendaraan tersebut meliputi Toyota Innova Zenix Hybrid 2000 CC untuk Bupati, serta Mitsubishi Pajero untuk Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, dan Kejaksaan. Harga […]

    Bagikan
  • Perempuan Paruh Baya Diduga Hanyut Saat Buang Hajat di Sungai

    Perempuan Paruh Baya Diduga Hanyut Saat Buang Hajat di Sungai

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan dengan hilangnya seorang perempuan bernama Sri Wahyuni (53) pada Rabu (22/10/2025) sore. Ia dilaporkan tak kembali ke rumah setelah pamit buang hajat ke sungai yang berjarak sekitar 80 meter dari tempat tinggalnya. Hingga malam hari, keberadaan Sri Wahyuni belum juga diketahui. […]

    Bagikan
  • Unik! Warga Ponorogo Bayar Pajak Pakai Pisang Cavendish

    Unik! Warga Ponorogo Bayar Pajak Pakai Pisang Cavendish

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –  Suasana Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo tampak berbeda Rabu (03/09/2025). Warga berbondong-bondong memanen pisang cavendish dari pekarangan rumah mereka. Pisang hasil panen itu bukan hanya untuk konsumsi, melainkan menjadi cara unik mereka melunasi kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB P2). Pisang yang sudah dipetik kemudian ditimbang di balai desa. Setiap kilogram […]

    Bagikan
  • Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

    Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menargetkan luas tambah tanam (LTT) padi mencapai sekitar 63 ribu hektare sepanjang 2026. Target tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi gabah kering panen (GKP) seiring program swasembada pangan berkelanjutan. Kepala DTPHPKP Magetan, Uswatul Chasanah, mengatakan pihaknya terus memantau realisasi tanam […]

    Bagikan
expand_less