Berita Terkini
Trending Tags

Pelatihan Metode GASING Diluncurkan di Magetan, Perkuat Fondasi Numerasi Sejak Dini

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 122
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelatihan metode GASING di Magetan perkuat numerasi siswa sejak dini, (4/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya kemampuan numerasi siswa, terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Magetan. Salah satunya melalui peluncuran pelatihan pendidikan berjenjang metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang digelar di Pendopo Surya Graha, Senin (4/5/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta praktisi pendidikan. Pelatihan akan berlangsung selama 17 hari dan dipusatkan di SMP Negeri 1 Magetan, dengan menghadirkan 13 pelatih dari Gasing Academy. Peserta pelatihan terdiri dari guru perwakilan dari tiap kecamatan, serta puluhan siswa jenjang SD dan SMP yang turut dilibatkan dalam praktik pembelajaran.

Metode GASING sendiri dikenal sebagai pendekatan belajar matematika yang menekankan pemahaman konsep secara bertahap, dari yang paling sederhana hingga kompleks. Dalam penerapannya, siswa tidak hanya diajak menghitung, tetapi juga memahami logika di balik setiap proses, melalui cara yang interaktif, menyenangkan, dan jauh dari kesan menakutkan.

Rektor Universitas Negeri Surabaya, Nurhasan, menilai program ini sebagai langkah strategis untuk menjawab persoalan rendahnya numerasi siswa di Indonesia.

“Ini program luar biasa hasil kolaborasi berbagai pihak. Fakta di lapangan menunjukkan kemampuan matematika siswa masih rendah. Ini sinyal kuat bahwa numerasi harus menjadi perhatian utama agar generasi kita mampu bersaing,” ujarnya.

Ia menambahkan, metode GASING telah melalui berbagai kajian dan bahkan mendapat perhatian hingga ke luar negeri. Karena itu, pelaksanaan di Magetan juga akan menjadi bahan penelitian lanjutan untuk mengukur efektivitasnya secara lebih mendalam.

Sementara itu, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Febrian Alphyanto Ruddyard, menegaskan pentingnya penguatan numerasi sebagai fondasi utama peningkatan kualitas pendidikan, termasuk dalam mendongkrak skor Programme for International Student Assessment (PISA).

Image Not Found
Guru dan siswa ikuti pelatihan GASING di Pendopo Surya Graha, (4/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

“Numerasi adalah dasar kemampuan akademik. Tantangannya, banyak siswa sudah merasa takut duluan dengan matematika. Metode GASING menawarkan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan, sehingga anak-anak bisa lebih mudah memahami dan tidak lagi takut,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa kemampuan dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian harus dikuasai sejak dini, agar tidak menjadi hambatan dalam pembelajaran di jenjang berikutnya.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyambut baik pelaksanaan program ini sebagai langkah konkrit meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Menurutnya, penguatan numerasi merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.

“Pemerintah daerah tentu sangat mendukung program ini. Kami berharap melalui pelatihan metode GASING, para guru bisa mengajarkan matematika dengan cara yang lebih mudah dipahami dan menyenangkan, sehingga anak-anak kita tidak lagi takut belajar angka,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak keberhasilan program. Dengan pelatihan ini, para pendidik diharapkan mampu mengimplementasikan metode GASING secara optimal di kelas masing-masing.

“Ini investasi jangka panjang. Kalau dasar numerasi anak-anak kita kuat, maka ke depan mereka akan lebih siap menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja,” tambahnya.

Melalui pelatihan ini, Magetan diharapkan menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan metode GASING. Tidak hanya meningkatkan kemampuan berhitung, pendekatan ini juga diharapkan mampu membangun kepercayaan diri siswa serta mengubah persepsi bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan praktisi pendidikan, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang numerasi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 200 Tukang Becak Di Ponorogo Terima Bantuan Becak Listrik Dari Presiden Prabowo

    200 Tukang Becak Di Ponorogo Terima Bantuan Becak Listrik Dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) memberikan bantuan becak listrik kepada 200 tukang becak di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (9/2/2026). Penyerahan bantuan tersebut diwarnai konvoi becak listrik mengelilingi Kota Ponorogo dan berakhir di Pendopo Kabupaten Ponorogo. Bantuan ini disambut antusias para tukang becak, khususnya mereka yang telah […]

    Bagikan
  • Menikmati Sajian Nasi Goreng Kambing Dipadu Teh Telur Panas di Ponorogo

    Menikmati Sajian Nasi Goreng Kambing Dipadu Teh Telur Panas di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jika Anda mulai bosan dengan olahan kambing yang itu-itu saja seperti gulai atau sate, mungkin sudah saatnya mencoba sesuatu yang berbeda. Salah satunya adalah nasi goreng kambing khas Fans Café, yang berlokasi di Jalan Sekar Harum, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tak seperti nasi goreng pada umumnya yang menggunakan […]

    Bagikan
  • 102.281 Wisatawan Ramaikan Libur Nataru di Destinasi Wisata Ngawi

    102.281 Wisatawan Ramaikan Libur Nataru di Destinasi Wisata Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Tingkat kunjungan wisatawan ke sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Ngawi mengalami peningkatan signifikan selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah wisatawan yang berkunjung meningkat hingga 24 ribu lebih. Menurut catatan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi, jumlah pengunjung destinasi wisata selama liburan […]

    Bagikan
  • Delapan SDN Tidak Dapat Murid Sama Sekali, Dindik Ponorogo Masih Buka Pendaftaran

    Delapan SDN Tidak Dapat Murid Sama Sekali, Dindik Ponorogo Masih Buka Pendaftaran

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kondisi kosong siswa usai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Ponorogo tidak hanya dialami SDN Setono, Kecamatan Jenangan saja. Tercatat ada tujuh sekolah dasar negeri lainnya yang mengalami nasib serupa.  Kepala Dindik Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menyampaikan bahwa dari total 551 SDN yang ada di Ponorogo, delapan sekolah dinyatakan “zonk” […]

    Bagikan
  • Persiapan Haji 2026, Kemenag Magetan Tunggu Regulasi Resmi Kuota dan Pelunasan

    Persiapan Haji 2026, Kemenag Magetan Tunggu Regulasi Resmi Kuota dan Pelunasan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kementerian Agama Kabupaten Magetan mulai menjalankan sejumlah tahap awal persiapan keberangkatan haji tahun 2026. Meski regulasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum diterbitkan, langkah teknis di tingkat daerah sudah berlangsung, terutama verifikasi data dan screening kesehatan calon jemaah. Menurut data sementara tingkat Provinsi Jawa Timur, kuota haji tahun […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pasca penetapan Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan RSUD dr. Harjono, kursi Sekda mengalami kekosongan. Kondisi ini membuat sejumlah agenda strategis, terutama yang berkaitan dengan pembahasan anggaran daerah, ikut tersendat. Sebab, posisi Sekda memiliki peran krusial sebagai pimpinan Tim Anggaran Pemerintah Daerah […]

    Bagikan
expand_less