Berita Terkini
Trending Tags

Pelatihan Metode GASING Diluncurkan di Magetan, Perkuat Fondasi Numerasi Sejak Dini

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 280
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelatihan metode GASING di Magetan perkuat numerasi siswa sejak dini, (4/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya kemampuan numerasi siswa, terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Magetan. Salah satunya melalui peluncuran pelatihan pendidikan berjenjang metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang digelar di Pendopo Surya Graha, Senin (4/5/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta praktisi pendidikan. Pelatihan akan berlangsung selama 17 hari dan dipusatkan di SMP Negeri 1 Magetan, dengan menghadirkan 13 pelatih dari Gasing Academy. Peserta pelatihan terdiri dari guru perwakilan dari tiap kecamatan, serta puluhan siswa jenjang SD dan SMP yang turut dilibatkan dalam praktik pembelajaran.

Metode GASING sendiri dikenal sebagai pendekatan belajar matematika yang menekankan pemahaman konsep secara bertahap, dari yang paling sederhana hingga kompleks. Dalam penerapannya, siswa tidak hanya diajak menghitung, tetapi juga memahami logika di balik setiap proses, melalui cara yang interaktif, menyenangkan, dan jauh dari kesan menakutkan.

Rektor Universitas Negeri Surabaya, Nurhasan, menilai program ini sebagai langkah strategis untuk menjawab persoalan rendahnya numerasi siswa di Indonesia.

“Ini program luar biasa hasil kolaborasi berbagai pihak. Fakta di lapangan menunjukkan kemampuan matematika siswa masih rendah. Ini sinyal kuat bahwa numerasi harus menjadi perhatian utama agar generasi kita mampu bersaing,” ujarnya.

Ia menambahkan, metode GASING telah melalui berbagai kajian dan bahkan mendapat perhatian hingga ke luar negeri. Karena itu, pelaksanaan di Magetan juga akan menjadi bahan penelitian lanjutan untuk mengukur efektivitasnya secara lebih mendalam.

Sementara itu, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Febrian Alphyanto Ruddyard, menegaskan pentingnya penguatan numerasi sebagai fondasi utama peningkatan kualitas pendidikan, termasuk dalam mendongkrak skor Programme for International Student Assessment (PISA).

Image Not Found
Guru dan siswa ikuti pelatihan GASING di Pendopo Surya Graha, (4/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

“Numerasi adalah dasar kemampuan akademik. Tantangannya, banyak siswa sudah merasa takut duluan dengan matematika. Metode GASING menawarkan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan, sehingga anak-anak bisa lebih mudah memahami dan tidak lagi takut,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa kemampuan dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian harus dikuasai sejak dini, agar tidak menjadi hambatan dalam pembelajaran di jenjang berikutnya.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyambut baik pelaksanaan program ini sebagai langkah konkrit meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Menurutnya, penguatan numerasi merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.

“Pemerintah daerah tentu sangat mendukung program ini. Kami berharap melalui pelatihan metode GASING, para guru bisa mengajarkan matematika dengan cara yang lebih mudah dipahami dan menyenangkan, sehingga anak-anak kita tidak lagi takut belajar angka,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak keberhasilan program. Dengan pelatihan ini, para pendidik diharapkan mampu mengimplementasikan metode GASING secara optimal di kelas masing-masing.

“Ini investasi jangka panjang. Kalau dasar numerasi anak-anak kita kuat, maka ke depan mereka akan lebih siap menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja,” tambahnya.

Melalui pelatihan ini, Magetan diharapkan menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan metode GASING. Tidak hanya meningkatkan kemampuan berhitung, pendekatan ini juga diharapkan mampu membangun kepercayaan diri siswa serta mengubah persepsi bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan praktisi pendidikan, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang numerasi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Tegalarum

    Polres Magetan Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Tegalarum

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Polres Magetan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik perjudian di wilayah hukumnya. Jajaran Polsek Bendo bersama pemerintah Desa Tegalarum menertibkan sebuah lokasi yang diduga digunakan sebagai arena sabung ayam pada Rabu (21/1/2026). Pembongkaran dilakukan setelah warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan perjudian. Tim yang dipimpin Kapolsek Bendo, AKP […]

    Bagikan
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Madiun, melakukan panen sayuran dan ikan lele di SDN Mojorejo 2 pada Jumat pagi (02/05/2025). Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga meresmikan sistem absensi berbasis barcode yang dinamakan Sibabe atau Sistem Barcode Absensi Belajar. Kegiatan ini disambut […]

    Bagikan
  • Realisasi PBB Kota Madiun Capai 82 Persen, Warga Diminta Segera Lunasi Sebelum 30 September

    Realisasi PBB Kota Madiun Capai 82 Persen, Warga Diminta Segera Lunasi Sebelum 30 September

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Batas waktu pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Madiun tinggal beberapa hari lagi. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, Jariyanto, mengingatkan masyarakat agar segera melunasi kewajiban pajaknya sebelum jatuh tempo pada 30 September 2025. Sejauh ini, realisasi PBB Kota Madiun telah mencapai Rp. 18,537 miliar atau sekitar 82,2 […]

    Bagikan
  • Bukan Operasi Militer, Puluhan TNI Justru Lakukan Ini di Pasar Srijaya Madiun

    Bukan Operasi Militer, Puluhan TNI Justru Lakukan Ini di Pasar Srijaya Madiun

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan prajurit TNI dari Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) dan Kodim 0803/Madiun bersama personel kepolisian, pemerintah daerah, pelajar, serta masyarakat melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan Pasar Srijaya atau dikenal Pasar Burung Njoyo dan Pasar Kotak, Kota Madiun, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan TNI Peduli Sampah dalam rangka memperingati […]

    Bagikan
  • Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar konferensi pers pada Selasa (20/01/2026) malam, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun. KPK membeberkan dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dengan modus fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta gratifikasi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Dalam keterangan yang disampaikan, Asep Guntur Rahayu […]

    Bagikan
  • Telusuri Aliran Dana, Kejari Magetan Fokus “Follow the Money” Kasus Korupsi Pokir DPRD

    Telusuri Aliran Dana, Kejari Magetan Fokus “Follow the Money” Kasus Korupsi Pokir DPRD

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan mulai menelusuri aliran dana dalam kasus dugaan korupsi hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga turut menikmati hasil penyimpangan anggaran. Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, menegaskan bahwa penyidikan tidak hanya berhenti pada penetapan enam tersangka, tetapi juga akan diperluas pada penelusuran […]

    Bagikan
expand_less