
Sinergia | Magetan – Insiden longsor yang terjadi di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Sabtu (17/1/2026) sore, menyisakan cerita menegangkan bagi tiga wisatawan yang tercebur ke dalam telaga. Salah satunya, Sahrul Ramadan, wisatawan asal Surabaya, mengungkapkan bagaimana dirinya tiba-tiba terseret ke air saat tanah di bawahnya ambles.
Sahrul menuturkan bahwa sebelum tanah bergerak, ia dan rombongannya hanya duduk santai sambil berfoto. “Kami hanya bersantai dan mengambil gambar, lalu mendadak tanahnya runtuh. Saya yang pertama ikut terperosok bersama motor. Teman saya sempat mencoba menahan motor saya, tapi akhirnya jatuh juga,” ucapnya menjelaskan kronologi.
Menurutnya, ia dan dua wisatawan lainnya langsung terseret ke telaga. Sahrul bahkan sempat terbawa arus sebelum akhirnya bisa naik ke permukaan dengan memanfaatkan bagian fondasi jalan yang ikut runtuh.
“Saya sempat tenggelam dan terbawa ombak sebelum akhirnya bisa meraih fondasi jalan yang ikut jatuh,” tuturnya.
Tak lama berselang, sebuah perahu motor yang melintas langsung melakukan penyelamatan. Ketiga korban kemudian dievakuasi ke tepi telaga dan mendapatkan pertolongan.

Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, menjelaskan bahwa proses pengangkatan kendaraan yang ikut terjatuh ke telaga masih berlangsung hingga Sabtu siang. Ia menyampaikan bahwa seluruh kendaraan yang masuk ke air telah berhasil dievakuasi.
“Motor-motor yang jatuh telah berhasil kami angkat, di antaranya satu Yamaha NMAX dan dua Yamaha RX King milik rombongan Boyolali, satu Yamaha RX King lainnya dari Boyolali, satu Honda Beat dari wisatawan asal Yogyakarta, serta dua Honda Grand dari rombongan Surabaya dan Jepara,” jelasnya.
Kompol Dodik menambahkan bahwa titik lokasi kendaraan tenggelam memiliki kedalaman sekitar enam hingga tujuh meter. Meski situasinya cukup membahayakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tiga orang sempat tercebur, tetapi semuanya berhasil kami selamatkan,” ujarnya.
Ketiga wisatawan yang selamat hanya mengalami luka lecet. Mereka telah mendapatkan perawatan awal di pos kesehatan dan kini berada di Pos Polisi Sarangan untuk pemulihan kondisi psikologis. Selain itu, pihak kepolisian memastikan bahwa total terdapat tujuh kendaraan yang masuk ke telaga. Satu di antaranya sempat tersangkut di lereng sebelum akhirnya berhasil dievakuasi lebih awal.