Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Warga Magetan Capai Usia Seabad, Disdukcapil Perkuat Layanan Jemput Bola

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 220
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan memantau situasi pelayanan di Disdukcapil Kabupaten Magetan. Foto : Kusnanto-sinergia

Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan potensi wisata alamnya, tetapi juga memiliki fenomena demografi yang cukup mencuri perhatian. Ratusan warganya tercatat berusia 100 tahun lebih.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan mencatat, sedikitnya 156 warga masuk kategori lansia berusia sekitar satu abad. Dari jumlah tersebut, 126 orang berusia 100 tahun, 27 orang berusia 101 tahun, serta masing-masing satu orang berusia 102, 106, dan 107 tahun.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah penduduk Magetan mencapai 694.657 jiwa, terdiri dari 341.088 laki-laki dan 353.569 perempuan.

Kepala Disdukcapil Magetan, Hermawan, menjelaskan bahwa para lansia tersebut tersebar di seluruh kecamatan. Wilayah dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Lembeyan, disusul Kecamatan Barat, Maospati, Bendo, dan Ngariboyo.

“Para lansia ini tersebar di semua kecamatan dan sebagian besar sudah melakukan perekaman KTP elektronik, sehingga status administrasi kependudukannya jelas,” ujar Hermawan, Kamis (25/3/2026).

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah lansia yang belum melakukan perekaman e-KTP. Untuk itu, pihaknya terus menggencarkan layanan jemput bola dengan melibatkan pemerintah desa dan kelurahan.

“Kami aktif berkoordinasi dengan perangkat desa untuk memastikan warga, khususnya lansia yang belum rekaman, bisa segera terdata dan dilayani,” jelasnya.

Image Not Found
pelayanan kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Ia menambahkan, keterbatasan fisik menjadi salah satu kendala utama bagi lansia dalam mengakses layanan administrasi kependudukan secara langsung.

“Banyak dari mereka yang sudah tidak memungkinkan datang ke kantor, sehingga kami yang mendatangi mereka melalui layanan jemput bola,” imbuh Hermawan.

Disdukcapil pun mengimbau masyarakat, khususnya warga lanjut usia dan keluarganya, agar segera melakukan perekaman e-KTP. Hal ini penting untuk menjamin akses terhadap berbagai layanan publik.

“Identitas kependudukan adalah hak dasar setiap warga negara. Terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ini sangat penting untuk memastikan mereka tetap mendapatkan pelayanan yang layak,” tegasnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kepadatan di Libur Nataru

    Polres Magetan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kepadatan di Libur Nataru

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Magetan mematangkan langkah pengamanan, termasuk penerapan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah jalur rawan kemacetan. Pengamanan ini menjadi bagian dari Operasi Lilin Semeru 2025, untuk menjaga keamanan dan kelancaran pergerakan masyarakat selama libur panjang Nataru. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun […]

    Bagikan
  • Seniman Reog Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tutup Usia di Usia 80 Tahun

    Seniman Reog Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tutup Usia di Usia 80 Tahun

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kabar duka menyelimuti dunia kesenian Ponorogo. Bikan Gondo wiyono, seniman kawakan asal Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, meninggal dunia pada Kamis malam (29/05/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Mbah Bikan, demikian ia akrab disapa, wafat di usia 80 tahun karena sakit. Kepergian mbah Bikan meninggalkan duka mendalam bagi para pelaku seni, […]

    Bagikan
  • MPFC Bekuk PSIL Lumajang, Uji Coba Jelang Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur

    MPFC Bekuk PSIL Lumajang, Uji Coba Jelang Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dukungan penuh dari suporter Great Bull Boys menggema di Stadion Wilis dan menjadi energi tambahan bagi Madiun Putra FC (MPFC). Tim berjuluk Blue Force itu sukses meraih kemenangan meyakinkan 2–0 atas PSIL Lumajang dalam laga uji coba jelang bergulirnya Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. Dua gol MPFC masing-masing dicetak […]

    Bagikan
  • Viral! Maling Bertopeng Plastik Bobol Minimarket di Ngawi, Rokok Rp30 Juta Raib

    Viral! Maling Bertopeng Plastik Bobol Minimarket di Ngawi, Rokok Rp30 Juta Raib

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pembobolan minimarket kembali terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kali ini pelaku menjalankan aksinya dengan cara tak biasa, yakni menutupi kepala menggunakan tas atau kantong plastik hitam untuk menghindari identifikasi kamera pengawas (CCTV). Peristiwa tersebut terjadi di sebuah minimarket di Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 23.51 […]

    Bagikan
  • Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

    Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kenaikan harga bahan baku terus menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Tidak hanya harga kedelai yang melonjak, kelangkaan minyak goreng kemasan juga memaksa pelaku usaha beralih ke minyak goreng curah yang harganya ikut mengalami kenaikan. Kondisi tersebut dialami Muhadi Suko Utomo (54), perajin kedelai […]

    Bagikan
  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
expand_less