
Sinergia | Ngawi – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan beberapa kendaraan terjadi di Jalan Ngawi–Sine, tepatnya di Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga setempat karena dampak tabrakannya merusak sejumlah kendaraan dan menyebabkan banyak korban luka.
Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebuah Toyota Kijang Pick Up dengan nomor polisi AE 1213 KK, dikemudikan Robert (60), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, menjadi kendaraan pertama yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu.
Selain itu, terdapat Honda Beat S 5073 JW yang dikendarai Tiyas Budiarti (17) asal Desa Girikerto, serta Honda PCX AD 4904 CAE milik Beni Widya Nugroho (23) warga Sragen. Dua motor lain, yakni Honda Supra X AE 6191 JW dan motor Cina AE 4392 KL, yang sedang terparkir di halaman rumah warga bernama Supar (55), juga ikut tertabrak.
Menurut AKP Yuliana, Toyota Kijang Pick Up tersebut melaju dari arah selatan menuju utara dengan membawa enam penumpang. Pada saat yang sama, Honda Beat yang dikendarai Tiyas dan diboncengi Fanina Dwi Noviana datang dari arah berlawanan.
“Beberapa motor lain, seperti PCX, Supra X, dan motor Cina, sedang terparkir di halaman rumah milik warga setempat yang berada di sisi timur jalan,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, sang pengemudi Pick Up diduga kurang berhati-hati hingga tidak mampu mengendalikan laju mobil ketika jarak dengan kendaraan di depannya sudah terlalu dekat.
“Karena pengemudi Pick Up kehilangan kendali, kendaraan itu lebih dulu menabrak Honda Beat, lalu oleng ke kanan dan menghantam tiga motor yang terparkir di halaman rumah warga,” lanjut Yuliana.
Akibat kecelakaan beruntun ini, total delapan orang mengalami luka-luka, terdiri dari dua korban luka berat dan enam luka ringan. Sejumlah kendaraan yang rusak juga telah diamankan sebagai barang bukti.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Seluruh korban sudah kami evakuasi dan dibawa ke Puskesmas Ngrambe untuk mendapatkan penanganan medis,” tegas AKP Yuliana. (Nan/Krs)