Berita Terkini
Trending Tags

Harga Emas Naik 35 Persen Sejak Awal Tahun, Pegadaian Magetan Catat Antusias Masyarakat Menabung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kantor pegadaian magetan dipadati masyarakat dampak kenaikan emas, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sisnergia | Magetan – Harga emas terus meroket sepanjang 2025. Per Kamis (25/9/2025), harga emas 24 karat tercatat naik sekitar 35 persen dibandingkan awal tahun. Saat ini, harga per gram emas berada di kisaran Rp2,1 juta hingga Rp2,2 juta, tergantung jenisnya.

Data terkini menunjukkan harga emas batangan:

– Antam : Rp. 2.272.000/gram

– Galeri 24 : Rp. 2.163.000/gram

– UBS : Rp. 2.201.000/gram

Padahal, pada Januari 2025, harga emas Antam masih berada di kisaran Rp1.680.000 per gram. Kenaikan drastis ini terjadi dalam waktu sembilan bulan.

Manager Bisnis Pegadaian Cabang Magetan, Satria Amongraga, menyebut lonjakan harga emas dipengaruhi banyak faktor eksternal. 

“Sejak awal tahun kenaikannya sudah menyentuh angka 35 persen. Faktor geopolitik, perang global, kenaikan inflasi, hingga penguatan kurs dolar sangat memengaruhi harga emas,” ujarnya.

Satria menambahkan, meski harga emas melonjak, minat masyarakat Magetan untuk berinvestasi justru semakin tinggi.

“Antusiasme masyarakat menabung emas, mengangsur emas, hingga mengambil cicilan emas batangan 24 karat meningkat tajam. Selain produk Antam, emas Galeri 24 yang kami sediakan juga semakin diminati,” jelasnya.

Kenaikan harga emas ini juga tidak lepas dari perkembangan situasi global. Ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah dan Eropa Timur, disertai perlambatan ekonomi Tiongkok, membuat emas kembali menjadi instrumen investasi paling aman atau safe haven. Sementara itu, inflasi di Amerika Serikat yang masih tinggi ikut mendorong penguatan harga logam mulia tersebut.

Di tingkat lokal, tren menabung emas diprediksi akan terus meningkat, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan masyarakat terhadap instrumen lindung nilai kian besar.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Madiun dan sejumlah Polsek meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini terjadi karena SKCK menjadi syarat wajib dalam pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kasat Intelkam Polres Madiun, AKP Nurkholis, mengatakan hingga […]

    Bagikan
  • Dramatis, BPBD Magetan Evakuasi Kambing Jatuh ke Sumur Tua

    Dramatis, BPBD Magetan Evakuasi Kambing Jatuh ke Sumur Tua

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana kepanikan mewarnai Dusun Kedungrejo, Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (27/06/2025) petang. Seekor kambing milik warga tercebur ke dalam sumur tua sedalam 20 meter. Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga dan memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan turun tangan melakukan evakuasi. Insiden bermula saat Suwarno (43), […]

    Bagikan
  • Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tren masyarakat membeli alat bantu dengar secara daring semakin marak. Banyak yang berharap solusi instan untuk gangguan pendengaran dengan membeli alat tersebut melalui marketplace, bahkan dengan harga tinggi. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko besar jika dilakukan tanpa konsultasi tenaga medis. Hal ini ditegaskan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL […]

    Bagikan
  • Berhasil Tekan Angka Stunting, Kota Madiun Raih Dana Insentif Fiskal Rp 7,1 Miliar

    Berhasil Tekan Angka Stunting, Kota Madiun Raih Dana Insentif Fiskal Rp 7,1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Keberhasilan Kota Madiun dalam menurunkan angka stunting mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 yang digelar oleh Kementerian Sekretariat Negara di Auditorium J. Leimena, Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI, Rabu (12/11/2025), Kota Madiun menerima reward Dana Insentif Fiskal (DIF) sebesar Rp. 7,1 […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan melaksanakan pemusnahan barang bukti dari puluhan perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Kegiatan dihadiri Wakapolres Magetan serta sejumlah perwakilan instansi terkait. Dalam pemusnahan periode kedua tahun 2025 yang mencakup putusan sejak Mei hingga November, Kejari memusnahkan barang bukti dari 45 perkara. Perkara tersebut meliputi 7 kasus Kamnegtibum, 11 […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan hingga kini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Selain menunggu pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen, Pemerintah Kabupaten Magetan juga mengusulkan pendirian SR Rintisan sebagai langkah awal percepatan pemenuhan layanan pendidikan bagi warga kurang mampu. SR Rintisan diusulkan berlokasi di Graha Literasi, Plaosan. Proposal lengkap […]

    Bagikan
expand_less