Berita Terkini
Trending Tags

Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Hadi Nasirin peternak Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kekhawatiran akan punahnya populasi ayam hutan hijau (Gallus varius) di alam liar, sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Hadi Nasirin (34), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas, sukses menangkarkan ayam endemik khas Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut di pekarangan rumahnya.

Tak banyak yang tahu, sejak tahun 2004, Hadi sudah jatuh hati pada ayam hutan hijau. Bukan sekadar memelihara, ia menaruh perhatian penuh pada upaya pelestarian melalui penangkaran. Bermodal sepasang indukan tangkapan dari alam, pada 2009 ia mulai membudidayakan spesies eksotis ini. Kini, Hadi telah memiliki 12 ekor ayam hasil ternak nya sendiri.

“Yang satu pasangan aktif bertelur, satu lagi masih proses penjodohan. Ayam ini beda, nalurinya masih kuat seperti di alam. Mereka hanya mau bertelur dua kali setahun, maksimal lima butir, dan belum tentu semua menetas,” ungkapnya, Kamis (03/07/2025).

Bagi Hadi, ayam hutan hijau bukan sekadar koleksi. Corak bulunya yang memikat dan suara kokok yang tak bisa ditiru ayam lain, menjadi daya tarik tersendiri. Namun, ia tak menampik bahwa memelihara ayam ini penuh tantangan, apalagi bagi pemula.

“Rawat ayam tangkapan dari alam itu lebih susah. Tapi karena ternakan saya belum bisa penuhi permintaan pasar, kadang masih harus ambil dari alam, meski sudah jarang,” katanya.

Dari segi ekonomi, ayam-ayam Hadi juga punya nilai tinggi. Anakan usia dua bulan dibanderol Rp450 ribu, sedangkan ayam muda bisa mencapai Rp800 ribu tergantung tingkat kejinakan. Bahkan, pernah satu ekor ayam hasil ternaknya laku hingga Rp11 juta.

“Sebulan bisa dapat sekitar Rp2 juta. Alhamdulillah, cukup buat kebutuhan keluarga,” tutur Hadi.

Meski tinggal di pelosok Magetan, pemasaran ayam eksotis Hadi justru merambah hingga luar daerah. Konsumen paling banyak berasal dari wilayah Jawa Barat yang menurutnya memiliki komunitas penghobi ayam hutan cukup besar.

“Kalau di sini masih sepi. Tapi lewat media sosial, saya sering kirim pesanan ke Jawa Barat. Nanti sore juga mau kirim satu ekor ke sana,” ujarnya sambil menunjukkan salah satu ayam jantannya yang berkilau di bawah sinar matahari.

Lebih dari sekadar usaha rumahan, Hadi menyimpan harapan besar atas aktivitasnya: menekan laju kepunahan ayam hutan hijau akibat perburuan liar. Ia mendorong agar semakin banyak peternak yang ikut menjaga kelestarian spesies ini melalui penangkaran.

“Kalau nggak diternak, ya lama-lama habis di alam. Padahal peminatnya tinggi. Malah ayam hutan hijau ini lebih dicari ketimbang ayam hutan merah,” pungkasnya.

Langkah kecil dari pekarangan rumah Hadi kini menjadi kontribusi nyata dalam pelestarian satwa langka. Dari sisa-sisa barang bekas, ia menyulap harapan untuk alam menjadi nyata lewat sayap-sayap ayam hutan hijau yang terus berkembang biak.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosok AKBP Andin Wisnu Yang Tak Pernah Menyerah, Kini Jabat Kapolres Ponorogo

    Sosok AKBP Andin Wisnu Yang Tak Pernah Menyerah, Kini Jabat Kapolres Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ungkapan usaha tak mengkhianati hasil tampaknya sangat tepat untuk menggambarkan sosok AKBP Andin Wisnu Sudibyo. Siapa sangka, pria yang masa kecilnya serba kekurangan itu kini dipercaya menjadi Kapolres Ponorogo. Lahir 41 tahun silam, Andin kecil tumbuh dalam keluarga sederhana. Ayahnya hanya seorang tamtama, pangkat paling bawah di jajaran kepolisian. Hidup […]

    Bagikan
  • Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pasca insiden ledakan petasan yang menewaskan satu remaja di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Polres Ponorogo menegaskan larangan keras penerbangan balon udara liar dan penggunaan petasan selama Ramadan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah pencegahan jauh sebelum bulan Ramadan tiba. Sosialisasi dan imbauan telah digencarkan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kian serius mengokohkan sektor pariwisata. Lonjakan kunjungan wisatawan dari luar daerah menjadi bukti bahwa potensi wisata perlu diimbangi dengan pelayanan publik yang prima. Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker KUKM) terus mendorong penguatan sektor UMKM dan pedagang kaki […]

    Bagikan
  • Progres Pembangunan KDKMP Magetan Terus Meningkat, Pencapaian Tertinggi Dalam Pemetaan Lahan

    Progres Pembangunan KDKMP Magetan Terus Meningkat, Pencapaian Tertinggi Dalam Pemetaan Lahan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga 26 Januari 2026, Kodim 0804/Magetan mencatat sudah 162 titik desa/kelurahan masuk dalam progres pembangunan, meningkat dari 151 titik pada pekan sebelumnya. Dandim 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, menjelaskan bahwa sejumlah lokasi masih menjalani verifikasi lanjutan seperti […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah pertama ajang UI GreenCityMetric 2025, sebuah forum penilaian kota berkelanjutan yang digagas Universitas Indonesia. Pengumuman sekaligus penyerahan penghargaan dilaksanakan di Hotel Mercure, Kamis (02/10/2025), diikuti oleh 71 pemerintah daerah dari berbagai penjuru tanah air. Wali Kota Madiun, Maidi, mendapat kesempatan membuka […]

    Bagikan
  • Ini Dampak KA Kertanegara Tertemper Truk Pengangkut Pupuk Di Kediri

    Ini Dampak KA Kertanegara Tertemper Truk Pengangkut Pupuk Di Kediri

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kediri – Insiden kecelakaan melibatkan KA Kertanegara relasi Stasiun Malang-Purwokerto tertemper truk di JPL 267 KM 174+816 antara Stasiun Kras-Ngadiluwih menggemparkan warga di sekitar di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Akibat kerasnya benturan, KA Kertanegara menjadi ringsek dan menghentikan perjalanan. Sementara itu, truk nopol AG 8154 GD yang […]

    Bagikan
expand_less