Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aksi pemasangan barikade sungai oleh kelompok peduli sungai tambak kemangi, Foto: Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April dimaknai dengan aksi nyata oleh kelompok pemuda di Ponorogo. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi melakukan pemasangan barikade sampah di aliran sungai kawasan Tambak Kemangi, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo.

Aksi yang dilakuka ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari petugas kelurahan, aparat kepolisian, hingga TNI. Kegiatan dipusatkan di bantaran sungai Jalan Insinyur Juanda sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperingati Hari Bumi.

Barikade dibuat dari bahan bekas seperti ban mobil, rantai motor, dan botol air mineral. Meski sederhana, inovasi ini dinilai efektif untuk menahan sampah yang terbawa arus sungai agar tidak menyebar ke hilir.

Barikade tersebut dipasang melintang dan mengapung di aliran sungai. Fungsinya sebagai penyekat sampah, sehingga ketika sampah menumpuk, petugas dapat dengan mudah menarik salah satu sisi barikade untuk kemudian mengumpulkan dan membuang sampah ke tempat pembuangan.

Anggota KPS Pepeling Tambak Kemangi, Adi Saputra, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sungai yang mulai tercemar sampah, bahkan hingga berdampak pada lahan pertanian warga.

“Tujuan pemasangan barikade ini untuk menahan sampah agar tidak menyebar ke mana-mana, terutama agar tidak sampai ke area persawahan. Karena sudah ada keluhan dari petani terkait sampah yang terbawa aliran air,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahan yang digunakan berasal dari barang bekas karena sebagian besar anggota komunitas merupakan pengumpul sampah, sehingga memanfaatkan apa yang tersedia.

Selain menjaga kebersihan sungai dan ekosistemnya, aliran sungai di kawasan tersebut juga berperan penting dalam mengairi puluhan hektare sawah di Kelurahan Tonatan dan Bangunsari.

Lurah Tonatan, Agoes Sudibyo, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri mendukung penuh inisiatif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Harapannya, sampah yang terbawa arus air, terutama saat hujan deras, bisa terfilter. Sehingga sungai di sekitar sini tetap bersih dan tidak mengganggu pengairan,” jelasnya.

Melalui aksi ini, para pemuda berharap langkah sederhana yang mereka lakukan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Selain itu, mereka juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satpol PP Madiun Gerebek Penjual Miras di Jiwan, Puluhan Botol Minol Disita

    Satpol PP Madiun Gerebek Penjual Miras di Jiwan, Puluhan Botol Minol Disita

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Madiun mengamankan puluhan botol minuman beralkohol (minol) dalam operasi penegakan peraturan daerah di wilayah Kecamatan Jiwan, Rabu (13/5/2026). Operasi tersebut dilakukan sebagai upaya menekan peredaran minuman beralkohol ilegal yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah […]

    Bagikan
  • Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Identitas para pelaku perampokan minimarket 24 jam di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap dua dari empat pelaku komplotan spesialis perampok minimarket lintas kota. Dua tersangka yang sudah diamankan adalah HK, warga Kabupaten Demak, dan SD, warga Kabupaten Cirebon. Keduanya ditangkap di wilayah Depok, Jawa Barat, setelah polisi […]

    Bagikan
  • Bus Mila Tabrak Truk Tronton di Tol Ngawi–Kertosono, Begini Penjelasan PT JNK

    Bus Mila Tabrak Truk Tronton di Tol Ngawi–Kertosono, Begini Penjelasan PT JNK

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Mila dan truk tronton terjadi di KM 594/B Ruas Jalan Tol Ngawi–Kertosono, Jawa Timur, pada Sabtu (31/1/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan sekitar 20 orang menjadi korban luka, baik ringan maupun berat. Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.11 WIB saat kedua kendaraan melaju dari arah […]

    Bagikan
  • Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sentra kerajinan rebana di Dukuh Jalen, Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah dikenal luas, bahkan hingga ke mancanegara. Berkat kualitas yang unggul, rebana dari desa ini banyak diminati oleh pasar luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, hingga Korea Selatan. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1980 dan kini diteruskan […]

    Bagikan
  • Miris! Ayah Tiri di Magetan Aniaya Remaja 14 Tahun, Akui Juga Lakukan Tindakan Asusila

    Miris! Ayah Tiri di Magetan Aniaya Remaja 14 Tahun, Akui Juga Lakukan Tindakan Asusila

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa remaja berinisial SD (14) di Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Magetan resmi menetapkan BA (41), warga Kecamatan Bendo, sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan. Keputusan tersebut diambil setelah penyidik memastikan adanya bukti awal yang kuat terkait dugaan […]

    Bagikan
  • Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

    Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.712
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ngawitan Sunan Kalijogo di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap tiga santriwati. Terlapor diketahui adalah DAN (50). Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah para korban resmi melapor pada Jumat […]

    Bagikan
expand_less