Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Marak Isu Beras Premium Oplosasn, Produsen Beras di Madiun Pilih Hentikan Produksi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
surat pemberhentian dari CV Martindo Rice Indonesia, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Di tengah maraknya isu peredaran beras premium oplosan, CV Martindo Rice Indonesia memutuskan menghentikan sementara produksi beras merek Bulan Emas, Palur, dan Palur Ping. Kebijakan ini berlaku sejak 4 Agustus 2025 dan belum ditentukan batas waktunya. Keputusan tersebut disampaikan manajemen melalui surat terbuka yang ditujukan kepada seluruh konsumen dan distributor.

Dalam surat itu, perusahaan yang berlokasi di Desa Palur, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, mengaku menghadapi tekanan berat akibat kenaikan harga bahan baku sekaligus kewajiban mematuhi regulasi pemerintah terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) dan standar kualitas beras.

“Banyak tantangan yang harus dihadapi bisnis komoditas beras. Kenaikan harga bahan baku semakin sulit dikendalikan, sementara kami berkomitmen memenuhi regulasi pemerintah tentang HET dan kualitas beras premium maupun medium,” tulis manajemen dalam surat yang beredar.

Pemilik CV Martindo Rice Indonesia, Suwito, hanya memberikan keterangan singkat alasan penutupan produksi beras premium ditempatnya lantaran harga gabah saat ini cenderung tinggi.

“Iya mas memang kita berhenti sementara karena harga gabah yg tinggi, sekarang harga gabah sudah turun jadi kita sudah mulai produksi lagi” ucap Suwito.

Berdasarkan pantauan pada Rabu (13/08/2025), pagar penggilingan tampak tertutup rapat, meski diduga masih terdapat aktivitas di dalamnya. Melalui suratnya, perusahaan meminta maaf kepada konsumen atas penghentian produksi tersebut dan berharap situasi segera membaik agar seluruh varian beras bisa kembali dipasarkan.

“Kepatuhan terhadap kebijakan HET adalah wujud komitmen kami menjaga stabilitas pangan dan melindungi konsumen,” tulis manajemen dalam surat yang sama.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Kreasi Cetak ke Digital, Smazapul Asah Pewarta Muda

    Dari Kreasi Cetak ke Digital, Smazapul Asah Pewarta Muda

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ekstrakurikuler Jurnalistik SMAN 1 Pulung (Smazapul) mengadakan pendidikan dan latihan (diklat) jurnalistik pada 24 dan 28 September 2025. Kegiatan dua hari ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan dasar jurnalistik sekaligus praktik langsung di lapangan. Pada hari pertama, kegiatan dipusatkan di sekolah dengan menghadirkan narasumber Eka Wulan, jurnalis Radio Republik Indonesia (RRI) […]

    Bagikan
  • Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai masih menjadi persoalan di Kabupaten Ponorogo. Di tengah himpitan ekonomi, sebagian warga mengaku terpaksa memilih rokok jenis ini karena harganya jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi bercukai. Ahmad, seorang warga Kecamatan Pulung, mengaku sering menjumpai rokok ilegal beredar di lingkungannya. Meski sadar bahwa produk tanpa […]

    Bagikan
  • Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup drainase di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri memicu keprihatinan pemerintah daerah. Selain merugikan keuangan daerah, hilangnya fasilitas umum tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Besi penutup drainase yang hilang merupakan bagian dari infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Madiun resmi dimulai pada Jumat (31/7/2026). Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi, Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, sekaligus menandai dimulainya operasional sekolah berasrama bagi ratusan siswa dari keluarga prasejahtera. Sebanyak 260 peserta didik yang […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan 52 Dapur Pemenuhan Gizi hingga Akhir 2025

    Pemkab Madiun Targetkan 52 Dapur Pemenuhan Gizi hingga Akhir 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan pendirian 52 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga akhir 2025. Target ini menyusul bertambahnya unit SPPG yang sudah mulai beroperasi di sejumlah wilayah. Salah satunya SPPG Polres Madiun di bawah naungan Yayasan Bhayangkari, yang telah menyalurkan 2.492 paket makanan bergizi gratis ke 24 sekolah di […]

    Bagikan
  • Balon Udara Besar Jatuh di Kebun Ketela Warga, Sempat Diambil Anak-Anak

    Balon Udara Besar Jatuh di Kebun Ketela Warga, Sempat Diambil Anak-Anak

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah balon udara berukuran besar jatuh di kebun ketela milik warga di Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (26/3/2026) siang. Balon tersebut diketahui masih dalam kondisi mengembang dan sempat mengeluarkan asap saat pertama kali ditemukan. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Balon udara tanpa awak tersebut memiliki […]

    Bagikan
expand_less