Berita Terkini
Trending Tags

Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana apel ASN di Magetan jelang pengadaan aparatur memasuki tahap akhir penentuan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur sipil negara di Kabupaten Magetan memasuki fase penting jelang akhir 2025. Ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan, sementara masyarakat masih bertanya-tanya soal kapan formasi CPNS 2026 akan dibuka.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, tahun anggaran 2025 memuat 1.122 formasi PPPK Paruh Waktu. Mayoritas diisi tenaga teknis, di antaranya 1.010 posisi Operator Layanan Operasional dan 74 Pengelola Umum Operasional. Selain itu, terdapat formasi guru seperti Guru Kelas SD dan Guru Agama Islam.

Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, memastikan proses PPPK Paruh Waktu kini berada pada tahap akhir. “PPPK paruh waktu saat ini proses penerbitan SK. Prosesnya berjenjang, setelah verifikasi dokumen kemudian diusulkan ke BKN untuk penetapan nomor induk,” jelasnya.

Masruri menegaskan penerbitan SK dilakukan bertahap sesuai penyelesaian verifikasi. Ia menambahkan bahwa masih banyak formasi yang kosong, namun semuanya tengah dibahas oleh tim penilai kinerja. BKPSDM mencatat saat ini terdapat 102 jabatan kosong dari eselon II hingga IV.

“Ini sedang berproses. Kita lalui dulu ya, perlu pembahasan tim penilai kinerja, lalu dilaporkan ke Ibu Bupati, kemudian minta pertek ke BKN. Prosesnya seperti itu,” terangnya.

Terkait rotasi atau mutasi jabatan dalam waktu dekat, Masruri enggan membeberkan lebih jauh. “Nanti saja, masih proses pembahasan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, proses seleksi CPNS 2024 telah rampung. Dari 3.204 pelamar, sebanyak 2.717 lolos administrasi dan berhak mengikuti SKD. Setelah integrasi nilai SKD–SKB, sebanyak 227 peserta resmi diangkat sebagai CPNS dan menerima SK pada April 2025. Namun untuk tahun 2026, pengisian CPNS melalui jalur PPPK, Masruri menegaskan belum ada aturan yang memperbolehkan hal itu.

“Belum ada ketentuannya,” tegasnya.

Harapan masyarakat untuk mengetahui formasi CPNS 2026 masih harus ditahan. Hingga kini, pemerintah daerah belum memperoleh petunjuk teknis dari Kementerian PAN-RB. “Formasi CPNS 2026 belum ada petunjuk teknisnya,” ujar Masruri.

Tanpa petunjuk teknis tersebut, Pemkab Magetan tidak dapat menetapkan kebutuhan ASN maupun mengajukan formasi baru. Kebutuhan ASN baru semakin mendesak mengingat jumlah pegawai yang pensiun setiap tahunnya cukup besar.

“Tahun ini sekitar empat ratusan yang pensiun. Tahun depan sekitar tiga ratus sekian. Setiap tahun kisarannya tiga ratus sampai empat ratus ASN,” ungkap Masruri.

Masruri mengingatkan masyarakat, terutama peserta PPPK dan calon pelamar CPNS, untuk menghindari informasi tidak valid. “Semua informasi akan diumumkan melalui kanal resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya.

Dengan banyaknya jabatan kosong dan tingginya kebutuhan ASN baru, semua pihak kini menunggu “lampu hijau” dari pemerintah pusat agar pengisian formasi CPNS dan PPPK di Magetan dapat berjalan optimal. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan Play Button

    Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana relokasi 164 pedagang yang selama ini berjualan di pelataran Pasar Sayur Magetan memasuki tahap konsolidasi lanjutan. Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan proses penataan ini tidak hanya memindahkan pedagang ke Los Baru di Jalan Tembus Timur. Namun, juga menyiapkan ekosistem perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Targetkan Kepala Sekolah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    Wali Kota Maidi Targetkan Kepala Sekolah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan komitmennya terhadap keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan dengan melantik 16 kepala sekolah baru. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Adiwiyata Barat, Dinas Pendidikan Kota Madiun, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi pada Jumat (23/05/2025). Pelantikan ini dilakukan sebagai respon cepat atas banyaknya kursi kepala […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir Bandang Ratusan Rumah Terendam Lumpur, Jembatan Putus 10 KK Terisolir

    Diterjang Banjir Bandang Ratusan Rumah Terendam Lumpur, Jembatan Putus 10 KK Terisolir

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bencana banjir bandang menerjang Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun Selasa Petang (28/01/2025). Terlihat sebuah video amatir warga menunjukan luapan air sungai yang merendam ratusan rumah warga.  Berbagai perabotan rumah tangga terbawa arus banjir. Termasuk dokumen bahkan seekor sapi milik salah satu warga turut hanyut terkena terjangan banjir.  […]

    Bagikan
  • Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun angkat bicara terkait dugaan pencemaran limbah yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Sumberjo, Kecamatan Geger. Dugaan pencemaran itu sebelumnya dikeluhkan petani setempat lantaran limbah berupa air bercampur minyak diduga mengalir ke area persawahan dan menimbulkan bau menyengat. Kepala DLH […]

    Bagikan
  • Bahana Bersahaja di Bulakrejo, Ketika Pelayanan Publik Benar-Benar Turun ke Desa photo_camera 5

    Bahana Bersahaja di Bulakrejo, Ketika Pelayanan Publik Benar-Benar Turun ke Desa

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Udara pagi menyapa rombongan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi saat melangkah menyusuri jalan Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo pada Rabu (11/02/2026). Bersama Forkopimda serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Madiun, Bupati tilik para lansia. Tidak sekedar menyapa, namun juga bersenda gurau dengan para lansia sekaligus menyerahkan bantuan. […]

    Bagikan
  • Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satu pemandangan tidak biasa muncul dalam Rapat Paripurna DPRD Magetan pada Senin siang (29/12/2025). Di tengah proses pengambilan keputusan atas Raperda Perumda Air Minum Lawu Tirta, sebuah kursi yang semestinya diisi perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan justru dibiarkan kosong. Paripurna yang umumnya dihadiri lengkap unsur Forkopimda itu tetap diikuti oleh Pengadilan […]

    Bagikan
expand_less