Berita Terkini
Trending Tags

Minyak Goreng Mahal dan Langka, Pelaku UMKM Ngawi Terpaksa Menaikkan Harga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 196
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
UMKM Ngawi terdampak mahal dan langkanya minyak goreng, (23/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Lonjakan harga minyak goreng yang diiringi kelangkaan pasokan di pasaran memberikan tekanan serius bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Untuk menjaga keberlangsungan usaha, para pelaku UMKM akhirnya menyesuaikan harga jual produk, meski konsekuensinya berisiko ditinggalkan pelanggan.

Kondisi ini terlihat di sentra keripik tempe Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. Para perajin mengaku biaya produksi meningkat tajam akibat kenaikan harga minyak goreng yang menjadi bahan utama. Sejak awal Maret 2026, harga minyak goreng melonjak dari Rp 320 ribu menjadi Rp 370 ribu per kardus berisi 18 kilogram. Di sisi lain, stok di pasaran juga semakin sulit didapat.

Salah satu perajin, Endita, menyebut kebutuhan minyak goreng untuk produksinya bisa mencapai 10 kardus per hari. Situasi ini membuat beban operasional meningkat drastis.

“Kenaikan paling terasa di minyak goreng. Kami harus mencari cara agar tetap produksi, akhirnya harga jual dinaikkan sekitar seribu rupiah per kemasan, sementara ukuran tidak berubah,” jelasnya, Kamis (23/4/2026).

Tak hanya minyak goreng, bahan baku lain seperti kedelai dan plastik juga mengalami kenaikan harga. Dengan kondisi tersebut, para perajin menilai penyesuaian harga menjadi satu-satunya pilihan, karena pengurangan ukuran produk dinilai kurang efektif.

“Ya jumlah yang beli turun kalau harganya naik. tetapi mau gimana lagi kalau biaya produksi juga naik. Itu terpaksa kami ambil biar tidak makin rugi,”pungkasnya.

Keluhan serupa juga disampaikan pedagang makanan di kawasan street food Alun-alun Ngawi. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan minyak goreng, terutama jenis curah yang kini semakin langka di pasaran. Pedagang, Iik Sri Sunarti, mengatakan kenaikan harga jual tidak bisa dihindari.

“Sekarang mencari minyak curah sangat sulit, bahkan MinyaKita juga tidak tersedia. Mau tidak mau, harga kami naikkan sekitar seribu rupiah,” ujarnya.

Para pelaku UMKM berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengendalikan harga sekaligus memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran. Pasalnya, komoditas tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kelangsungan usaha mereka sehari-hari. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKMP Banjarejo Resmi Beroperasi, Bagian Langkah Pemkot Madiun Tekan Inflasi Daerah

    KKMP Banjarejo Resmi Beroperasi, Bagian Langkah Pemkot Madiun Tekan Inflasi Daerah

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banjarejo resmi mulai beroperasi pada Minggu (07/12/2025). Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Kehadiran KKMP ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menekan angka inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Wali Kota Maidi menegaskan bahwa KKMP berperan penting dalam menjaga stabilitas […]

    Bagikan
  • Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo sejak Selasa (21/1/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan sejumlah tanggul di beberapa desa jebol. Salah satu yang terdampak adalah Desa Bringinan, Kecamatan Jambon. Luapan Sungai Bringinan menghancurkan tanggul sepanjang 15 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Hal itu menyebabkan lahan pertanian warga terendam banjir hingga […]

    Bagikan
  • Realisasi Beras SPHP Bulog Madiun di Tahun 2025 Capai 8.400 Ton

    Realisasi Beras SPHP Bulog Madiun di Tahun 2025 Capai 8.400 Ton

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulog Cabang Madiun mencatatkan realisasi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pokok (SPHP) tahun 2025 ini sebanyak 8.400 ton. Tahun ini, Bulog Madiun ditargetkan realisasi serapan beras SPHP sekitar 10.000 ton. “Realisasi SPHP di Bulog Madiun sekitar 8.400 ton, dari target 10.000 ton. Jadi ya sudah mencapai 80 persen. Memang […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Gelar Seleksi Tahap I Petugas Haji 2026

    Kemenag Kota Madiun Gelar Seleksi Tahap I Petugas Haji 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun menggelar Seleksi Tahap I Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter untuk musim haji 1447 H/2026. Kegiatan seleksi berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kota Madiun pada Kamis (04/12/2025). Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, menjelaskan bahwa mekanisme seleksi ini […]

    Bagikan
  • Paceklik Anggaran, PKB dan Partai Golkar Mendukung Penggabungan OPD Pemkab Madiun

    Paceklik Anggaran, PKB dan Partai Golkar Mendukung Penggabungan OPD Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Wakil rakyat yang duduk di gedung DPRD Kabupaten Madiun bersikap mendukung penuh terkait opsi penggabungan sejumlah OPD. PKB dan Partai Golkar menilai opsi ini menjadi salah satu sikap cerdas disaat paceklik anggaran. “Pada dasarnya FPKB mendukung dalam rangka efesiensi anggaran Pemkab Madiun, dengan prinsip ramping struktur namun kaya fungsi,” tegas […]

    Bagikan
  • Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Magetan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam Pandangan Umum (PU) atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, mereka menyoroti lemahnya sistem yang dinilai semrawut dan membuka celah besar kebocoran. Menurut anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, pengelolaan PAD hingga […]

    Bagikan
expand_less