Berita Terkini
Trending Tags

Mohammad Nuh Nilai Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memuliakan Kaum Dhuafa

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Mohammad Nuh, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat (SR) yang juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Mohammad Nuh, menegaskan bahwa progres pelaksanaan Sekolah Rakyat terus berjalan dengan baik. Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan ke Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (14/05/2025).

“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat progresnya terus berjalan. Besok pagi insyaallah kita rapat dengan beberapa menteri yang terkait, termasuk Mendagri, Menpan-RB, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, guna menyiapkan tenaga kependidikan seperti guru dan kepala sekolah,” ujar Mohammad Nuh.

Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang ditujukan untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Ponorogo pun menyatakan dukungan penuh terhadap program ini dan menargetkan pembukaan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran baru 2025/2026, dimulai Juli mendatang.

Menurut Nuh, saat ini tim tengah menyelesaikan penyusunan kurikulum yang dibagi menjadi tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan penguatan karakter saat siswa menjalani program asrama atau boarding.

“Persiapan fisik, mentalitas, dan akademik anak-anak akan kami gembleng. Disiplin, rasa percaya diri, kesetiakawanan, serta semangat juang mereka akan dibentuk sejak awal,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan sekolah, Sekolah Rakyat akan mengadopsi kurikulum nasional yang baru. Sementara pada malam hari saat siswa berada di asrama, mereka akan mendapatkan pembinaan karakter dan keterampilan hidup (life skill), termasuk keterampilan berbasis digital.

“Kita ingin menciptakan generasi multi-talenta, yang punya kecakapan teknis dan digital. Karakter cinta tanah air, kebangsaan, dan keagamaan juga akan kita tanamkan secara kuat,” tegasnya.

Nuh menegaskan, program ini bukan untuk bersaing dengan sekolah formal yang sudah ada, melainkan sebagai pelengkap. Salah satu pendekatan penting dalam rekrutmen siswa adalah menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera berdasarkan data pemerintah, termasuk desil satu, yang sudah dimiliki tim.

“Kita tidak ingin hanya mendidik anaknya saja, tetapi juga memberdayakan orang tuanya secara ekonomi. Jadi, pendidikan anak berjalan, ekonomi keluarga pun ikut tumbuh,” katanya.

Untuk tahap awal, Sekolah Rakyat di Ponorogo akan menggunakan Gedung Sentra Industri di Kelurahan Tambakbayan sebagai lokasi sementara, sambil menunggu pembangunan gedung utama. Dengan semangat gotong royong, Mohammad Nuh mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk bersama-sama menyukseskan program ini.

“Kalau kita ingin anak-anak dhuafa ini bangkit, maka kita semua harus siap. Tidak mungkin mereka siap kalau kita tidak menyiapkan mereka dengan baik,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Baru Magetan Lantai 2 Bertahan Ditengah Ekonomi Lesu

    Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Baru Magetan Lantai 2 Bertahan Ditengah Ekonomi Lesu

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi lantai dua Pasar Baru Magetan kian memprihatinkan. Deretan los tampak tertutup rapat dengan gembok, sementara sebagian lainnya kosong tanpa penghuni. Situasi tersebut menjadi potret suram dari perputaran ekonomi yang tak kunjung bergairah di pusat perdagangan milik pemerintah daerah ini. Sejumlah pedagang mengaku hanya bisa bertahan meski pembeli jarang terlihat naik […]

    Bagikan
  • Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menyoroti kredit macet di Perumda Bank Madiun yang nilainya ditaksir mencapai milyaran rupiah. Pinjaman itu disalurkan untuk sebuah usaha di Dusun Panggung, Desa/Kecamatan Dagangan, namun kini bermasalah dalam pengembalian. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudy Triswahono, mengatakan indikasi kredit bermasalah tersebut sudah […]

    Bagikan
  • CCTV Rekam Aksi Pencurian di Minimarket Ngawi, Pelaku Diduga Beraksi Berkelompok

    CCTV Rekam Aksi Pencurian di Minimarket Ngawi, Pelaku Diduga Beraksi Berkelompok

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Aksi pencurian di sebuah minimarket di Kabupaten Ngawi terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 18 detik itu, seorang perempuan terlihat menyembunyikan barang curian dengan modus menjepitnya di antara kedua kaki, lalu menutupinya menggunakan gamis. Peristiwa tersebut terjadi di Kharisma Minimarket, Dusun Pucanganom, Desa Kendal, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Dezi Setiapurnama Dicopot, Ditarik ke Kejagung Setelah Pemeriksaan Internal

    Kajari Magetan Dezi Setiapurnama Dicopot, Ditarik ke Kejagung Setelah Pemeriksaan Internal

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Magetan kembali berganti. Dezi Setiapurnama, yang belum genap tiga bulan memimpin institusi tersebut, dikabarkan ditarik ke Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menjalani pemeriksaan oleh tim internal. Perubahan pucuk pimpinan ini menambah panjang dinamika di lingkungan Kejaksaan Negeri Magetan.  Dimana, sebelumnya Kejari Magetan dipimpin Yuana Nurshiyam sebelum […]

    Bagikan
  • Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Akses jalan penghubung antara Dusun Wonomulyo dan Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, lumpuh total selama beberapa jam akibat longsor yang terjadi pada Jumat (23/05/2025). Tebing setinggi 10 meter runtuh dan menimbun badan jalan sepanjang 5 meter dengan material batu dan tanah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung menghambat […]

    Bagikan
  • 8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –  Selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli, Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir. Satlantas Polres Ponorogo mencatat sebanyak 8.924 pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung. Setidaknya ada 5.418 pelanggar hanya diberikan teguran, sementara 3.484 lainnya dikenai sanksi tilang. Mayoritas pelanggar berasal dari kalangan pelajar. “Jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu, […]

    Bagikan
expand_less