Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 25
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disdukcapil Kabupaten Magetan berinovasi menghadirkan aplikasi Pak Tuwa untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di tengah derasnya arus digitalisasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus berbenah. Inovasi demi inovasi lahir demi memberikan pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Salah satu terobosan yang sempat menjadi sorotan adalah hadirnya aplikasi Pak Tuwa. Nama yang terdengar sederhana ini ternyata menyimpan kepanjangan Pelayanan Administrasi Kependudukan Tutul WhatsApp. Sesuai namanya, layanan ini dirancang agar masyarakat cukup “mengetuk” aplikasi percakapan WhatsApp untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Awalnya, Pak Tuwa hanya fokus pada penerbitan akta kematian. Namun seiring waktu, aplikasinya berkembang menjadi layanan lintas administrasi. Masyarakat bisa mengajukan dokumen tanpa perlu antre panjang di kantor Disdukcapil. Hingga saat ini, aplikasi Pak Tuwa digunakan rata-rata oleh 5–10 pemohon setiap harinya.

Novita Gamasika, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Magetan, menceritakan bahwa aplikasi ini mendapat sambutan positif, khususnya dari kalangan muda.

“Kita menggunakan aplikasi Pak Tuwa kemudian kita kembangkan lagi. Untuk pelayanan dokumennya gratis, namun untuk pengiriman hingga ke rumah memang dikenakan biaya karena melalui jasa kurir. Kita bekerja sama dengan PT Pos dan JNE. Aplikasi ini ramai digunakan, terutama saat pelayanan di kecamatan sempat tutup. Rata-rata penggunanya adalah generasi muda yang sibuk atau mager. Jadi, sambil rebahan di rumah, urusan dokumen bisa tetap jalan,” jelas Novita.

Namun, Disdukcapil Magetan tidak berhenti di situ. Mereka kini tengah menyiapkan generasi baru dari layanan digital tersebut, yang diberi nama Pak Bagus. Jika Pak Tuwa berbasis WhatsApp, maka Pak Bagus dirancang lebih modern karena berdiri di platform aplikasi tersendiri.

“Saat ini sudah kita buatkan aplikasi terbaru bernama Pak Bagus. Nanti masyarakat tinggal menginstalnya melalui Playstore. Sistemnya mirip dengan Pak Tuwa, tapi lebih lengkap. Ada opsi dokumen diantar ke rumah lewat jasa kurir, atau bisa diambil langsung melalui layanan drive thru. Jadi tidak perlu lagi masuk ke belakang kantor untuk mengambil dokumen,” terang Novita.

Tak hanya soal kemudahan akses, aspek keamanan data juga menjadi perhatian. Karena tidak lagi berbasis WhatsApp, aplikasi Pak Bagus diyakini lebih aman. “Pak Bagus ini murni dibuat internal kami, jadi dari sisi keamanan datanya lebih terjamin,” imbuh Novita.

Rencananya, aplikasi Pak Bagus akan resmi diluncurkan pada September mendatang. Dengan kehadirannya, Disdukcapil Magetan berharap layanan administrasi kependudukan menjadi semakin dekat, praktis, dan ramah bagi masyarakat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Harapan Warga Untuk Maidi-F. Bagus Panuntun Yang Telah Dilantik Sebagai Walikota-Wakil Walikota Madiun

    Ini Harapan Warga Untuk Maidi-F. Bagus Panuntun Yang Telah Dilantik Sebagai Walikota-Wakil Walikota Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota pada Kamis (20/2/2025) di Istana Negara disambut gembira oleh sejumlah masyarakat Kota Madiun. Terlihat di depan Balaikota Madiun banyak karangan bunga dengan bibit pohon berbuah yang sudah berjejer. Tak hanya karangan bunga dengan bibit pohon berbuah, sejumlah masyarakat Kota Madiun juga memberikan ucapan selamat atas […]

    Bagikan
  • Ratusan Sapi di Ngawi Terjangkit PMK, 13 Ekor Mati

    Ratusan Sapi di Ngawi Terjangkit PMK, 13 Ekor Mati

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi memberlakukan screening ketat terhadap ternak sapi yang masuk ke pasar hewan setempat. Langkah ini diambil menyusul laporan ratusan sapi di Kabupaten Ngawi yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi adanya ternak yang terinfeksi PMK sebelum masuk ke pasar. “Dari data kami hingga […]

    Bagikan
  • Harkitnas 2025, Ratusan Pesilat 14 Perguruan Guyub Rukun Simbol Kebangkitan Dan Kerukunan

    Harkitnas 2025, Ratusan Pesilat 14 Perguruan Guyub Rukun Simbol Kebangkitan Dan Kerukunan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Selasa (20/05/2025). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dengan cara yang tak biasa. Sebanyak 14 perguruan silat di wilayah itu dilibatkan langsung dalam upacara. Tak sekadar hadir, para pesilat juga mendapat kejutan istimewa. Bupati Madiun Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Berencana Buat Seragam Khusus Pelajar Bernuansa Penadon

    Pemkab Ponorogo Berencana Buat Seragam Khusus Pelajar Bernuansa Penadon

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berencana membuat seragam sekolah khusus bagi pelajar dengan tidak meninggalkan ciri khas lokal, yakni pakaian penadon. Seragam itu diberi nama donda untuk pelajar putra dan dondi untuk pelajar putri. Seragam donda dondi rencananya akan dipakai seminggu sekali oleh seluruh siswa, mulai tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun menertibkan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan. Kasi Binwasluh Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Tatik Wiyati, mengatakan penanganan dilakukan setelah menerima laporan warga. ODGJ tersebut berada di kawasan itu […]

    Bagikan
  • Raperda Penyertaan Modal Rp. 10 Miliar untuk Perumda Sari Gunung Segera Dibahas DPRD Ponorogo

    Raperda Penyertaan Modal Rp. 10 Miliar untuk Perumda Sari Gunung Segera Dibahas DPRD Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seluruh fraksi DPRD Ponorogo menyampaikan saran, masukan, dan catatan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung. Catatan tersebut disampaikan oleh masing-masing juru bicara fraksi dalam rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum (PU) fraksi dewan, Kamis (30/10/2025). Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I […]

    Bagikan
expand_less