Berita Terkini
Trending Tags

34.920 Warga Magetan Terdampak Penonaktifan PBI JKN, Dinsos Jelaskan Mekanisme Reaktivasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 303
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelayanan Informasi di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Magetan. Foto: Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Puluhan ribu warga di Kabupaten Magetan mengalami penonaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Berdasarkan data terbaru, sebanyak 34.920 peserta dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial RI. Kondisi ini membuat sejumlah warga mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Magetan untuk meminta klarifikasi dan informasi proses reaktivasi.

Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut merupakan hasil pemutakhiran data melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses pembaruan dilakukan pemerintah pusat secara berkala.

“Berdasarkan pembaruan data per Februari, sekitar 34.920 warga terdata sebagai peserta yang dihentikan keanggotaannya. Setelah itu, memang beberapa warga datang karena baru mengetahui status kepesertaannya berubah saat hendak berobat,” jelas Parminto, Jumat (6/2/2026).

Ia menegaskan bahwa pembaruan data dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

Menurut Parminto, peserta yang dinonaktifkan berada pada kategori Desil 6 hingga 10, yakni kelompok yang dinilai memiliki tingkat kesejahteraan lebih tinggi. Sementara itu, kebijakan PBI JKN hanya menyasar warga pada Desil 1 hingga 5.

“Secara data, warga yang masuk desil tersebut dianggap mengalami peningkatan kesejahteraan sehingga tidak memenuhi syarat lagi sebagai penerima bantuan PBI JKN,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perubahan status desil dapat bergeser sewaktu-waktu karena dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain pemutakhiran data oleh pusat, sanggahan desa, hingga proses graduasi penerima bantuan sosial.

Pada Januari 2026, tercatat 233.506 jiwa sebagai penerima aktif PBI JKN di Magetan. Angka itu dipastikan menurun setelah penonaktifan puluhan ribu peserta pada Februari.

Meski dinonaktifkan, warga yang terdampak tetap memiliki peluang untuk kembali menjadi peserta aktif. Reaktivasi dapat dilakukan melalui pemerintah desa.

“Pengajuan bisa dilakukan lewat desa dengan membawa surat keterangan dari desa dan rujukan fasilitas kesehatan tingkat pertama,” terang Parminto.

Selain itu, warga juga diperkenankan mengajukan pemutakhiran data desil jika merasa kondisi sosial ekonominya tidak sesuai dengan catatan DTSEN. Proses pembaruan data ini dilakukan setiap tiga bulan.

Untuk kebutuhan mendesak, Parminto menyarankan warga menggunakan BPJS mandiri terlebih dahulu sambil menunggu proses reaktivasi selesai.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Tersangka Mashudi Ajukan Penangguhan Penahanan

    Kuasa Hukum Tersangka Mashudi Ajukan Penangguhan Penahanan

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setelah ditetapkan statusnya sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah jalan tol dan ditahan Kejaksaan Negeri kabupaten Madiun, Mashudi akan mengajukan penangguhan penahanan.  Pasalnya, tersangka yang merupakan mantan Camat Sawahan itu mengidap kasus kanker paru-paru stadium empat.  “Saya akan mengajukan penangguhan penahanan tahanan kota. Karena apa, klien saya […]

    Bagikan
  • Status Ketua DPRD Magetan Tunggu Putusan Inkrah, Parpol Siapkan PLT hingga Definitif

    Status Ketua DPRD Magetan Tunggu Putusan Inkrah, Parpol Siapkan PLT hingga Definitif

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kelanjutan jabatan Ketua DPRD Kabupaten Magetan yang tersandung kasus dugaan korupsi pokok pikiran (pokir) kini menunggu proses hukum hingga berkekuatan hukum tetap (inkrah). Sementara itu, mekanisme internal DPRD telah menyiapkan skema pelaksana tugas (PLT) untuk menjaga keberlangsungan roda kelembagaan. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, menjelaskan bahwa keputusan akhir […]

    Bagikan
  • Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas melibatkan pelajar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. ABH (14) tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pick up di Jalan Raya Karas, tepatnya di sebelah timur Jembatan Desa Jungke, Kecamatan Karas, Rabu (08/10/2025) kemarin malam sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden maut itu melibatkan mobil pick […]

    Bagikan
  • Cuaca Panas dan Suhu Tak Menentu, Dinkes Madiun Ingatkan Warga Waspadai ISPA

    Cuaca Panas dan Suhu Tak Menentu, Dinkes Madiun Ingatkan Warga Waspadai ISPA

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Cuaca panas yang terjadi selama musim kemarau membuat masyarakat Kabupaten Madiun diminta lebih waspada terhadap berbagai gangguan kesehatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mengingatkan salah satu penyakit yang perlu diantisipasi adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kepala Dinkes Kabupaten Madiun, dr. Hery Setyana, mengatakan ISPA merupakan penyakit endemis yang dapat muncul […]

    Bagikan
  • Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo — Kenaikan harga kedelai impor yang kini menembus Rp10.500 per kilogram membuat para produsen tempe di Ponorogo, kelimpungan. Tak hanya dibayangi kerugian karena biaya produksi melonjak, mereka juga harus menghadapi turunnya permintaan pasar. Di Dusun Krajan, Desa Wotan, Kecamatan Pulung, para perajin tempe terpaksa mencari cara agar tetap bisa bertahan. Salah […]

    Bagikan
  • Libatkan Ojol, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal

    Libatkan Ojol, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar sosialisasi barang kena cukai pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini melibatkan para pengemudi ojek online (ojol) se-Madiun Raya sebagai langkah memperluas pemahaman tentang peredaran barang ilegal, terutama rokok tanpa cukai. Acara tersebut dihadiri Wali Kota Madiun Maidi, Wakil Wali Kota, Sekda Kota Madiun, serta narasumber dari Bea […]

    Bagikan
expand_less