Berita Terkini
Trending Tags

Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • visibility 91
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tumpukan plastik, botol bekas, popok bayi hingga sisa makanan yang menghiasi aliran sungai, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Tumpukan plastik, botol bekas, popok bayi hingga sisa makanan kini menghiasi aliran sungai yang membelah Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Air yang seharusnya jernih berubah keruh, memunculkan bau menyengat yang kian meresahkan warga.

Di beberapa titik, sampah bercampur dengan tanaman liar membentuk gundukan besar. Kondisi tersebut membuat aliran sungai kehilangan fungsi alaminya. Warga khawatir, saat musim hujan, gundukan sampah bisa menahan arus air dan menimbulkan banjir.

“Kalau turun hujan deras, sampah sering menumpuk, akhirnya air meluap sampai ke jalan bahkan rumah. Pemerintah perlu memberi perhatian lebih, tapi warga juga harus sadar untuk tidak buang sampah sembarangan,” ujar Pujianto, salah seorang warga, Sabtu (13/09/2025).

Masalah sampah di sungai Magetan sejatinya bukan hal baru. Pemerintah daerah telah berkali-kali mengampanyekan larangan membuang sampah sembarangan, namun hasilnya minim. Peraturan daerah yang ada dinilai sebatas tulisan di papan tanpa tindakan nyata.

Kondisi ini makin terasa ironis bagi sebagian warga. Priyono, yang tumbuh besar di kawasan tersebut, mengaku masih menyimpan kenangan akan kejernihan air sungai di masa lalu.

“Dulu airnya bisa dipakai mandi, bahkan untuk diminum. Sekarang jangankan minum, lihat saja bikin jijik, apalagi kalau sampai kena penyakit kulit,” keluhnya.

Menurut Priyono, rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi akar persoalan. Keterbatasan fasilitas tempat sampah di desa juga memperburuk keadaan, membuat sebagian warga memilih jalan pintas dengan membuang langsung ke sungai.

Magetan kini menghadapi darurat sampah. Tanpa langkah tegas dari pemerintah dan perubahan perilaku masyarakat, sungai yang dahulu menjadi sumber kehidupan perlahan berubah menjadi kubangan sampah raksasa yang mengancam lingkungan sekaligus kesehatan warga.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video yang menampilkan momen pertemuan sepasang kekasih di Kabupaten Magetan mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, keduanya tampak duduk berdampingan di sebuah ruangan bersama seorang petugas pencatatan pernikahan, disaksikan keluarga dari kedua belah pihak. Petugas kemudian menanyakan kesiapan mempelai perempuan untuk menerima pinangan sang kekasih. Pertanyaan itu dijawab […]

    Bagikan
  • EJSC, Layanan Publik Yang Unggul dan Nyaman Bagi Semua Kalangan

    EJSC, Layanan Publik Yang Unggul dan Nyaman Bagi Semua Kalangan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – East Java Super Corridor (EJSC) Bakorwil Kota Madiun merupakan co-working space yang dapat dikunjungi oleh masyarakat. EJSC menjadi tempat nyaman untuk bekerja dan belajar. Berlokasi di jantung kota, tepatnya di Jalan Jawa membuat EJSC mudah untuk dijangkau oleh para pengunjung. Layanan publik ini dapat diakses oleh semua kalangan terutama pelajar […]

    Bagikan
  • PMK Kembali Muncul di Ngawi, 30 Sapi Terinfeksi dan Pedagang Mulai Waswas

    PMK Kembali Muncul di Ngawi, 30 Sapi Terinfeksi dan Pedagang Mulai Waswas

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kemunculan kembali kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi menandai fase baru kewaspadaan sektor peternakan. Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) setempat mencatat 30 ekor sapi terindikasi terjangkit dan tersebar di 10 kecamatan serta 15 desa. Meski belum masuk kategori wabah besar, situasi ini cukup memicu tekanan di pasar hewan […]

    Bagikan
  • Dianggap Meresahkan, Truk Tambang Pasir Dihentikan Warga Tiga Desa Di Jenangan

    Dianggap Meresahkan, Truk Tambang Pasir Dihentikan Warga Tiga Desa Di Jenangan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga dari tiga desa, yakni Jenangan, Plalangan, dan Jimbe, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, menghentikan paksa ratusan truk tambang pasir yang melintas di Jalan Raya Jenangan, Selasa (29/07/2025) pagi. Aksi ini dipicu keresahan warga atas dampak lalu lintas dump truk yang dinilai merugikan masyarakat, mulai dari jalan yang rusak, kemacetan, hingga potensi […]

    Bagikan
  • Viral Bocah Review Jalan Desa Rp. 190 Juta, Pemdes Pager Buka Suara

    Viral Bocah Review Jalan Desa Rp. 190 Juta, Pemdes Pager Buka Suara

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Media sosial dihebohkan dengan video viral seorang bocah laki-laki yang mereview pembangunan jalan desa yang disebut menelan anggaran hingga ratusan juta rupiah. Video berdurasi 2 menit 19 detik itu diketahui direkam di Dusun Glagah Malang, Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Unggahan tersebut menarik perhatian warganet, termasuk yang berkomentar di […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah tas kain berwarna kuning berisi 155 butir peluru ditemukan di KM 604A Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya di wilayah Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (15/08/2025). Polisi segera melakukan penyelidikan untuk melacak pemilik tas dan asal-usul amunisi tersebut. Kanit Pidum Satreskrim Polres Madiun, Ipda Ichsan Novianto, membenarkan penemuan yang pertama […]

    Bagikan
expand_less