Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Pemangkasan Dana Transfer 2026, Ini Langkah Pemkab Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 199
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Muhtar Wakid Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan harus bersiap dalam menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026. Pemangkasan anggaran ini mendorong Pemkab agar menyiapkan langkah efisiensi yang strategis di berbagai sektor agar keuangan daerah tetap stabil.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan bahwa berdasarkan proyeksi awal, TKD Magetan berpotensi terpangkas hingga Rp. 193 miliar. Namun, setelah dilakukan penyesuaian dan efisiensi, jumlah pengurangan diperkirakan mencapai sekitar Rp. 157 miliar. 

“Artinya, setelah dilakukan efisiensi, besaran pemotongan berhasil ditekan sekitar 18,65% dari proyeksi awal,” terang Muhtar, Kamis (16/10/2025).

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemkab Magetan telah menggelar rapat koordinasi lintas instansi. Pertemuan itu dihadiri oleh Wakil Bupati, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), para kepala bagian di Setdakab, serta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam rapat, membahas strategi konkret untuk menghadapi berkurangnya transfer dana dari pusat. Menurut Muhtar, sejumlah sektor yang dinilai dapat ditekan pengeluarannya akan menjadi prioritas efisiensi.

“Ada beberapa pos belanja yang perlu dikurangi. Misalnya, pengadaan alat tulis kantor, konsumsi rapat, perjalanan dinas, serta kegiatan fisik yang belum mendesak. Kalau bisa ditunda, ya sebaiknya ditunda dulu,” ujarnya.

Muhtar menambahkan, pemerintah daerah juga tengah mengkaji opsi tambahan seperti penyesuaian belanja pegawai apabila defisit anggaran tetap terjadi. Namun, kebijakan masih bersifat kemungkinan dan bakal dipertimbangkan lebih lanjut secara hati-hati.

“Kalau ternyata masih defisit setelah efisiensi, kemungkinan penyesuaian bisa dilakukan di belanja pegawai. Untuk gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu sementara ini tidak akan terkena dampaknya,” jelasnya.

Meski nilai TKD yang bakal diterima sudah bisa diperkirakan, rencana anggaran tahun 2026 masih dalam tahap pembahasan internal pemerintah daerah. Menurut Muhtar, rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) belum masuk ke tahap pembahasan legislatif.

“Di tingkat eksekutif pembahasannya sudah dimulai, tapi belum sampai ke DPRD. Jadi, pembahasan APBD 2026 secara resmi belum berjalan,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cingcau hijau menjadi salah satu menu berbuka puasa yang banyak diburu selama bulan Ramadhan. Seperti produksi cingcau hijau milik Winaryo (48), warga Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, yang kebanjiran pesanan. Bapak dua anak ini mengaku, permintaan cingcau hijau buatannya meningkat drastis dibanding hari biasa. Jika sebelumnya hanya memproduksi 10 hingga […]

    Bagikan
  • Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan hidup lebih baik tampaknya akan segera menyapa seorang bayi laki-laki yang ditemukan terlantar di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (15/4/2025) lalu. Sejak kabar penemuan bayi tersebut beredar, antusiasme masyarakat untuk mengadopsi bocah malang itu langsung mengalir. Hingga Rabu (16/4/2025), tercatat sudah ada 45 […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Dorong PKK Aktif Dukung Validasi Data Kependudukan

    Wali Kota Maidi Dorong PKK Aktif Dukung Validasi Data Kependudukan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, memberikan penekanan penting terhadap akurasi data administrasi kependudukan saat menghadiri sosialisasi pelayanan adminduk yang melibatkan seluruh Tim Penggerak PKK se-Kota Madiun. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Rabu (23/07/2025). Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK, Yuni Setyawati Maidi dan […]

    Bagikan
  • Usulan Rp8,5 Miliar untuk Mobil Camat dan Videotron di Magetan Dikritik, DPRD Soroti Prioritas Jalan Rusak

    Usulan Rp8,5 Miliar untuk Mobil Camat dan Videotron di Magetan Dikritik, DPRD Soroti Prioritas Jalan Rusak

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengalokasikan anggaran sekitar Rp8,5 miliar untuk pengadaan 18 mobil operasional camat dan lima unit videotron mendapat sorotan dari DPRD Magetan. Di tengah ruang fiskal daerah yang terbatas, belanja tersebut dinilai perlu dikaji kembali agar anggaran lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Anggota […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara, Didominasi Kasus Narkotika

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara, Didominasi Kasus Narkotika

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti dari 21 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Dari puluhan barang bukti yang dimusnahkan, perkara narkotika menjadi kasus yang paling mendominasi, dengan barang bukti utama berupa sabu hingga alat yang digunakan untuk mengonsumsi maupun mengedarkan narkoba Rabu (5/8/2026). Pemusnahan dilakukan sebagai […]

    Bagikan
  • KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    KPU Kabupaten Magetan Butuh 2170 Surat Suara Untuk PSU

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – KPU Kabupaten Magetan kini berpacu dengan waktu untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Pasalnya, KPU hanya punya waktu sampai tanggal 26 Maret, semenjak amar putusan Pemungutan Suara Ulang yang dibacakan Mahkamah Konstitusi pada Senin (24/2/2025). “Sejak putusan MK, Kami punya waktu hingga 30 hari. Sekarang ini Tengah mempersiapkan kebutuhan untuk […]

    Bagikan
expand_less