Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Kera Turun ke Pasar Ngebel, BBKSDA Minta Warga Jangan Memberi Makan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 50
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kemarau picu kera mencari makan hingga ke permukiman. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Fenomena ratusan kera ekor panjang yang turun ke kawasan Pasar Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali menjadi perhatian. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menyebut kemunculan satwa liar tersebut merupakan fenomena tahunan yang kerap terjadi saat musim kemarau.

Kepala Seksi KSDA Wilayah II Balai Besar KSDA Jawa Timur, Gatot Kuncoro Edy, mengatakan pada musim kemarau ketersediaan pakan alami di habitat kera, seperti buah-buahan di kawasan hutan, berkurang sehingga kawanan kera turun ke permukiman dan pasar untuk mencari makanan.

“Ini sebenarnya fenomena tahunan. Pada musim kemarau ketersediaan pakan di hutan berkurang, terutama buah-buahan, sehingga mereka turun mencari makan,” ujar Gatot, Selasa (21/7/2026).

Menurut Gatot, pihaknya telah menugaskan petugas untuk turun ke kawasan Ngebel sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membiasakan memberi makan kera liar.

Ia menegaskan, kebiasaan masyarakat memberikan makanan justru membuat satwa tersebut terbiasa mendatangi kawasan pasar maupun lokasi wisata.

“Jangan diberi makan. Nanti mereka terbiasa, akhirnya sering turun ke bawah. Kami akan sosialisasi agar masyarakat maupun pengunjung tidak memberikan makanan kepada monyet,” katanya.

Gatot menjelaskan, kera yang sering terlihat di kawasan Ngebel merupakan Macaca fascicularis atau kera ekor panjang yang memang hidup di kawasan hutan RPH Ngebel, Wilis Barat.

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap menjaga jarak dan tidak mendekati kawanan kera karena satwa liar tersebut tetap berpotensi membahayakan apabila merasa terganggu.

“Kalau didekati bisa membahayakan. Jadi masyarakat jangan mendekati dan jangan memberi makan agar mereka tidak terbiasa datang ke kawasan pasar,” ujarnya.

Hingga saat ini, BBKSDA Jawa Timur mengaku belum menerima laporan adanya kera yang menyerang warga maupun merusak fasilitas umum di kawasan Ngebel.

“Saya belum pernah mendapat laporan terkait kera menyerang warga. Mereka turun karena pada musim kemarau ketersediaan pakan di hutan berkurang,” pungkas Gatot. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Perbaikan Sekolah Rusak, Disdikpora Magetan Andalkan Program Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

    Soal Perbaikan Sekolah Rusak, Disdikpora Magetan Andalkan Program Revitalisasi dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan memastikan terus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, baik di jenjang SD maupun SMP. Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan skala prioritas perbaikan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Kepala Disdikpora Magetan, Suhardi, mengatakan setiap laporan kerusakan sekolah akan diverifikasi […]

    Bagikan
  • Cerita Kliwon “Ngasak” Padi Demi Cukupi Kebutuhan Anak

    Cerita Kliwon “Ngasak” Padi Demi Cukupi Kebutuhan Anak

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim panen tiba. Hamparan sawah di Desa Sukowidi, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, berubah ramai. Para buruh panen, lelaki dan perempuan, bergantian mengayunkan sabit. Batang-batang padi rebah, digenggam, lalu diikat menjadi berkas. Teriakan kecil bercampur tawa sesekali pecah di antara derap kerja. Bagi petani, inilah saat menuai hasil jerih payah berbulan-bulan. Namun, […]

    Bagikan
  • Antisipasi Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Ngawi

    Antisipasi Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Ngawi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di sejumlah perlintasan sebidang di Kabupaten Ngawi, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas selama masa angkutan Lebaran 2026. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan sosialisasi tersebut […]

    Bagikan
  • Dikbud Belum Terima Juklak Juknis Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

    Dikbud Belum Terima Juklak Juknis Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun dalam Hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum ada persiapan khusus terkait Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). meski per hari ini Senin (06/01/2025) pemerintah pusat telah melakukan kick off MBG secara serentak, dengan menyasar 3,2 juta peserta didik baik PAUD, SD, SMP dan SMA. Saat ditemui diruanganya, Sekretaris […]

    Bagikan
  • Musim Tanam Padi, Stok Pupuk Bersubsidi di Ngawi Diklaim Aman

    Musim Tanam Padi, Stok Pupuk Bersubsidi di Ngawi Diklaim Aman

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 1.551
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Ngawi | Stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Ngawi pada musim tanam ini dipastikan aman. Hal ini seiring dari hasil pengecekan oleh pihak PT Pupuk Indonesia di Gudang Pupuk Sidokerto Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi. General Manager wilayah 2 PT Pupuk Indonesia (Persero), Fickry Martawisuda, menegaskan jika peninjauan itu untuk memastikan kesiapan masa tanam […]

    Bagikan
  • Razia Warung Esek-Esek,  Satpol PP Amankan 6 Wanita Gemoy, Satu Positif HIV 

    Razia Warung Esek-Esek,  Satpol PP Amankan 6 Wanita Gemoy, Satu Positif HIV 

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Praktik prostitusi terselubung di wilayah Kabupaten Madiun kembali terbongkar. Operasi gabungan digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) dan Dinas Sosial di tiga wilayah. Petugas mendapati sebanyak enam pekerja seks komersial (PSK) di Kecamatan Mejayan, Pilangkenceng dan Saradan pada Selasa dinihari (27/05/2025). Hasil pemeriksaan […]

    Bagikan
expand_less