Berita Terkini
Trending Tags

Penemuan Granat Aktif di Magetan, Diduga Sisa Perang Dunia II

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Jibom Gegana evakuasi granat diduga sisa perang. (5/8/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Warga Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, dikejutkan dengan penemuan sebuah granat fragmentasi yang diduga masih aktif di lokasi proyek pembangunan fasilitas olahraga desa, Rabu (5/8/2026). Benda berbahaya tersebut ditemukan seorang pekerja saat meratakan tanah uruk yang berasal dari bongkaran sebuah rumah lama.

Setelah menerima laporan warga, aparat Polsek Maospati bersama Polres Magetan langsung mengamankan lokasi dan menutup area proyek untuk mencegah masyarakat mendekat. Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jawa Timur kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih menjelaskan, penemuan granat bermula dari laporan pekerja proyek yang menemukan benda mencurigakan saat proses pengurukan lahan yang akan dibangun menjadi tempat olahraga desa.

“Begitu ada laporan dari warga mengenai benda yang diduga bahan peledak, kami langsung melaporkan kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan Tim Gegana yang memiliki Unit Jibom. Selanjutnya kami bersama Polres mengamankan lokasi agar tidak ada warga yang masuk ke area penemuan,” ujarnya.

Menurut Vista, tanah yang digunakan untuk menguruk lokasi proyek berasal dari bekas rumah milik Aris (55), warga Desa Pandeyan. Saat tanah diratakan menggunakan pacul, pekerja menemukan benda menyerupai besi yang belakangan diketahui merupakan granat.

“Informasinya lokasi ini akan dibangun menjadi tempat olahraga. Tanah dipindahkan dari bekas rumah ke lokasi proyek, kemudian saat diratakan ditemukan benda tersebut oleh salah satu pekerja,” tambahnya.

Image Not Found
Granat aktif ditemukan di lokasi proyek di Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Pekerja yang menemukan granat, Maeran, mengaku sama sekali tidak menyadari bahwa benda yang dicangkulkan dan sempat dipegangnya merupakan granat aktif. Awalnya ia mengira benda tersebut hanyalah batu atau besi biasa yang ikut terbawa dalam tanah uruk.

“Saya meratakan tanah, sempat kena cangkul. Saya pegang karena saya kira batu atau besi biasa. Bahkan sempat saya geser dan lempar sedikit karena tidak tahu kalau itu granat. Setelah teman bilang bentuknya seperti granat, kami langsung melapor ke kepala dusun lalu diteruskan ke Babinsa dan polisi,” tuturnya.

Untungnya granat tersebut tidak meledak meski sempat terkena cangkul dan dipindahkan oleh pekerja.

Operator Jibom Gegana Surabaya, Aipda Gunanto, memastikan benda yang ditemukan merupakan granat militer jenis fragmentasi yang diperkirakan merupakan peninggalan Perang Dunia II dan kondisinya masih aktif.

“Ini granat militer jenis granat fragmentasi dan masih aktif. Kami evakuasi ke Surabaya untuk dimusnahkan sesuai prosedur,” jelasnya.

Gunanto mengingatkan bahwa granat tersebut memiliki daya ledak yang sangat berbahaya. Selain mampu merusak bangunan di sekitar titik ledakan, serpihan granat juga dapat menyebabkan korban jiwa.

“Daya ledaknya cukup besar. Serpihannya bisa mengenai orang dan mengakibatkan luka berat bahkan meninggal dunia. Karena itu proses evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati sesuai prosedur,” tegasnya.

Usai granat berhasil diamankan, garis polisi di lokasi mulai dibuka. Meski demikian, aparat mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan sisa amunisi atau bahan peledak, terutama di lokasi bekas bangunan lama atau area yang pernah menjadi kawasan bersejarah. Langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan warga. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Tragis Balita 1 Tahun di Ngawi Meninggal Usai Minum Bensin dan Oli

    Nasib Tragis Balita 1 Tahun di Ngawi Meninggal Usai Minum Bensin dan Oli

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinereia | Kab. Ngawi – Nasib tragis seorang Balita di Ketanggi, Ngawi, Jawa Timur. Balita laki-laki berusia 1 tahun 1 bulan meninggal dunia usai diduga menenggak campuran bensin dan oli. Atas kejadian memilukan pada Rabu (02/07/2025) ini, korban dilarikan ke IGD RSUD dr. Soeroto Ngawi.  Korban yang tidak sadarkan diri sempat mendapatkan penanganan medis. Namun […]

    Bagikan
  • Libur Idul Adha, Arus Kendaraan Keluar GT Madiun Naik Hampir 18 Persen

    Libur Idul Adha, Arus Kendaraan Keluar GT Madiun Naik Hampir 18 Persen

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Arus lalu lintas kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun mulai mengalami lonjakan libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat volume kendaraan keluar GT Madiun meningkat 17,98 persen selama periode 26-27 Mei 2026 dibandingkan kondisi lalu lintas normal. Berdasarkan data PT JNK, sebanyak […]

    Bagikan
  • Koper Calon Jamaah Haji Ponorogo Diberi Tanda Unik, dari Boneka hingga Infus agar Tak Tertukar

    Koper Calon Jamaah Haji Ponorogo Diberi Tanda Unik, dari Boneka hingga Infus agar Tak Tertukar

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemandangan unik terlihat di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/4/2026) pagi. Ratusan koper milik Calon Jamaah Haji (CJH) yang dikumpulkan sebelum dikirim ke Embarkasi Surabaya tampak dihiasi beragam penanda unik. Mulai dari boneka, plastik kresek, kain, bola tenis, hingga gantungan menyerupai infus dipasang di koper para jamaah. Aksesori […]

    Bagikan
  • Terobos Lampu Merah, Truk Ekspedisi Terguling Usai Tabrak Pemotor

    Terobos Lampu Merah, Truk Ekspedisi Terguling Usai Tabrak Pemotor

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan padat kendaraan, tepatnya simpang 4 Jalan Kartini – Jalan dr. Soetomo, Kota Madiun, Senin siang (09/06/2025). Sebuah truk ekspedisi bermuatan paket dengan nomor polisi AE 8079 BC terguling setelah terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Vario berplat AE 6603 CH. Truk yang dikemudikan Slamet […]

    Bagikan
  • Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepala Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Tony Ahmadi, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Kamis malam (12/3/2026). Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penambangan ilegal tanah dan pasir yang diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Penetapan tersangka dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB setelah penyidik mengantongi minimal dua […]

    Bagikan
  • Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    Banjir Terjang Dusun Kebonduren Kenongorejo, Puluhan Rumah Tergenang

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras sejak Senin siang (27/1/2025) hingga sore hari menyebabkan banjir di wilayah Dusun Kebonduren Desa Kenongorejo kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Dampaknya, 51 rumah warga tergenang air hingga ketinggian 1 meter. Selain itu, Sebanyak 36 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir luapan dari sungai desa setempat. […]

    Bagikan
expand_less