Maling Bobol Kantor Pemkab Magetan, Laptop dan Hard Disk Raib
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 52
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Aksi pencurian yang menyasar fasilitas pemerintahan terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Pelaku yang belum diketahui identitasnya nekat membobol sejumlah ruang kerja di kompleks perkantoran pemkab dan membawa kabur tujuh unit laptop serta satu hard disk dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.
Peristiwa tersebut baru terungkap pada Senin (15/6/2026) pagi saat seorang pegawai yang hendak bekerja mendapati laptop miliknya yang tersimpan di dalam tas sudah tidak berada di tempat semula. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada bagian terkait untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pengecekan yang dilakukan petugas menunjukkan jumlah barang yang hilang ternyata lebih banyak dari perkiraan awal. Selain satu laptop milik pegawai, sejumlah perangkat elektronik lain yang tersimpan di ruang Bagian Hukum dan Bagian Tata Pemerintahan juga dilaporkan raib.
Kepala Bagian Umum Setdakab Magetan, Hendrawan Prastawa Adhi, mengatakan berdasarkan inventarisasi yang dilakukan, terdapat tujuh unit laptop dan satu hard disk yang hilang dari lingkungan kantor.
“Setelah dilakukan pengecekan, ternyata ada tujuh laptop dan satu hard disk yang hilang,” ujarnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemkab Magetan segera memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sejumlah titik area perkantoran. Dari hasil pemeriksaan sementara, terlihat sosok yang diduga pelaku masuk ke dalam ruangan dan membawa keluar perangkat elektronik yang dicuri.
Rekaman CCTV juga mengindikasikan aksi pencurian diperkirakan antara Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Polisi kini menjadikan rekaman tersebut sebagai salah satu petunjuk penting untuk mengidentifikasi pelaku dan menelusuri jalur pelariannya.
Kasus ini memunculkan sorotan terhadap sistem keamanan di kawasan perkantoran Pemkab Magetan. Meski terdapat petugas jaga malam dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pelaku diduga mampu masuk dan beraksi tanpa diketahui.
Menurut Hendrawan, kondisi kompleks perkantoran yang relatif terbuka sebagai pusat pelayanan publik menjadi salah satu faktor yang perlu dievaluasi. Selain itu, keterbatasan pagar pembatas dan titik pengamanan dinilai membuka peluang bagi pihak luar untuk mengakses area kantor dengan lebih mudah.
“Ke depan tentu akan kami evaluasi terkait sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” katanya.
Sementara itu, kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Magetan. Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta memeriksa rekaman CCTV guna mengungkap identitas pelaku.
Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi juga mendalami kemungkinan pelaku telah mengetahui kondisi lingkungan kantor dan lokasi penyimpanan perangkat elektronik sebelum melancarkan aksinya. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





