Berita Terkini
Trending Tags

Pengawasan Satpol PP di Telaga Sarangan, Polemik Pedagang Keliling Kembali Mencuat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gabungan petugas melakukan pengawasan dan pembinaan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan bersama Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, serta pengawas danau melakukan pengawasan dan pembinaan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Sabtu (16/8/2025). Langkah ini diambil menyusul adanya laporan dugaan pelanggaran yang meresahkan pengunjung maupun pengelola wisata.

Kabid Penegak Perda Satpol PP Magetan, Gunindar, menyampaikan bahwa laporan tersebut berisi aduan soal praktik dagang yang dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan. “Tugas kami menjaga ketertiban wilayah, termasuk kawasan pariwisata. Beberapa waktu lalu kami menerima laporan adanya indikasi pelanggaran yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pengunjung maupun pedagang,” ujarnya.

Dalam pengawasan, petugas menekankan aturan harga agar tidak ada pedagang yang menjual di luar ketentuan. Selain itu, kawasan wisata juga dipastikan bebas dari pengamen maupun pengemis. “Harapannya, Sarangan ini bisa nyaman. Kalau nyaman tentu akan banyak wisatawan yang datang,” imbuh Gunindar.

Langkah pembinaan ini tak lepas dari polemik yang sempat mencuat antara pedagang kios dan pedagang keliling. Beberapa waktu terakhir, muncul keluhan pedagang kios yang merasa dirugikan karena pedagang keliling kerap berhenti dan menjajakan barang di dekat lapak tetap. Situasi ini bahkan sempat viral dan menimbulkan perdebatan di media sosial.

Gunindar menegaskan pedagang keliling tetap diperbolehkan mencari nafkah, namun harus mematuhi aturan. “Pedagang keliling bagian dari pemberdayaan masyarakat. Namun harus benar-benar keliling, tidak boleh berhenti dekat kios atau restoran karena bisa memicu salah paham,” tegasnya.

Painem (74), salah seorang pedagang makanan yang sudah lebih dari 50 tahun berjualan di Sarangan, mengakui kondisi sempat memanas lantaran keberadaan pedagang keliling yang tidak disiplin. “Orang yang dagang keliling itu harus keliling, tidak boleh dekat kios. Kasihan yang sudah tetap bayar tempat,” ungkapnya.

Meski begitu, ia menyambut baik adanya pembinaan agar lapak lebih tertata. Painem juga memastikan harga dagangan sesuai standar. “Nasi pecel komplit Rp15 ribu, kalau tidak lengkap Rp10 ribu. Minuman kopi atau teh Rp5 ribu. Itu harga biasa di sini,” tuturnya.

Satpol PP menekankan bahwa salah paham di lapangan harus dicegah dengan komunikasi. “Permasalahan kemarin sebenarnya lebih karena miskomunikasi. Kalau salah paham bisa diselesaikan, tapi kalau paham yang salah itu yang sulit,” ujar Gunindar.

Ia menambahkan, pengawasan rutin akan terus dilakukan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. “Semua kami ajak menahan diri, mengambil jalan tengah yang tidak merugikan kedua belah pihak,” tandasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik Lebaran Makin Hemat! Diskon Tiket Kereta Hingga 30 Persen

    Mudik Lebaran Makin Hemat! Diskon Tiket Kereta Hingga 30 Persen

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira untuk masyarakat yang sudah mulai merencanakan mudik Lebaran 2026. Pemerintah kembali menggulirkan stimulus ekonomi dengan memberikan diskon tarif kereta api sebesar 30 persen  PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun langsung tancap gas menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk demi memastikan perjalanan mudik dan balik berjalan lancar, aman, […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Gabungan di Terminal Caruban Madiun

    Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Gabungan di Terminal Caruban Madiun

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petugas gabungan dari Satlantas Polres Madiun, Dinas Perhubungan, dan Badan Pendapatan Daerah menggelar operasi gabungan kendaraan di Terminal Caruban, Kabupaten Madiun, Kamis (13/11/2025). Dalam operasi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, sebanyak 72 kendaraan terjaring razia. Operasi ini menyasar berbagai jenis kendaraan, mulai dari roda dua hingga roda empat. Pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin (19/5/2025) sore, memicu bencana tanah longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Akibat kejadian ini, enam warga dilaporkan hilang setelah tertimbun material longsor. Proses evakuasi korban masih berlangsung hingga Selasa pagi (20/5/2025). Namun, upaya pencarian menghadapi kendala serius. Selain akses jalan […]

    Bagikan
  • Dua Pemotor Luka-Luka dalam Laka Lantas di Jalan Nasional Madiun-Ponorogo

    Dua Pemotor Luka-Luka dalam Laka Lantas di Jalan Nasional Madiun-Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan nasional yang menghubungkan Madiun dan Ponorogo. Peristiwa yang melibatkan 2 kendaraan sepeda motor ini terjadi pada Selasa (20/05/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Raya Madiun–Ponorogo KM 186-187 PK 1-2, tepatnya di Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian, […]

    Bagikan
  • Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang pria berinisial Agung Laksono, 26 tahun, warga Karangrejo, Magetan, yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur. Tersangka menggunakan modus mengaku sebagai dukun yang dapat memindahkan janin akibat kehamilan gaib untuk menipu korban. Kasus ini terbongkar setelah keluarga korban, siswi SMP berinisial EL, melaporkan kejadian tersebut. […]

    Bagikan
  • Menggali Makna Ritual Kimsin, Prosesi Penyucian Patung Dewa Bagi Warga Tionghoa

    Menggali Makna Ritual Kimsin, Prosesi Penyucian Patung Dewa Bagi Warga Tionghoa

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Tionghoa di berbagai daerah tengah menyongsong Hari Raya Imlek tahun 2026 ini. Seperti warga Tionghoa di Kota Madiun, Jawa Timur yang menggelar ritual Kimsin pada Kamis (12/02/2026). Ini merupakan kegiatan membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa-dewi yang berada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng […]

    Bagikan
expand_less