Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
- visibility 25
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS yang menjadi objek sengketa dalam Pilkada Magetan 2024. Terkait putusan tersebut, pengamat politik Nuryanto, memberikan pandangannya tentang dinamika yang akan terjadi pada tahap lanjutan pemilihan ini.
“Mencermati bahwa PSU di empat TPS tersebut akan sangat mempengaruhi peta politik di Pilkada Magetan” ujar Nuryanto sekaligus Akademisi dari STAINU Madiun tersebut Selasa Pagi (25/02/2025).
Berdasarkan data hasil pemungutan suara yang lalu, berikut adalah perolehan suara dari keempat TPS yang akan melaksanakan PSU:
– *Paslon 1*: 908 suara
– *Paslon 2*: 821 suara
– *Paslon 3*: 640 suara
– *Total suara sah*: 1.864 suara
– *Total suara tidak sah*: 48 suara
– *Total keseluruhan suara*: 1.912 suara
– *Total DPT*: 2.117 suara
“Dengan adanya PSU, perolehan suara Paslon 1 dan Paslon 3 akan mengalami perubahan signifikan” tambah Nuryanto.
Setelah dikurangi hasil dari empat TPS, perolehan suara Paslon 1 sebanyak 136.439 suara dan Paslon 3 sebanyak 135.443 suara. Artinya terdapat selisih suara sebesar 996 suara, dengan Paslon 1 unggul sementara.
Nuryanto kemudian mensimulasikan jika tingkat partisipasi pemilih tetap sama. Berdasarkan hasil tersebut, suara Paslon 2 sebanyak 821 suara akan menjadi sasaran rebutan antara Paslon 1 dan Paslon 3.
“Paslon 1 diperkirakan akan berfokus untuk menjaga suara sebanyak 908 yang sudah ada, sambil berupaya untuk memperoleh tambahan suara dari Paslon 2. Sementara itu, Paslon 3 harus berusaha merebut semua suara dari Paslon 2, dengan harapan dapat mengurangi selisih suara dengan Paslon 1, atau bahkan berupaya untuk membalikkan perolehan suara dengan meningkatkan partisipasi pemilih” jelasnya.

Nuryanto menambahkan, dinamika ini akan semakin menarik karena kedua paslon akan berlomba-lomba untuk meraih suara sebanyak-banyaknya di empat TPS tersebut.
“Paslon yang dapat mengoptimalkan strategi dan memobilisasi pemilih dengan lebih efektif di TPS yang bersangkutan kemungkinan besar akan keluar sebagai pemenang” terang Nuryanto.
Namun, Nuryanto juga mengingatkan agar proses PSU ini berlangsung dengan transparansi dan mengedepankan keadilan bagi semua pihak, sehingga tidak ada kecurigaan terhadap hasil yang diperoleh. Keberhasilan PSU sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan bagaimana kedua paslon dapat menyampaikan pesan mereka secara jujur dan meyakinkan kepada pemilih.
Dengan demikian, PSU di empat TPS ini akan menjadi babak penting yang sangat menentukan arah akhir Pilkada Magetan 2024, sekaligus memberikan gambaran lebih jelas tentang keinginan politik masyarakat setempat.
Dana – Sinergia
- Penulis: Tova Pradana


