Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
pick up jenis 4×4 dari produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut.

Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Namun, di tingkat daerah, sejumlah pengurus menilai kebijakan ini masih menyisakan tanda tanya, terutama terkait kesesuaian kendaraan dengan kondisi lapangan.

Ketua Koperasi Merah Putih Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Arissandi, mengaku kendaraan yang datang nantinya tidak seperti yang ia bayangkan. Selama ini, ia memperkirakan jenis kendaraan operasional yang disiapkan pemerintah adalah pick up niaga yang umum digunakan, seperti Mitsubishi L300 atau Isuzu Traga.

Image Not Found
Koperasi Merah Putih Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Ia mengatakan telah mencoba mencari referensi kendaraan 4×4 produksi India melalui internet. Menurutnya, ukuran bak kendaraan impor itu terlihat lebih kecil dan kurang memadai untuk kebutuhan operasional.

“Dari yang saya lihat, baknya cenderung kecil. Kalau digunakan untuk kegiatan operasional koperasi, rasanya kurang ideal,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Arissandi juga menilai spesifikasi kendaraan 4×4 tidak sepenuhnya relevan dengan karakter wilayah Magetan. Meskipun berada di kawasan pegunungan, menurutnya kondisi tanah dan kontur wilayah tidak menuntut penggunaan kendaraan off-road seperti di daerah tambang atau perkebunan besar.

“Kita di Magetan tidak punya kondisi ekstrem seperti area tambang atau kebun sawit. Selama ini kami juga belum pernah memakai kendaraan 4×4,” terangnya.

Selama ini, Koperasi Merah Putih Desa Mategal masih bergantung pada jasa sewa kendaraan untuk menunjang aktivitas, mulai dari pengadaan pupuk hingga distribusi beras SPHP. Koperasi tersebut memiliki 24 anggota dan 9 pengurus.

Arissandi menyebut keberadaan unit kendaraan operasional sebenarnya sangat dibutuhkan. Fasilitas penyimpanan pun masih bisa menumpang di kantor desa jika kendaraan impor benar-benar dikirim.

“Kalau soal tempat, kami bisa gunakan fasilitas kantor desa dulu. Yang jelas, kendaraan operasional memang kami butuhkan,” imbuhnya.

Selain kesesuaian unit, Arissandi menilai ketersediaan layanan servis dan suku cadang harus menjadi perhatian serius pemerintah. Ia menilai, meski ada bengkel umum, kebutuhan kendaraan impor tidak bisa mengandalkan layanan seadanya.

“Yang penting pemerintah memikirkan akses perawatan. Setidaknya di tiap daerah ada pusat layanan agar kami tidak kesulitan saat ada kerusakan,” tegasnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gudang Sepatu di Ngawi Terbakar, 150 Ribu Pasang Produk Ekspor Ludes

    Gudang Sepatu di Ngawi Terbakar, 150 Ribu Pasang Produk Ekspor Ludes

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran pabrik sepatu PT Dwi Prima Sentosa menyisakan puing-puing bangunan yang hangus. Bangunan gudang penyimpanan produk pabrik pun roboh lantaran panasnya kobaran api pada Minggu (06/07/2025) malam hingga berhasil dipadamkan pada Senin (07/07/2025) dini hari. Gudang penyimpanan produk jadi yang siap ekspor ke Eropa menjadi titik awal kemunculan si jago […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat dalam penanganan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditempati oleh Wahyu Herianto di Jalan Bali Gang II Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo pada Rabu (22/01/2025) kemarin. BPBD Kota Madiun pun menyerahkan bantuan berupa sembako, matras, karpet hingga makanan siap saji kepada Wahyu […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Kukuhkan 254 Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih

    Wali Kota Madiun Kukuhkan 254 Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 254 pengurus dan pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Madiun resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Madiun, Maidi yang berlangsung di Gedung Asrama Haji, Rabu (30/07/2025). Wali Kota Madiun, Maidi menegaskan pentingnya komitmen dari seluruh jajaran KKMP yang baru dilantik. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi awal dari tanggung […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun Play Button photo_camera 3

    Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1.288
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu Ketua Umum (Ketum) Muhammad Taufiq mencoba masuk ke area Padepokan PSHT Pusat Madiun pada Kamis (05/02/2026). Personil gabungan mencoba melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Madiun seperti di Jembatan Ngebrak dari Takeran Magetan ke Josenan Kota Madiun serta Jembatan Sambirejo Jiwan yang menuju […]

    Bagikan
  • Pohon Pisang Ajaib di Ponorogo Berbuah Enam Tandan Sekaligus

    Pohon Pisang Ajaib di Ponorogo Berbuah Enam Tandan Sekaligus

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejadian tak biasa terjadi di Desa Tatung, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Sebuah pohon pisang jenis Ulin tumbuh dengan cara yang luar biasa. Pisang ini menghasilkan enam tandan buah dalam satu batang. Fenomena langka ini pun langsung menyita perhatian warga sekitar. Pohon pisang yang berada di area belakang Masjid Jami Desa […]

    Bagikan
  • Lansia Hilang Saat Buang Sampah Di Pinggir Sungai, Ditemukan Meninggal berjarak 1 Km 

    Lansia Hilang Saat Buang Sampah Di Pinggir Sungai, Ditemukan Meninggal berjarak 1 Km 

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Seorang lanjut usia bernama Sami (70), warga Desa Golan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang usai membuang sampah di tepi sungai, Minggu (25/1/2026). Korban ditemukan pada Senin pagi (26/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di pinggiran sungai dekat rimbunan bambu, berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban diduga […]

    Bagikan
expand_less