Polres Madiun dan Perhutani Tanam 2.250 Pohon di Kare, Peringati Hari Bumi 2026
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 72
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Polres Madiun bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menggelar aksi penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Rabu (22/4/2026). Kegiatan berlangsung di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.
Sebanyak 2.250 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Jenis tanaman yang ditanam meliputi jati, johar, dan alpukat. Penanaman dilakukan secara bersama-sama oleh jajaran kepolisian, Perhutani, serta sejumlah pihak terkait sebagai bentuk kolaborasi menjaga kelestarian lingkungan.
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi pimpinan Polri dalam memperingati Hari Bumi sekaligus upaya konkret menjaga keberlanjutan alam.
“Penanaman ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata untuk penghijauan. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan menjadi investasi bagi generasi mendatang,” ujar Kemas.
Ia menambahkan, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah di Indonesia sebagai bagian dari gerakan nasional pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Perhutani KPH Madiun, Rusydi, menyebut lokasi penanaman merupakan lahan bekas tebangan yang sebelumnya kosong. Melalui kegiatan ini, lahan tersebut diharapkan dapat kembali produktif dan hijau.
“Ini merupakan upaya rehabilitasi lahan kosong agar bisa kembali ditanami dan memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi,” jelasnya.
Rusydi mengungkapkan, total luas wilayah KPH Madiun mencapai sekitar 31.000 hektare. Khusus untuk lokasi penanaman di RPH Kresek, terdapat sekitar 10 hektare lahan kosong yang menjadi target penghijauan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk menjaga kelestarian hutan di wilayah Madiun. Ia berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.
Kegiatan penanaman pohon ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan degradasi hutan. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





