Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Polres Madiun dan Perhutani Tanam 2.250 Pohon di Kare, Peringati Hari Bumi 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 359
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Polres Madiun bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menggelar aksi penanaman pohon. (22/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Polres Madiun bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menggelar aksi penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Rabu (22/4/2026). Kegiatan berlangsung di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Sebanyak 2.250 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Jenis tanaman yang ditanam meliputi jati, johar, dan alpukat. Penanaman dilakukan secara bersama-sama oleh jajaran kepolisian, Perhutani, serta sejumlah pihak terkait sebagai bentuk kolaborasi menjaga kelestarian lingkungan.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi pimpinan Polri dalam memperingati Hari Bumi sekaligus upaya konkret menjaga keberlanjutan alam.

“Penanaman ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata untuk penghijauan. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan menjadi investasi bagi generasi mendatang,” ujar Kemas.

Ia menambahkan, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah di Indonesia sebagai bagian dari gerakan nasional pelestarian lingkungan.

Image Not Found
2.250 bibit pohon ditanam dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, (22/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sementara itu, Kepala Perhutani KPH Madiun, Rusydi, menyebut lokasi penanaman merupakan lahan bekas tebangan yang sebelumnya kosong. Melalui kegiatan ini, lahan tersebut diharapkan dapat kembali produktif dan hijau.

“Ini merupakan upaya rehabilitasi lahan kosong agar bisa kembali ditanami dan memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi,” jelasnya.

Rusydi mengungkapkan, total luas wilayah KPH Madiun mencapai sekitar 31.000 hektare. Khusus untuk lokasi penanaman di RPH Kresek, terdapat sekitar 10 hektare lahan kosong yang menjadi target penghijauan.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk menjaga kelestarian hutan di wilayah Madiun. Ia berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.

Kegiatan penanaman pohon ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan degradasi hutan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Pembunuhan Ibu Kos di Ngawi Peragakan 40 Adegan

    Tersangka Pembunuhan Ibu Kos di Ngawi Peragakan 40 Adegan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 177
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Satreskrim Polres Ngawi melakukan rekontruksi terhadap kasus pembunuhan terhadap Darwati (78) pemilik rumah kos di Desa Beran Kecamatan-Kabupaten Ngawi. Dalam kasus ini, tim penyidik menetapkan Suroto (56) sebagai tersangka. Diketahui, kasus ini terungkap setelah jenazah korban ditemukan 15 Oktober 2024 lalu. Dalam rekontruksi ini, tersangka memperagakan sekitar 40 adegan. Peragaan mulai tersangka […]

    Bagikan
  • Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Wakil Direktur (Wadir) Antikekerasan Wartawan PWI Pusat, Supardi, turut prihatin dan menyampaikan kecaman keras atas tindakan pengusiran dan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis yang tengah melakukan peliputan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan, Kabupaten Ngawi. Peristiwa itu merupakan bentuk nyata penghalangan kerja jurnalistik dan pelanggaran atas hak publik untuk mendapatkan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Lantik 4 Kepala OPD Strategis, Prosesi Pengucapan Sumpah Janji Berlangsung Sakral

    Bupati Madiun Lantik 4 Kepala OPD Strategis, Prosesi Pengucapan Sumpah Janji Berlangsung Sakral

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pelantikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun berlangsung dengan nuansa sakral di Pendopo Muda Graha, Selasa malam (16/09/2025). Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan yang dipimpin langsung Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dilakukan dalam suasana hening dengan pencahayaan redup dari empat lilin yang ditempatkan di sudut tiang […]

    Bagikan
  • Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan Gunung Bancak di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026). Api sempat bergerak dari kawasan atas menuju bagian bawah hingga mendekati permukiman dan sejumlah jaringan utilitas warga. Titik api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Melihat kobaran yang berpotensi meluas, sekitar pukul […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
  • Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

    Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur alternatif wisata di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah bus pariwisata dilaporkan mengalami kesulitan melintas di Jalan Kresno, Kelurahan Kebonagung. Ruas jalan yang sempit dengan tikungan tajam membuat kendaraan besar tak bisa bergerak leluasa hingga harus mundur secara bergantian. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah warga mengunggah […]

    Bagikan
expand_less