Berita Terkini
Trending Tags

Kurangi Kantong Plastik, Yayasan Batu Hijau Gelar Lomba Melukis Tote Bag

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 201
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lomba lukis tote bag ajak masyarakat kurangi plastik sekali pakai. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kampanye pengurangan sampah plastik dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hal itulah yang dilakukan Yayasan Batu Hijau Ponorogo dengan menggelar lomba melukis tote bag di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Sabtu siang.

Sebanyak 45 peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar hingga orang dewasa, mengikuti lomba tersebut dengan antusias. Mereka menuangkan kreativitas melalui beragam gambar bertema alam dan budaya di atas tote bag atau tas jinjing berbahan kain.

Berbeda dengan lomba melukis pada umumnya yang menggunakan media kanvas atau kertas, kali ini peserta ditantang melukis di atas tote bag. Selain menjadi media berkarya, tote bag yang telah dihias nantinya dapat digunakan kembali untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk saat berbelanja.

Ketua Yayasan Batu Hijau, Eva Susanti, mengatakan penggunaan tote bag dipilih sebagai bagian dari kampanye mengurangi ketergantungan terhadap kantong plastik sekali pakai. Menurutnya, sampah plastik masih menjadi persoalan lingkungan karena membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat membiasakan diri menggunakan tas yang dapat dipakai berulang kali. Kampanye pengurangan plastik sudah lama kami lakukan dan lomba ini menjadi salah satu bentuk kelanjutannya,” ujarnya.

Selain mengusung pesan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi sekaligus wadah kreativitas bagi masyarakat. Beragam karya yang dihasilkan menampilkan keindahan alam, satwa, hingga budaya lokal Ponorogo yang dikemas secara menarik.

Salah satu peserta, Alesia Nihayatul, mengaku melukis di atas tote bag memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Permukaan kain yang mudah bergeser dan proses pewarnaan yang harus dilakukan berulang kali menjadi tantangan selama lomba berlangsung.

“Ini sangat bagus. Bisa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dala mengurangi penggunaan kantong plastik. Jadi Tote bag hasil lomba ini dapat dimanfaatkan langsung dalam aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Melalui lomba ini, Yayasan Batu Hijau berharap semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan tas ramah lingkungan. Langkah sederhana tersebut diyakini dapat membantu mengurangi jumlah sampah plastik sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Minggu (15/2/2026) siang. Penemuan tersebut pertama kali dilihat oleh seorang warga yang sedang memancing di tepi sungai, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang. Rekaman video warga memperlihatkan tubuh perempuan itu dalam […]

    Bagikan
  • Pasar Murah di Selosari, Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau

    Pasar Murah di Selosari, Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan warga memadati Rumah Promosi Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (05/10/2025), untuk berbelanja kebutuhan pokok dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini sangat ditunggu masyarakat, terutama di tengah naiknya harga sejumlah bahan pangan di pasaran. Salah satu warga, Erna, mengaku senang bisa mendapatkan […]

    Bagikan
  • Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi resmi menetapkan Winarto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah. Penetapan ini diumumkan pada Senin (26/05/2025) setelah serangkaian pemeriksaan intensif oleh tim penyidik. Politisi Partai Golkar tersebut diduga memainkan peran penting dalam proses pembebasan […]

    Bagikan
  • KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu […]

    Bagikan
  • Desil Warga Kota Madiun Tiba-Tiba Berubah, Ini Penyebab dan Cara Mengajukan Perubahan Data

    Desil Warga Kota Madiun Tiba-Tiba Berubah, Ini Penyebab dan Cara Mengajukan Perubahan Data

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia  | Kota Madiun — Perubahan desil masyarakat di Kota Madiun memicu kebingungan dan keluhan warga, terutama mereka yang merasa posisi desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun kini menindaklanjuti persoalan tersebut melalui pemutakhiran dan verifikasi data. Hal itu ditegaskan Plt Wali Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan realisasi investasi sebesar Rp3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis, bahkan berpeluang terlampaui, jika iklim investasi mampu dikelola secara ramah dan berorientasi pada kemudahan berusaha. Komisi A DPRD Kabupaten Madiun menilai daerahnya memiliki modal strategis untuk menarik penanam modal. Ketua Komisi A, Purwadi, menyebut keberadaan […]

    Bagikan
expand_less