Polres Ponorogo Gelar Tes Urine Mendadak, 97 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 40
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo — Upaya memerangi penyalahgunaan narkotika tidak hanya diarahkan kepada masyarakat, tetapi juga diperkuat di internal kepolisian. Polres Ponorogo menggelar pemeriksaan urine secara mendadak terhadap puluhan anggotanya sebagai bentuk pengawasan sekaligus langkah pencegahan dini.
Kegiatan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan melibatkan seluruh unsur personel, mulai anggota hingga pejabat utama. Hasilnya, sebanyak 97 personel yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menegaskan pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga profesionalitas dan integritas aparat kepolisian.
“Pemeriksaan ini berlaku untuk semua, tanpa pengecualian. Saya sebagai Kapolres, pejabat utama, hingga anggota turut menjalani tes. Ini bentuk keseriusan kami memastikan jajaran Polres Ponorogo bebas dari narkoba,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Ia menilai pengawasan internal menjadi langkah penting sebelum aparat menjalankan tugas penegakan hukum di tengah masyarakat. Karena itu, pihaknya menegaskan sanksi tegas akan diberikan apabila ditemukan anggota yang terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
“Tidak ada ruang toleransi. Anggota yang terbukti melanggar akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Menurut AKBP Andin, pemeriksaan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala dan dilakukan secara acak guna memastikan pengawasan berjalan konsisten.
Pelaksanaan tes urine tersebut berada di bawah pengawasan Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Ponorogo untuk menjamin proses berjalan transparan. Selain itu, pemeriksaan juga bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung agar hasil uji laboratorium memiliki akurasi tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan. (Ega)
- Penulis: Ega Patria


