Berita Terkini
Trending Tags

Temukan Kasus DBD, Dinkes Kota Madiun Gencarkan Fogging dan PSN

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 112
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD bersama Dinas Kesehatan PPKB Kota Madiun melakukan fogging, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Upaya mengendalikan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan Pemerintah Kota Madiun. BPBD bersama Dinas Kesehatan PPKB Kota Madiun melakukan fogging di lingkungan SDN 01 Kartoharjo serta kawasan Jalan Jayengan, Kartoharjo pada Kamis (27/11/2025). Langkah ini dilakukan setelah dua siswa SDN 01 Kartoharjo dan dua warga Jalan Jayengan dinyatakan positif DBD.

Fogging dijadwalkan dalam dua siklus, yakni pada 27 November dan 4 Desember 2025. Pemegang Program DBD Puskesmas Sukosari, Misgi Setyarini, menjelaskan bahwa tindakan fogging dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi. Meskipun dua siswa positif berdomisili di luar Kota Madiun, petugas menemukan jentik nyamuk di dispenser dan kamar mandi kelas tempat siswa tersebut belajar.

“Ketika ada dua kasus positif dan ditemukan jentik, itu mengindikasikan adanya potensi penularan di lingkungan sekolah. Karena itu dilakukan tindakan fogging,” ujarnya.

Tak hanya di sekolah, penyelidikan epidemiologi juga diperluas ke permukiman dalam radius 200 meter sesuai jarak terbang nyamuk dengan bantuan angin. Dari penelusuran itu, dua warga di Jalan Jayengan RT 2 dan RT 4, yang merupakan kakak beradik, juga terkonfirmasi positif DBD. Kondisi tersebut memperkuat perlunya fogging di wilayah setempat.

Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Dinkes sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) diliburkan sementara guna menghindari gangguan bau dan residu minyak dari fogging.

Tercatat kasus DBD di Kota Madiun sejak awal tahun hingga Oktober 2025 mencapai 37 kasus. Selain fogging, Misgi mengingatkan warga untuk terus menggiatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Menurutnya, kerja bakti tidak sekadar merapikan lingkungan, tetapi harus fokus membersihkan tempat penampungan air, gelas plastik bekas, ember, hingga benda-benda yang berpotensi menampung air hujan.

Dinkes juga telah mendistribusikan abate beserta kartu rumah ke kelurahan. Kartu tersebut nantinya digantung di depan rumah dan diisi setiap minggu berdasarkan hasil pemantauan jentik oleh penghuni rumah.

“Harapannya, setiap rumah memiliki jumantik mandiri bisa ayah, ibu, atau anak yang rutin memantau keberadaan jentik,” tambahnya.

Dengan rangkaian upaya fogging, PSN, serta pemantauan jentik mandiri di setiap rumah, Pemerintah Kota Madiun berharap penyebaran kasus DBD dapat ditekan dan tidak semakin meluas. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pada awal Ramadan tahun ini, komoditas bumbu dapur di Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan. Khususnya, cabai rawit yang melonjak tajam hingga tembus Rp. 100 ribu lebih per kilogramnya. Hal itu seperti yang terpantau di Pasar Besar Madiun pada Jumat (20/02/2026). Sulasmi, salah satu pedagang mengaku bahwa kenaikan harga cabai rawit […]

    Bagikan
  • Catat Jadwal SPMB Jatim 2026, Jalur Domisili Kini Jadi Tahap Pertama

    Catat Jadwal SPMB Jatim 2026, Jalur Domisili Kini Jadi Tahap Pertama

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Siswa kelas 9 SMP harus memperhatikan ketentuan dan prosedur dalam  Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Dalam skema terbaru, Pemprov Jatim melakukan penyesuaian tahapan seleksi. Salah satu perubahan paling mencolok adalah Jalur Domisili yang kini ditempatkan pada tahap pertama proses pendaftaran. Sebelumnya, jalur tersebut berada pada tahap akhir. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Lahan Pembangunan KMP Terkendala LSD, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi salah satu program prioritas yang digaungkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tengah mematangkan tempat atau lokasi untuk pembangunan gedung KMP. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengungkapkan jika saat ini setiap kelurahan tengah menentukan titik lahan untuk program tersebut. […]

    Bagikan
  • PT. KAI Madiun Siagakan 305 Personil Keamanan Selama Nataru

    PT. KAI Madiun Siagakan 305 Personil Keamanan Selama Nataru

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinegia | Kota Madiun – PT KAI Daop 7 Madiun mulai melaksanakan posko Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Hal itu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dipimpin oleh Suharjono Kepala PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun di Kantor PT KAI Daop 7 Madiun, Senin (23/12/2025). Posko […]

    Bagikan
  • Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepala Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Tony Ahmadi, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Kamis malam (12/3/2026). Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penambangan ilegal tanah dan pasir yang diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Penetapan tersangka dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB setelah penyidik mengantongi minimal dua […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

    Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan signifikan sejak Maret 2025. Kenaikan ini terjadi pada beras jenis medium hingga premium, dan berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta volume penjualan di tingkat pedagang. Menurut Heni, pedagang beras di Pasar Sayur Magetan, harga beras mulai merangkak naik secara bertahap sejak tiga […]

    Bagikan
expand_less