Berita Terkini
Trending Tags

Ponorogo Masuk 10 Besar Penghasil Padi Jatim, Pemkab Dukung Swasembada Pangan Nasional

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 60
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Foto: Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Kabupaten yang dikenal sebagai Bumi Reog ini tercatat masuk 10 besar daerah penghasil padi di Jawa Timur. Meski dihadapkan pada luas lahan pertanian yang relatif lebih kecil dibandingkan kabupaten lain.

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras petani serta dukungan kebijakan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, swasembada pangan di Ponorogo berjalan baik. Petani kita luar biasa. Ponorogo masuk 10 besar penghasil padi di Jawa Timur dan juga surplus,” ujar Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lisdyarita, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, Pemkab Ponorogo terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan. Salah satu fokus utama adalah regenerasi petani, dengan mendorong keterlibatan generasi muda.

“Kami lakukan regenerasi petani. Milenial dan Gen Z harus mau terjun ke sektor pertanian agar swasembada pangan ini bisa terus bertahan,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan), luas tanam padi di Ponorogo mencapai sekitar 78 ribu hektare per tahun, dengan rata-rata produktivitas 6,5 hingga 7 ton per hektare.

Capaian tersebut menjadikan Ponorogo tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah, tetapi juga mengalami surplus produksi padi.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dipertahankan Ponorogo, Tri Budi Widodo, menyebut jika angka tersebut dihitung secara sederhana, hasil panen padi Ponorogo sangat signifikan.

“Silakan dihitung sendiri, 78 ribu hektare dikali 7 ton per hektare. Itu hasil padi Ponorogo selama satu tahun,” ujarnya.

Tingginya produktivitas padi di Ponorogo ditopang oleh pola tanam yang berbeda di tiap wilayah. Di wilayah barat dan utara, petani mampu menanam padi tiga hingga empat kali dalam setahun, sementara wilayah selatan rata-rata dua hingga tiga kali tanam. Panen raya pun terjadi beberapa kali dalam setahun, terutama pada Januari dan Juni, dengan panen serempak di sejumlah kecamatan.

Meski memiliki keterbatasan luas lahan, inovasi pertanian yang diterapkan petani Ponorogo terbukti mampu meningkatkan hasil produksi. Salah satunya adalah metode persemaian di halaman rumah, yang kini menjadi rujukan daerah lain.

Bahkan, sejumlah kabupaten seperti Bojonegoro dan Pasuruan datang langsung ke Ponorogo untuk mempelajari dan mengadopsi inovasi tersebut.

Selain itu, Pemkab Ponorogo juga terus memperkuat program pendukung swasembada pangan, di antaranya program listrik masuk sawah.

“Program ini memungkinkan petani tetap berproduksi saat musim kemarau, sehingga aktivitas pertanian tidak terhenti,” pungkas Tri Budi Widodo. Dengan berbagai capaian tersebut, Ponorogo optimistis dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, sejalan dengan visi dan kebijakan pemerintah pusat.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasutri Lansia Tewas Ditabrak di Ponorogo, Pelaku Tabrak Lari Ditangkap

    Pasutri Lansia Tewas Ditabrak di Ponorogo, Pelaku Tabrak Lari Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Mlarak-Jabung, Ponorogo, pada Kamis (29/05/2025), yang merenggut nyawa pasangan suami istri (pasutri) lansia, Wondo (70) dan Tukiyah (68), warga Desa Gandu, Kecamatan Mlarak. Kedua korban yang dikenal sebagai penjual rinjing bambu ini tewas seketika setelah ditabrak mobil pickup yang dikendarai seorang pria muda. Peristiwa nahas […]

    Bagikan
  • Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang perempuan muda berusia 19 tahun ditemukan tewas di semak-semak pinggir Jalan Raya Saradan–Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (27/06/2025) pagi. Di dekat jasad korban, ditemukan sepeda motor jenis matik dalam kondisi rusak. Polisi menduga korban tewas akibat kecelakaan tunggal. Korban diketahui bernama Jepi Novia, warga Desa Durenan, Kecamatan Gemarang. […]

    Bagikan
  • Bagasi Penumpang KAI Maksium 20 Kg, Segini Biaya Tambahan Jika Melebihi

    Bagasi Penumpang KAI Maksium 20 Kg, Segini Biaya Tambahan Jika Melebihi

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Moment libur Tahun Baru 2025 banyak dipakai masyarakat untuk berpergian. Salah satunya dengan menggunakan moda transportasi kereta api seperti di Wilayah KAI Daop 7 Madiun. Hal itu terlihat dari lonjakan volume penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun menjelang pergantian tahun. Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menjelaskan berdasarkan data […]

    Bagikan
  • Keseruan Ratusan Anak Gugus PAUD 3 Gempita Berkebun di P2L Pari Mandiri

    Keseruan Ratusan Anak Gugus PAUD 3 Gempita Berkebun di P2L Pari Mandiri

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Berkebun di pekarangan rumah adalah hal yang menyenangkan. Itulah yang tergambar dari wajah anak-anak dari Gugus PAUD 3 Gempita, Kecamatan Taman, Kota Madiun saat kunjungan edukasi di Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Pari Mandiri Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman pada Jum’at (24/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak pentingnya […]

    Bagikan
  • Menjaga Kamtibmas Kota Madiun Jadi Tanggungjawab Bersama

    Menjaga Kamtibmas Kota Madiun Jadi Tanggungjawab Bersama

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar Forum Kamtibmas Jogo Kota Madiun pada Selasa (16/09/2025). Kegiatan ini menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas, paguyuban pencak silat, Cabdindik Madiun hingga Kepala Sekolah SMA/SMK Negeri di Kota Madiun. Dalam forum ini membahas terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kota Madiun dalam kurun waktu 2025 […]

    Bagikan
  • Jubir PN Madiun: Dugaan Motif Balas Dendam Tak Relevan Jika Tak Terbukti di Persidangan

    Jubir PN Madiun: Dugaan Motif Balas Dendam Tak Relevan Jika Tak Terbukti di Persidangan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dugaan adanya motif balas dendam yang mencuat dalam sidang perkara kepemilikan satwa dilindungi landak jawa dengan terdakwa Darwanto tidak otomatis memiliki nilai hukum. Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Madiun menyatakan hanya akan mempertimbangkan fakta yang terbukti di persidangan, bukan narasi di luar dakwaan. Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara PN Kabupaten Madiun, Agung […]

    Bagikan
expand_less