
Sinergia | Kab.Madiun — Petugas gabungan Polisi Hutan Mobile Perum Perhutani KPH Madiun bersama Satreskrim Polres Madiun menyita 43 batang kayu jati ilegal di Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (18/11/2025) lalu. Sejumlah kayu berbentuk persegi dan gelondongan itu diangkut menggunakan satu unit truk dengan nomor polisi AD 8373 MA. Tiga orang yang berada di lokasi ikut diamankan.
Mereka ialah Hadi Nurohman (28) dan Agus Edy Prasetyo (28), keduanya warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, serta Sukijan (35), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan. Ketiganya diduga sebagai kuli angkut kayu ilegal tersebut.
Administratur Perhutani Madiun, Panca Sihite, mengatakan sopir truk melarikan diri saat penangkapan berlangsung. Panca juga menjelaskan operasi ini bermula dari laporan Asper yang menemukan lima tegakan pohon jati hilang di petak hutan Perhutani.
“Tim kemudian menelusuri dugaan penimbunan kayu ke sebuah perusahaan meubeler, namun akses lokasi tertutup rapat sehingga penyisiran awal terhambat.” ujarnya saat ditemui awak media dikantornya pada Jumat (21/11/2025).
Pada pukul 09.15 WIB, Perhutani berkoordinasi dengan Polres Madiun untuk membentuk operasi gabungan. Patroli pemantauan dilakukan hingga siang hari. Pada pukul 14.08 WIB, tim menerima informasi mengenai sebuah truk yang keluar dari lokasi yang dicurigai sebagai tempat penyimpanan kayu ilegal.
“Truk tersebut langsung kami kejar dan berhasil dihentikan di pinggir Dusun Bodang, Desa Kebonagung,” ujar Panca.
“Sementara itu, tiga orang serta barang bukti langsung diserahkan ke Polres Madiun untuk proses penyelidikan lanjut sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.” tambahnya.
Di lokasi itu, petugas menemukan 43 batang kayu jati yang sedang diturunkan oleh tiga orang pekerja. Ketiganya langsung diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Perhutani menegaskan operasi ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian hutan negara. Sinergi cepat antara Perhutani dan Polri menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus penebangan liar tersebut.
Tova Pradana – Sinergia