Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah ironi terjadi di Kabupaten Magetan. Belasan ribu kursi kerja kosong, namun ribuan pencari kerja masih belum terserap. Data terbaru mencatat, 16.000 lowongan kerja tersedia, tetapi 13.000 warga tercatat masih menganggur.

Kondisi ini membuka mata Pemerintah Kabupaten Magetan untuk segera membenahi sistem penyaluran tenaga kerja. Salah satu langkah nyata dilakukan lewat peluncuran Magetan Job Fair (MJF) 2025 yang digelar di GOR Ki Mageti sejak Selasa (10/06/2025) lalu.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, yang membuka gelaran tersebut menyoroti akar persoalan. Yakni buruknya koneksi antara dunia usaha dan pencari kerja.

“Lowongan ada, pengangguran juga ada, tapi tidak ketemu. Ini karena tidak ada sistem yang menghubungkan secara akurat,” tegasnya.

Menurut Suyatni, tanpa data terintegrasi, perusahaan dan pencari kerja seolah berjalan di jalur yang berbeda. Alhasil, ribuan posisi kerja tetap kosong meskipun banyak warga mencari pekerjaan.

Untuk menjawab tantangan itu, Suyatni memerintahkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan membangun sistem digital ketenagakerjaan terpadu. Sistem ini dirancang agar mampu mencatat lowongan dan jumlah pengangguran secara real-time, memadankan kualifikasi pelamar dengan kebutuhan perusahaan, dan menjangkau area yang lebih luas, melebihi metode konvensional.

“Kalau tidak ada sistem terpadu, ya begini terus. Harus ada perubahan cara kerja,” tegas Wabup.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Disnaker Magetan, Arif Ridwan, menyatakan siap berbenah. Ia menyebut sistem baru nanti bukan hanya database, tetapi jembatan aktif antara dua pihak yang selama ini tak terkoneksi secara efisien.

“Job fair ke depan bukan sekadar kumpul-kumpul, tapi benar-benar menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

Arif memastikan bahwa transformasi digital dalam layanan ketenagakerjaan akan mempercepat proses rekrutmen, menyederhanakan birokrasi, dan memperluas akses informasi hingga ke pelosok desa.

Langkah ini juga diharapkan mampu mengubah paradigma rekrutmen di Magetan, dari cara-cara manual dan terbatas menjadi sistem yang berbasis teknologi dan inklusif

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng BLK Madiun, Korem 081/DSJ Bekali Prajurit Keterampilan Komputer di Era Digital

    Gandeng BLK Madiun, Korem 081/DSJ Bekali Prajurit Keterampilan Komputer di Era Digital

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin lekat dengan teknologi, kemampuan mengoperasikan komputer menjadi salah satu keterampilan penting bagi setiap prajurit. Menjawab kebutuhan tersebut, Korem 081/DSJ bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Madiun menggelar pelatihan komputer, bertempat di UPT BLK Madiun, Jumat (11/9/2026). Pelatihan yang telah dilaksanakan sejak sehari sebelumnya itu […]

    Bagikan
  • Bara Dapur Picu Kebakaran Rumah di Saradan Madiun, Dua Kambing Ikut Terbakar!

    Bara Dapur Picu Kebakaran Rumah di Saradan Madiun, Dua Kambing Ikut Terbakar!

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebakaran melanda rumah milik Kaminem di Dusun Purworejo, RT 14/RW 05, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (15/10/2026) siang. Kebakaran yang diduga dipicu sisa bara dapur tersebut menghanguskan satu ruang dapur beserta isinya dan menyebabkan dua ekor kambing milik korban turut terbakar. Akibat kejadian itu, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 […]

    Bagikan
  • Isi BBM Non-Subsidi di SPBU Caruban Bisa Pulang Bawa Batik

    Isi BBM Non-Subsidi di SPBU Caruban Bisa Pulang Bawa Batik

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Suasana berbeda tampak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (02/10/2025). Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, para petugas SPBU mengenakan pakaian batik sekaligus membagikan kejutan bagi konsumen. Kejutan tersebut berupa pemberian baju batik dan voucher MyPertamina senilai Rp. 25 ribu yang diberikan secara […]

    Bagikan
  • Peradah Jatim Gelar Yowana Sadhana 2026 di Nganjuk, Perkuat Kepemimpinan dan Persaudaraan Pemuda Hindu

    Peradah Jatim Gelar Yowana Sadhana 2026 di Nganjuk, Perkuat Kepemimpinan dan Persaudaraan Pemuda Hindu

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Jawa Timur menggelar Yowana Sadhana atau Religi Camp 2026 di Pura Kerta Bhuana Giri Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan pembinaan pemuda Hindu tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026, dan diikuti sekitar 200 peserta dari 17 kabupaten/kota di Jawa […]

    Bagikan
  • 107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki hari ke-9 masa angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang kereta api yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun terus meningkat signifikan. Hingga Kamis (19/3/2026) pukul 09.00 WIB, total kedatangan penumpang tercatat mencapai 107.798 orang, sementara penumpang berangkat sebanyak 59.076 orang. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan arus kedatangan pemudik masih […]

    Bagikan
  • Budidaya Cacing Tanah Raup Untung Jutaan, Warga Madiun Ini Panen hingga Satu Ton

    Budidaya Cacing Tanah Raup Untung Jutaan, Warga Madiun Ini Panen hingga Satu Ton

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ketekunan Aji Mahmud (32), warga Desa Bolo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, membuahkan hasil manis. Pria yang akrab disapa Pak Aji itu sukses membudidayakan cacing tanah dengan sistem sederhana, hingga mampu memanen lebih dari satu ton hanya dalam waktu beberapa bulan. Usaha tersebut awalnya hanya bermula dari rasa penasaran dan coba […]

    Bagikan
expand_less