Berita Terkini
Trending Tags

13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah ironi terjadi di Kabupaten Magetan. Belasan ribu kursi kerja kosong, namun ribuan pencari kerja masih belum terserap. Data terbaru mencatat, 16.000 lowongan kerja tersedia, tetapi 13.000 warga tercatat masih menganggur.

Kondisi ini membuka mata Pemerintah Kabupaten Magetan untuk segera membenahi sistem penyaluran tenaga kerja. Salah satu langkah nyata dilakukan lewat peluncuran Magetan Job Fair (MJF) 2025 yang digelar di GOR Ki Mageti sejak Selasa (10/06/2025) lalu.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, yang membuka gelaran tersebut menyoroti akar persoalan. Yakni buruknya koneksi antara dunia usaha dan pencari kerja.

“Lowongan ada, pengangguran juga ada, tapi tidak ketemu. Ini karena tidak ada sistem yang menghubungkan secara akurat,” tegasnya.

Menurut Suyatni, tanpa data terintegrasi, perusahaan dan pencari kerja seolah berjalan di jalur yang berbeda. Alhasil, ribuan posisi kerja tetap kosong meskipun banyak warga mencari pekerjaan.

Untuk menjawab tantangan itu, Suyatni memerintahkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan membangun sistem digital ketenagakerjaan terpadu. Sistem ini dirancang agar mampu mencatat lowongan dan jumlah pengangguran secara real-time, memadankan kualifikasi pelamar dengan kebutuhan perusahaan, dan menjangkau area yang lebih luas, melebihi metode konvensional.

“Kalau tidak ada sistem terpadu, ya begini terus. Harus ada perubahan cara kerja,” tegas Wabup.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Disnaker Magetan, Arif Ridwan, menyatakan siap berbenah. Ia menyebut sistem baru nanti bukan hanya database, tetapi jembatan aktif antara dua pihak yang selama ini tak terkoneksi secara efisien.

“Job fair ke depan bukan sekadar kumpul-kumpul, tapi benar-benar menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

Arif memastikan bahwa transformasi digital dalam layanan ketenagakerjaan akan mempercepat proses rekrutmen, menyederhanakan birokrasi, dan memperluas akses informasi hingga ke pelosok desa.

Langkah ini juga diharapkan mampu mengubah paradigma rekrutmen di Magetan, dari cara-cara manual dan terbatas menjadi sistem yang berbasis teknologi dan inklusif

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Beras di Madiun Naik, Premium Tembus Rp15.300 per Kg, Warga Beralih ke Beras Medium

    Harga Beras di Madiun Naik, Premium Tembus Rp15.300 per Kg, Warga Beralih ke Beras Medium

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Madiun mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan terjadi pada beras medium maupun premium, bahkan harga beras premium kini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Pantauan di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Selasa (7/7/2026), menunjukkan harga beras medium naik dari Rp13.000 […]

    Bagikan
  • Program Keliling Bapenda dan Bank Jatim untuk Penerimaan Pajak PBB-P2 di Wilayah Kec Kare

    Program Keliling Bapenda dan Bank Jatim untuk Penerimaan Pajak PBB-P2 di Wilayah Kec Kare

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Madiun getol melakukan aksi nyata untuk penerimaan pajak. Hasilnya, dari target Rp. 30 milyar PBB-P2 di tahun 2026, sudah masuk ke kas daerah sekitar Rp. 6,3 miliar. Kolaborasi atara Bapenda dan Bank Jatim mengerahkan 4 petugas khusus berkeliling menggunakan mobil di 62 desa. Konsep pembayaran […]

    Bagikan
  • 18 Ribu Warga Magetan Tinggal di Kawasan Kumuh, Pemkab Tetapkan 26 Lokasi Prioritas Penanganan

    18 Ribu Warga Magetan Tinggal di Kawasan Kumuh, Pemkab Tetapkan 26 Lokasi Prioritas Penanganan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menetapkan puluhan kawasan perumahan dan permukiman kumuh sebagai dasar penanganan terpadu. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Magetan Nomor 100.3.4.2/6/Kept./403.013/2026 tertanggal 14 Januari 2026, lebih dari 18.000 warga tercatat tinggal di kawasan kumuh dengan total luas mencapai 282,48 hektare dari keseluruhan wilayah Magetan seluas 688,85 km². Data tersebut menunjukkan, […]

    Bagikan
  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Madiun, melakukan panen sayuran dan ikan lele di SDN Mojorejo 2 pada Jumat pagi (02/05/2025). Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga meresmikan sistem absensi berbasis barcode yang dinamakan Sibabe atau Sistem Barcode Absensi Belajar. Kegiatan ini disambut […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Apresiasi Sekolah Rakyat di Ponorogo, Motivasi Siswa Jelang Tahun Ajaran Baru

    Gubernur Khofifah Apresiasi Sekolah Rakyat di Ponorogo, Motivasi Siswa Jelang Tahun Ajaran Baru

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa ratusan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) di Ponorogo dalam kunjungan kerjanya pada Sabtu (26/07/2025). Didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan jajaran Forkopimda, Khofifah memberikan motivasi agar para siswa tetap semangat belajar meski harus jauh dari orang tua. Sebanyak 125 calon siswa SR Ponorogo terbagi […]

    Bagikan
  • Catat ! Selama 13 Hari, Polres Madiun Kerahkan 215 Personel di Ops Zebra Semeru 2025

    Catat ! Selama 13 Hari, Polres Madiun Kerahkan 215 Personel di Ops Zebra Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Polres Madiun mengerahkan 215 personel dalam Operasi Zebra Semeru 2025 yang resmi dimulai 17–30 November. Kesiapan pasukan ditandai dengan apel gelar di Lapangan Tribrata, Senin (16/11/2025), dipimpin Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara yang membacakan amanat Kapolda Jawa Timur. Operasi Zebra tahun ini menargetkan peningkatan kepatuhan berlalu lintas sekaligus menekan tingginya […]

    Bagikan
expand_less