Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Rumah di Kecamatan Wungu Terendam Banjir, Akses Jalan Terputus

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Banjir mulai masuk ke rumah warga, Dana – Sinergia

Sinergia | Kab Madiun – Banjir merendam ratusan rumah di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Sabtu (15/3/2025) malam. Selain menggenangi permukiman, banjir juga menyebabkan terputusnya akses jalan alternatif dari Madiun menuju Surabaya. Seperti banjir di Desa Mojorayung sekitar pukul 19.30 WIB akibat hujan deras yang turun sejak pukul 17.00 WIB.

Ketinggian air di jalan desa mencapai 60 hingga 70 cm, membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Selain merendam jalan, banjir juga menggenangi ratusan rumah warga. Kepanikan melanda warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga, terutama perangkat elektronik. Evakuasi juga dilakukan terhadap lansia untuk menghindari risiko bahaya.

Menurut warga setempat, banjir disebabkan oleh aliran air dari lereng Gunung Wilis yang kini dalam kondisi gundul.  “Hujan deras membuat air langsung mengalir deras ke pemukiman kami,” ujar Atik Rusmawati, salah seorang warga.

Amin Prasetyo, warga lainnya, mengungkapkan bahwa air terus meninggi sejak sore. 

“Tadi hujan deras terus air kiriman dari wilayah Kare. Ini makin tinggi hingga sepinggang orang dewasa” ucap Amin.

Image Not Found
Warga berusaha menyelamatkan barang – barang, Dana – Sinergia

Sementara itu BPBD Kabupaten Madiun masih melakukan pendataan terkait dampak banjir, tercatat sedikitnya ada 4 kecamatan terimbas banjir diantaranya Kecamatan Wungu, Kecamatan Madiun, Kecamatan Wonoasri dan Kecamatan Balerejo.

“Untuk saat ini informasinya debit waduk Dawuhan telah melebihi batas normal, kami menghimbau kepada warga disekitar agar berhati hati dan selalu waspada” ujar Boby Saktia Putra Lubis, Kalaksa BPBD Kabupaten Madiun.

Pihak berwenang dan warga setempat terus berupaya menangani dampak banjir dan melakukan evakuasi bagi warga yang terdampak.

(Dana/Sinergia)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

    Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun terus berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan. Melalui konsep integrated farming atau pertanian terpadu, DKPP berupaya memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada agar tetap produktif. Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto, menjelaskan bahwa wilayah Kota Madiun tergolong kecil dengan […]

    Bagikan
  • Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana haru mewarnai halaman Masjid Agung Kota Madiun, Jumat sore (16/05/205), saat 152 calon jemaah haji diberangkatkan menuju tanah suci. Mereka tergabung dalam kloter 52 keberangkatan haji tahun 2025 dari Kota Madiun. Isak tangis keluarga pecah saat momen perpisahan berlangsung. Pelukan erat dan doa-doa penuh harapan mengiringi langkah kaki para […]

    Bagikan
  • BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Madiun yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN untuk menanam komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan tomat. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa dari perspektif BPS […]

    Bagikan
  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati Perubahan Propemperda 2026, Legislatif Usulkan 3 Raperda Inisiatif

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati Perubahan Propemperda 2026, Legislatif Usulkan 3 Raperda Inisiatif

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2026 di Gedung Paripurna pada Jumat (09/01/2026).  Dari hasil koordinasi antara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Madiun dan Tim Pelaksana Harmonisasi dan Sinkronisasi Raperda Pemerintah Kota Madiun, Legislatif […]

    Bagikan
  • Laka Empat Kendaraan di Jalur Ponorogo–Magetan, Satu Pengendara Luka Ringan

    Laka Empat Kendaraan di Jalur Ponorogo–Magetan, Satu Pengendara Luka Ringan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Ponorogo–Magetan, tepatnya di barat tikungan Sekelip, Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden tersebut menyebabkan satu pengendara sepeda motor mengalami luka ringan serta sempat memicu kemacetan arus lalu lintas di jalur alternatif Ponorogo–Magetan. Kecelakaan bermula […]

    Bagikan
  • Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Longsornya tebing tambang batuan (galian C) di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (27/9/2025) pagi, menelan korban jiwa. Suroso (55), sopir truk, meninggal dunia setelah tertimbun material tambang. Peristiwa tragis ini mendorong Pemerintah Kabupaten Magetan untuk mengambil langkah tegas. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti yang meninjau langsung lokasi […]

    Bagikan
expand_less