Berita Terkini
Trending Tags

Realisasi PAD Madiun Baru 59 Persen, Sektor PBB Kurang Rp9,6 Miliar Dikebut Jelang Jatuh Tempo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Realisasi PAD Kabupaten Madiun baru mencapai 59 persen. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun hingga 31 Agustus 2026 baru mencapai sekitar 59 persen atau Rp253,8 miliar dari target Rp433,2 miliar. Pemerintah Kabupaten Madiun kini menggenjot sejumlah sektor penerimaan, terutama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang masih menyisakan kekurangan Rp9,6 miliar menjelang jatuh tempo pembayaran.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun, Ari Nur Surahmat, mengatakan capaian PAD tersebut merupakan hasil rekapitulasi hingga akhir Agustus 2026.

Dari sejumlah komponen PAD, capaian pajak daerah tercatat 64,6 persen. Sementara retribusi daerah menjadi salah satu sektor yang masih rendah dengan realisasi 52,2 persen.

Adapun hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan telah mencapai 85,6 persen, sedangkan lain-lain PAD yang sah mencapai 80,52 persen.

“Beberapa komponen PAD sudah berada di atas capaian 75 persen, sementara pajak daerah dan terutama retribusi masih perlu digenjot,” kata Ari, Senin (14/9/2026).

Menurut Ari, dengan posisi realisasi yang baru sekitar 59 persen, Pemkab Madiun masih membutuhkan tambahan penerimaan untuk mengejar target PAD tahun ini. Upaya peningkatan penerimaan akan difokuskan pada komponen yang capaiannya masih rendah.

Salah satunya melalui PBB. Dari target penerimaan sekitar Rp30,5 miliar, realisasi PBB hingga 31 Agustus 2026 baru mencapai Rp20,8 miliar atau sekitar 68,3 persen.

Image Not Found
PBB Madiun masih kurang Rp9,6 miliar dari target 2026. Foto : Tova-Sinergia

Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar Rp9,6 miliar yang harus dikejar. Sementara batas akhir pembayaran PBB ditetapkan pada 30 September 2026.

Bapenda menargetkan realisasi PAD secara keseluruhan dapat menembus sekitar 75 persen pada akhir September.

“Ya, kita kejar nanti karena kita target nanti sampai September kan ditargetkan bisa mencapai 75 persen. Ya nanti diharapkan bisa mencapai itu,” ujar Ari.

Untuk mengejar kekurangan penerimaan PBB, Bapenda Kabupaten Madiun akan meningkatkan sosialisasi dan penagihan kepada wajib pajak.

Petugas pemungut di desa dan kelurahan akan dioptimalkan untuk mendorong masyarakat segera melunasi kewajibannya. Bapenda juga melibatkan pemerintah kecamatan untuk membantu mempercepat pembayaran.

“Ini sebelum jatuh tempo itu nanti kita harapkan sudah dibayar. Kalau sekarang, itu realisasi PBB dari target Rp30,5 miliar, realisasinya Rp20,8 miliar atau sekitar 68,3 persen. Nanti kurang Rp9,6 miliar. Kita upayakan kita sosialisasi terus,” imbuh Ari.

Selain penagihan, Bapenda juga melakukan pemutakhiran data wajib pajak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data wajib pajak lebih akurat sekaligus menghindari persoalan wajib pajak yang tidak ditemukan.

Di sisi lain, kanal pembayaran pajak juga diperluas untuk memudahkan masyarakat memenuhi kewajibannya. Pembayaran dapat dilakukan melalui sejumlah kanal perbankan, termasuk Bank Jatim, ATM, mobile banking Bank Jatim, hingga kanal pembayaran yang menyediakan fasilitas QRIS. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tergerus Arus Sungai, Plengsengan Jembatan Kedunggalar – Bangunrejo Ngawi Longsor

    Tergerus Arus Sungai, Plengsengan Jembatan Kedunggalar – Bangunrejo Ngawi Longsor

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jembatan penghubung antar Desa Kedunggalar dan Desa Bangunrejo Kidul di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi kini tidak dapat dilewati. Pasalnya, kondisi jembatan kian memprihatinkan lantaran sayap jembatan sisi Selatan longsor pada Senin malam (24/2/2025). Hal itu disebabkan gerusan air sungai saat debit air tinggi. Menurut informasi, plengsengan longsor tersebut terjadi saat […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Amankan PSK Jaringan Online, Satu Waria Diduga Positif HIV

    Satpol PP Madiun Amankan PSK Jaringan Online, Satu Waria Diduga Positif HIV

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun mengamankan sejumlah pekerja seks komersial (PSK) dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar pada Rabu malam (09/04/2025). Operasi dilakukan di dua lokasi, yakni kawasan Pasar Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, dan sebuah hotel di Kecamatan Mejayan. Dari hasil razia, petugas mengamankan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Benahi 43 Sekolah, Anggarkan Rp. 3,4 Miliar untuk benahi Kamar Mandi dan Lingkungan

    Pemkot Madiun Benahi 43 Sekolah, Anggarkan Rp. 3,4 Miliar untuk benahi Kamar Mandi dan Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Wali Kota Madiun, Maidi, melakukan inspeksi langsung ke sejumlah sekolah untuk mengecek kondisi sarana prasarana, khususnya kamar mandi (KM) dan lingkungan sekolah. “Cek sarpras sekolahan, KM rusak dan sebagainya kita benahi semua. Sarana untuk anak tidak boleh rusak,” tegas Maidi, […]

    Bagikan
  • Telaga Ngebel Dipadati Ribuan Wisatawan di Libur Lebaran

    Telaga Ngebel Dipadati Ribuan Wisatawan di Libur Lebaran

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan wisatawan memadati Telaga Ngebel, Ponorogo pada Rabu (02/04/2025). Destinasi wisata andalan Kabupaten Ponorogo ini mengalami lonjakan pengunjung dibandingkan hari-hari biasa. Sejak pagi, wisatawan lokal berbondong-bondong datang untuk menikmati suasana asri serta mencoba berbagai wahana di Telaga Ngebel, seperti speed boat dan pertunjukan air mancur menari. Tak hanya wisatawan lokal, […]

    Bagikan
  • Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah tanaman padi milik petani di Ponorogo mengalami penyakit yang dikenal dengan istilah ‘asem-aseman’. Gejala awal penyakit ini terlihat dari daun padi yang menguning kemerahan, dimulai dari ujung, menjalar ke pangkal, hingga akhirnya mengering dan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi hasil panen bahkan berpotensi menyebabkan gagal […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebuah jembatan  di Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo menambah daftar jumlah jembatan rusak akibat terjangan banjir di musim hujan yang terjadi beberapa bulan terakhir. Tingginya debit air sungai Klitik mengakibatkan sayap Jembatan Wates bagian selatan ambles sekitar 10 meter.  Pantauan dilapangan pondasi jembatan terkikis hingga menyebabkan keretakan pada pilar penyangga jembatan. […]

    Bagikan
expand_less