Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, kembali menjadi sorotan. Hal ini setelah puluhan siswa SD dan SMP mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu yang dibagikan pada Rabu (26/11/2025). Para siswa mengeluhkan sakit perut, mual, hingga sesak napas tak lama setelah makan yang memicu kepanikan di lingkungan sekolah.

Petugas kesehatan dan aparat kepolisian bergerak cepat. Ambulans Puskesmas Gemarang dan mobil patroli Polsek Kedunggalar digunakan untuk mengevakuasi siswa yang tampak lemas serta mengalami kesulitan bernapas. Setibanya di puskesmas, para siswa menjalani pemeriksaan awal dan penanganan medis darurat.

Salah satu siswa, Dinda Ayu Andira, menuturkan bahwa ia mulai merasakan sesak beberapa menit setelah memakan hidangan MBG yang terdiri dari telur puyuh bumbu kuning, acar, susu, dan pisang.

“Aku langsung merasa sesak. Telur puyuhnya seperti berbau tidak segar,” ucap Dinda dengan kondisi masih tersengal.

Dinda bahkan harus diberikan oksigen karena keluhan sesaknya semakin kuat. Beberapa siswa lain juga menyampaikan bahwa lauk yang mereka terima mengeluarkan aroma tak biasa.

Kesaksian serupa disampaikan Rohman KA, siswa kelas VIII SMPN 2 Kedunggalar. Menu MBG, kata Rohman, dibagikan sekitar pukul 09.45 WIB dan langsung dimakan para siswa.

“Ada bau amis dari telur puyuh yang saya dapat. Teksturnya juga agak berlendir, jadi saya hanya makan satu,” tuturnya.

Hingga kini, petugas kesehatan masih memantau kondisi sejumlah siswa untuk memastikan situasi benar-benar stabil. Puskesmas Gemarang telah mengambil sampel seluruh menu MBG sebagai bahan uji laboratorium guna mengetahui sumber pasti gangguan kesehatan tersebut.

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak sekolah serta penyedia makanan MBG untuk menelusuri dugaan kelalaian atau masalah lain dalam pengolahan makanan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun mencatat telah menemukan sebanyak 29 ekor sapi suspek PMK di wilayahnya. Puluhan hewan tersebut terindikasi terinfeksi penyakit mulut dan kuku. “Kondisi itu terlihat dari ciri-ciri pada mulut sapi yang berbusa dan kakinya ditemukan luka-luka,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Paryoto, Selasa […]

    Bagikan
  • Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Warga Joketro Magetan Gempar

    Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Warga Joketro Magetan Gempar

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Joketro, Kecamatan Parang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia pada Senin (29/09/2025) pagi. Korban diketahui bernama Sarmo (78), warga setempat yang sehari-hari tinggal seorang diri. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menyampaikan pihak kepolisian mendapat laporan sekitar pukul 07.00 WIB. “Setelah laporan masuk, petugas segera berkoordinasi dengan tim Puskesmas […]

    Bagikan
  • Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid kembali memanas di tengah proses hukum. Kuasa hukum penggugat, Sumadi, menuding Ketua DPRD Magetan mengambil langkah sepihak dalam pengajuan PAW tanpa mengikuti prosedur yang diatur oleh perundang-undangan. Tudingan ini dilontarkan Sumadi usai pelaksanaan mediasi ketiga dalam […]

    Bagikan
  • 741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 741 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri di wilayah Kota Madiun. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Mako Polres Madiun Kota, Kamis (12/3/2026) sore. Apel tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, DPRD Tekankan Anggaran Fokus untuk Kepentingan Masyarakat

    Rapat Paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, DPRD Tekankan Anggaran Fokus untuk Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun di Gedung Paripurna, Sabtu (20/6/2026). Momentum peringatan hari jadi tersebut dimanfaatkan DPRD untuk mengingatkan pentingnya fokus pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi global dan efisiensi anggaran. Rapat paripurna dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota […]

    Bagikan
  • Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo sejak awal April 2026 memicu puluhan kejadian bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam kurun waktu 1 hingga 5 April 2026. Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menyampaikan dari total kejadian tersebut, sebanyak 25 merupakan tanah […]

    Bagikan
expand_less