Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, kembali menjadi sorotan. Hal ini setelah puluhan siswa SD dan SMP mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu yang dibagikan pada Rabu (26/11/2025). Para siswa mengeluhkan sakit perut, mual, hingga sesak napas tak lama setelah makan yang memicu kepanikan di lingkungan sekolah.

Petugas kesehatan dan aparat kepolisian bergerak cepat. Ambulans Puskesmas Gemarang dan mobil patroli Polsek Kedunggalar digunakan untuk mengevakuasi siswa yang tampak lemas serta mengalami kesulitan bernapas. Setibanya di puskesmas, para siswa menjalani pemeriksaan awal dan penanganan medis darurat.

Salah satu siswa, Dinda Ayu Andira, menuturkan bahwa ia mulai merasakan sesak beberapa menit setelah memakan hidangan MBG yang terdiri dari telur puyuh bumbu kuning, acar, susu, dan pisang.

“Aku langsung merasa sesak. Telur puyuhnya seperti berbau tidak segar,” ucap Dinda dengan kondisi masih tersengal.

Dinda bahkan harus diberikan oksigen karena keluhan sesaknya semakin kuat. Beberapa siswa lain juga menyampaikan bahwa lauk yang mereka terima mengeluarkan aroma tak biasa.

Kesaksian serupa disampaikan Rohman KA, siswa kelas VIII SMPN 2 Kedunggalar. Menu MBG, kata Rohman, dibagikan sekitar pukul 09.45 WIB dan langsung dimakan para siswa.

“Ada bau amis dari telur puyuh yang saya dapat. Teksturnya juga agak berlendir, jadi saya hanya makan satu,” tuturnya.

Hingga kini, petugas kesehatan masih memantau kondisi sejumlah siswa untuk memastikan situasi benar-benar stabil. Puskesmas Gemarang telah mengambil sampel seluruh menu MBG sebagai bahan uji laboratorium guna mengetahui sumber pasti gangguan kesehatan tersebut.

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak sekolah serta penyedia makanan MBG untuk menelusuri dugaan kelalaian atau masalah lain dalam pengolahan makanan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Tabung Gas LPG Bocor, Dapur Alda Hanafi Hangus

    Diduga Tabung Gas LPG Bocor, Dapur Alda Hanafi Hangus

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah rumah di Dusun Pandansili, Desa Banyukambang, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, mengalami kebakaran pada Sabtu malam (8/3/2025). Insiden ini diduga disebabkan oleh kebocoran tabung gas LPG yang berada di dapur rumah korban. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Menurut laporan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran […]

    Bagikan
  • Demam Korea Makin Panas, Aston Madiun Hadirkan The K-Groove: Korean Night Party.

    Demam Korea Makin Panas, Aston Madiun Hadirkan The K-Groove: Korean Night Party.

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah demam budaya Korea yang kian menguat di Indonesia, Aston Madiun Hotel & Conference Center menghadirkan event ‘The K-Groove: Korean Night Party’, Jum’at (30/1) malam. Acara itu bukan sekadar makan malam biasa, namun menjadi ajang kumpul komunitas K-Pop terbesar di Madiun. Hotel bintang empat itu menghadirkan transformasi suasana hotel dengan […]

    Bagikan
  • Pilot Project Ketahanan Pangan Terpadu, Danrem 081/DSJ Nilai Sarana Edukasi Masyarakat

    Pilot Project Ketahanan Pangan Terpadu, Danrem 081/DSJ Nilai Sarana Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau lahan Pilot Project Ketahanan Pangan Terpadu Kodim 0803/Madiun di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu (30/04/2025). Ia memuji terhadap upaya yang dilakukan di atas lahan seluas 10 hektare milik Perhutani yang dinilainya telah berjalan dengan baik. “Tentunya ini sebagai terobosan strategis untuk mendukung […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru dilantik, Dezi Setiaperma, memilih langkah hati-hati dalam mengawali masa jabatannya. Ia belum ingin terburu-buru menanggapi isu potensi korupsi di wilayah hukumnya dan lebih fokus melakukan konsolidasi internal. “Saya masih ingin memahami dulu situasi dan karakter daerah ini. Saat ini kami sedang konsolidasi dengan para […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten […]

    Bagikan
  • PPPK Paruh Waktu Magetan Menunggu SK Terbit, Formasi CPNS 2026 Belum Ada Juknis

    PPPK Paruh Waktu Magetan Menunggu SK Terbit, Formasi CPNS 2026 Belum Ada Juknis

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur di Kabupaten Magetan memasuki tahap krusial pada akhir 2025. Setelah melalui sejumlah tahapan administrasi dan verifikasi, ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK). Sementara formasi CPNS tahun 2026 belum dapat diumumkan karena belum adanya petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Berdasarkan data resmi BKPSDM […]

    Bagikan
expand_less