Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Serapan APBD Kabupaten Madiun Baru 44,24 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan Akibat Gejolak Harga

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pendopo Ronggo Djumeno

Sinergia | Madiun – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun hingga awal Juli 2026 mencapai 44,24 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tetap optimistis target penyerapan anggaran bisa mendekati 97 persen hingga akhir tahun meski proyek pembangunan fisik belum mulai dikerjakan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Hadi Sutikno, mengatakan berdasarkan data per 1 Juli 2026, realisasi belanja APBD telah mencapai sekitar Rp850,8 miliar dari total pagu Rp1,924 triliun.

“Kalau kita asumsikan ke 50 persen itu sudah mendekati angka ideal. Karena memang penyerapan disesuaikan kemampuan keuangan yang ada,” kata Sutikno Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, secara umum kinerja penyerapan anggaran di mayoritas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih berjalan sesuai rencana. Namun, capaian tersebut belum didukung pelaksanaan proyek-proyek konstruksi yang hingga kini masih tertunda.

Menurut Sutikno Hadi, keterlambatan terutama terjadi pada dinas teknis yang menangani pembangunan fisik. Kondisi tersebut dipicu fluktuasi harga material bangunan yang dipengaruhi perkembangan situasi geopolitik global sehingga berdampak pada proses pelaksanaan pekerjaan.

“Ini merepotkan kita bersama. Dampaknya bukan hanya di Kabupaten Madiun, tetapi juga dirasakan secara nasional bahkan internasional,” ujarnya.

BPKAD tidak memiliki kewenangan untuk memaksa OPD teknis segera memulai pekerjaan konstruksi. Saat ini pemerintah daerah menunggu penyesuaian Standar Satuan Harga (SSH) agar proses pengadaan dan pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih optimal.

“Mudah-mudahan setelah ada perubahan SSH ini penyerapan di bidang konstruksi bisa dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.

Meski demikian, Pemkab Madiun tetap yakin realisasi belanja daerah akan meningkat signifikan pada semester kedua tahun ini. Hadi menargetkan serapan APBD 2026 dapat mencapai kisaran 96 hingga 97 persen saat tutup buku anggaran.

“Sisa enam bulan untuk mengejar serapan ini kami cukup optimistis bisa maksimal. Yang jelas tidak bisa 100 persen, pasti ada sedikit selisih,” pungkas Sutikno Hadi.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

    Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jajaran Kepolisian Resor Magetan bergerak cepat mengungkap kasus pembobolan Toko Emas Senna Golden Star di Jalan Raya Bendo, Dusun Dermo, Desa Belotan, Kecamatan Bendo. Dalam waktu kurang dari 24 jam, lima tersangka berhasil ditangkap di sebuah rumah kos wilayah Jiwan, Kabupaten Madiun. Kasus pencurian itu pertama kali terungkap pada Rabu pagi […]

    Bagikan
  • Sidang PHPU Magetan, Terkuak Pemilih Tidak Mencoblos, Tetapi Tertulis Di Daftar Hadir

    Sidang PHPU Magetan, Terkuak Pemilih Tidak Mencoblos, Tetapi Tertulis Di Daftar Hadir

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kuasa Hukum Pemohon Paslon Nomor Urut 3 Sujatno-Ida Yuhana Ulfa menghadirkan 3 saksi fakta dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) Jumat (7/2/2025), pukul 13.30 WIB.  Mereka diantaranya pemilih yang tidak menggunakan hak suara karena kerja di luar kota, Tri Andi Riyanto, Budi sebagai Ayahanda […]

    Bagikan
  • TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican di Ponorogo dipastikan berhenti beroperasi mulai 7 November 2025 mendatang. Penutupan dilakukan setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan teguran keras kepada Pemkab Ponorogo karena dinilai gagal mengelola sampah sesuai standar lingkungan. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan keputusan tersebut. Teguran […]

    Bagikan
  • Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem memukul keras petani tembakau di Kabupaten Ngawi. Selain kualitas daun tembakau yang menurun, luas lahan panen juga menyusut drastis. Data terbaru menyebutkan sekitar 500 hektare lahan gagal panen, sementara produksi yang berhasil dipetik pun jauh di bawah target. Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, Sojo, menjelaskan bahwa pada […]

    Bagikan
  • Dugaan Penyalahgunaan Identitas, Kejaksaan Geledah Kantor Dispendukcapil Ponorogo

    Dugaan Penyalahgunaan Identitas, Kejaksaan Geledah Kantor Dispendukcapil Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menggeledah kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo, Selasa (27/5/2025). Penggeledahan dilakukan setelah muncul dugaan penyalahgunaan data identitas untuk pengajuan kredit bank menggunakan KTP yang telah dimodifikasi tanpa sepengetahuan pemiliknya. Selama lebih dari dua jam, tim kejaksaan menyisir sejumlah ruangan di kantor Dispendukcapil yang berada di […]

    Bagikan
  • Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit. Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo. Kepala Bidang […]

    Bagikan
expand_less