Berita Terkini
Trending Tags

SiLPA APBD 2025 Capai Rp96 Miliar, DPRD Ponorogo Soroti Perencanaan Pembangunan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD kabupaten Ponorogo soroti SiLPA APBD 2025 yang mencapai Rp96 miliar. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar Rp96 miliar. DPRD Ponorogo menilai besarnya SiLPA tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola pelaksanaan anggaran, khususnya pada sektor pembangunan infrastruktur, masih perlu ditingkatkan.

Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan besarnya SiLPA dipengaruhi sejumlah faktor. Selain adanya kebijakan efisiensi anggaran pada awal tahun 2025, terdapat sejumlah program yang tidak dapat diselesaikan karena keterbatasan waktu pelaksanaan. Di sisi lain, rencana pinjaman daerah ke Bank Jatim yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur tidak memperoleh persetujuan sehingga sejumlah proyek batal dilaksanakan.

Menurut Dwi Agus, kondisi tersebut harus menjadi evaluasi bersama. Ia mengingatkan agar proses perencanaan dilakukan lebih awal sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga setelah APBD ditetapkan, tahapan perencanaan dapat segera berjalan dan pekerjaan fisik tidak lagi menumpuk pada akhir tahun anggaran.

“Kalau tata kelolanya bagus, saya kira SiLPA tidak sebesar ini. Ke depan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi harus benar-benar matang. Pekerjaan tidak perlu menunggu akhir tahun. Begitu APBD ditetapkan, perencanaannya sudah bisa dimulai sesuai aturan yang ada,” kata Dwi Agus.

DPRD juga optimistis pelaksanaan proyek infrastruktur pada tahun 2026 dapat berjalan lebih baik. Menurutnya, sejumlah pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum telah mulai berproses sehingga diharapkan dapat selesai sebelum penghujung tahun.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus melakukan pembenahan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan agar pengelolaan anggaran semakin optimal.

“Kami sedang memperbaiki semuanya. Itu kan anggaran tahun 2025. Jadi sabar saja, kami sedang memperbaiki. Semoga ke depan semuanya berjalan dengan baik,” ujar Lisdyarita.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, menjelaskan besarnya SiLPA tidak semata-mata berasal dari efisiensi belanja, tetapi juga dipengaruhi tidak terealisasinya sejumlah program pembangunan.

Menurut Agus, pada APBD 2025 terdapat beberapa proyek infrastruktur yang direncanakan menggunakan pendanaan dari pinjaman Bank Jatim. Namun karena pinjaman tersebut tidak memperoleh persetujuan, proyek-proyek tersebut tidak dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2025.

“SiLPA itu relatif berimbang karena berasal dari kelebihan pendapatan dan efisiensi belanja. Namun pada tahun 2025 ada beberapa program yang tidak dapat dilaksanakan, khususnya proyek infrastruktur yang direncanakan menggunakan pendanaan dari pinjaman Bank Jatim. Karena pinjaman tersebut tidak memperoleh persetujuan, pekerjaan itu tidak bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2025,” jelas Agus.

Ia menambahkan, SiLPA tersebut akan dimanfaatkan kembali melalui Perubahan APBD (P-APBD) untuk membiayai berbagai program prioritas. Sementara anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tetap digunakan sesuai peruntukannya.

Agus berharap realisasi belanja daerah pada tahun 2026 dapat meningkat hingga melampaui 95 persen. Menurutnya, percepatan pelaksanaan proyek pembangunan menjadi salah satu langkah agar penyerapan anggaran lebih optimal dan tidak kembali menyisakan SiLPA dalam jumlah besar. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Trisono Ponorogo Digegerkan Penemuan Jasad Bayi di Selokan

    Warga Trisono Ponorogo Digegerkan Penemuan Jasad Bayi di Selokan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan penemuan jasad bayi yang terbungkus plastik hitam di selokan lingkungan permukiman warga, Sabtu (16/5/2026) petang. Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga setelah muncul bau busuk menyengat dari arah selokan. Warga kemudian mencari sumber bau dan menemukan sebuah plastik hitam mencurigakan di dalam […]

    Bagikan
  • Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang paling strategis untuk dipertahankan, diperkuat, dan dikembangkan karena menyangkut langsung Al-Qur’an, kitab suci umat Islam. Termasuk Tartila yang merupakan metode pembelajaran membaca dan menulis Al-Quran yang menekankan cara dengan Tartil , yaitu membaca Al-Quran dengan pelan, benar dan sesuai dengan […]

    Bagikan
  • Vandalisme Cemari Miniatur Kakbah, Walikota : Akan Dipasang CCTV dan Peringatan

    Vandalisme Cemari Miniatur Kakbah, Walikota : Akan Dipasang CCTV dan Peringatan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya Pemerintah Kota Madiun dalam memperindah dan memajukan kotanya melalui pembangunan berbagai miniatur ikon dunia. Salah satu ikon yang paling menarik perhatian adalah miniatur Kakbah yang berada di kawasan Pahlawan Religi Center (PRC), lengkap dengan replika kain Kiswah. Miniatur ini kerap dijadikan lokasi edukasi keagamaan dan tempat berfoto bagi warga […]

    Bagikan
  • Cuaca Ektreme Belum Reda, Puluhan Bencana Kepung Ponorogo Sepanjang Maret

    Cuaca Ektreme Belum Reda, Puluhan Bencana Kepung Ponorogo Sepanjang Maret

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 36 kejadian bencana tercatat melanda Kabupaten Ponorogo sepanjang Maret 2026. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan, cuaca ekstrem menjadi penyumbang terbesar dengan 18 kejadian, disusul 11 kasus banjir dan 7 kejadian tanah longsor. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan jika dirata-rata, kejadian bencana terjadi hampir setiap hari. Namun dalam […]

    Bagikan
  • Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    Insiden Perlintasan KA di Daop 7 Madiun Masih Tinggi, KAI Gencarkan Sosialisasi Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Angka insiden di perlintasan sebidang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun masih tergolong tinggi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan kejadian sepanjang 2025 hingga awal 2026, yang sebagian besar dipicu rendahnya disiplin pengguna jalan. Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun, sepanjang 2025 terjadi 24 insiden di […]

    Bagikan
  • Kartini Zaman Now, Sosok Kowad  Sertu (K) Mira Martika Sukses Peternak Sapi Perah

    Kartini Zaman Now, Sosok Kowad  Sertu (K) Mira Martika Sukses Peternak Sapi Perah

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Malang – Sertu (K) Mira Martika yang kesehariannya bertugas di Koramil 15/Gandusari, jajaran Kodim 0808/Blitar, dikenal sebagai salah satu peternak sapi perah sukses di Kabupaten Malang. Berkat ketekunan dan kegigihannya, sapi perah milikinya sekarang mencapai 30 ekor. Mira menyebut, usaha yang digeluti bersama suaminya, Helmi Cahyo Candra Kirana, belajar dari mertuanya yang telah […]

    Bagikan
expand_less