Berita Terkini
Trending Tags

SiLPA APBD 2025 Capai Rp96 Miliar, DPRD Ponorogo Soroti Perencanaan Pembangunan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD kabupaten Ponorogo soroti SiLPA APBD 2025 yang mencapai Rp96 miliar. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar Rp96 miliar. DPRD Ponorogo menilai besarnya SiLPA tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola pelaksanaan anggaran, khususnya pada sektor pembangunan infrastruktur, masih perlu ditingkatkan.

Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan besarnya SiLPA dipengaruhi sejumlah faktor. Selain adanya kebijakan efisiensi anggaran pada awal tahun 2025, terdapat sejumlah program yang tidak dapat diselesaikan karena keterbatasan waktu pelaksanaan. Di sisi lain, rencana pinjaman daerah ke Bank Jatim yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur tidak memperoleh persetujuan sehingga sejumlah proyek batal dilaksanakan.

Menurut Dwi Agus, kondisi tersebut harus menjadi evaluasi bersama. Ia mengingatkan agar proses perencanaan dilakukan lebih awal sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga setelah APBD ditetapkan, tahapan perencanaan dapat segera berjalan dan pekerjaan fisik tidak lagi menumpuk pada akhir tahun anggaran.

“Kalau tata kelolanya bagus, saya kira SiLPA tidak sebesar ini. Ke depan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi harus benar-benar matang. Pekerjaan tidak perlu menunggu akhir tahun. Begitu APBD ditetapkan, perencanaannya sudah bisa dimulai sesuai aturan yang ada,” kata Dwi Agus.

DPRD juga optimistis pelaksanaan proyek infrastruktur pada tahun 2026 dapat berjalan lebih baik. Menurutnya, sejumlah pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum telah mulai berproses sehingga diharapkan dapat selesai sebelum penghujung tahun.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus melakukan pembenahan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan agar pengelolaan anggaran semakin optimal.

“Kami sedang memperbaiki semuanya. Itu kan anggaran tahun 2025. Jadi sabar saja, kami sedang memperbaiki. Semoga ke depan semuanya berjalan dengan baik,” ujar Lisdyarita.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, menjelaskan besarnya SiLPA tidak semata-mata berasal dari efisiensi belanja, tetapi juga dipengaruhi tidak terealisasinya sejumlah program pembangunan.

Menurut Agus, pada APBD 2025 terdapat beberapa proyek infrastruktur yang direncanakan menggunakan pendanaan dari pinjaman Bank Jatim. Namun karena pinjaman tersebut tidak memperoleh persetujuan, proyek-proyek tersebut tidak dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2025.

“SiLPA itu relatif berimbang karena berasal dari kelebihan pendapatan dan efisiensi belanja. Namun pada tahun 2025 ada beberapa program yang tidak dapat dilaksanakan, khususnya proyek infrastruktur yang direncanakan menggunakan pendanaan dari pinjaman Bank Jatim. Karena pinjaman tersebut tidak memperoleh persetujuan, pekerjaan itu tidak bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2025,” jelas Agus.

Ia menambahkan, SiLPA tersebut akan dimanfaatkan kembali melalui Perubahan APBD (P-APBD) untuk membiayai berbagai program prioritas. Sementara anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tetap digunakan sesuai peruntukannya.

Agus berharap realisasi belanja daerah pada tahun 2026 dapat meningkat hingga melampaui 95 persen. Menurutnya, percepatan pelaksanaan proyek pembangunan menjadi salah satu langkah agar penyerapan anggaran lebih optimal dan tidak kembali menyisakan SiLPA dalam jumlah besar. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di kawasan Kelurahan Demangan, tepatnya di Jalan Suwolobumi Gang Saptaloka, semangat wirausaha tumbuh dari tangan seorang perempuan. Dialah Ully Haque Ussianti, pemilik usaha bernama Malika yang dikenal sebagai produsen olahan bunga telang dan berbagai jamu tradisional. Usaha ini bermula pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 melanda. Di tengah ketidakpastian, Ully […]

    Bagikan
  • Ratusan Personel Disiagakan untuk Amankan Konser Dewa 19 di Ponorogo

    Ratusan Personel Disiagakan untuk Amankan Konser Dewa 19 di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polres Ponorogo menyiagakan ratusan personel untuk mengamankan jalannya konser musik Dewa 19 di Alun-alun Ponorogo pada Sabtu (30/08/2025). Konser tersebut menjadi acara penutup rangkaian Hari Jadi ke-529 Ponorogo. Kabag Ops Polres Ponorogo, Kompol Edy Suyono, mengatakan pengamanan akan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, serta dukungan dari Satuan Brimob. […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Dana BOS, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Ditahan

    Dugaan Korupsi Dana BOS, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Ditahan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo — Tabir dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo akhirnya tersingkap. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo resmi menahan Syamhudi Arifin, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Senin (28/04/2025). Penahanan tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan maraton sejak pukul 10.00 WIB. Penyidik akhirnya memutuskan untuk menahan Syamhudi Arifin […]

    Bagikan
  • Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Filsuf Rocky Gerung mengingatkan bahwa kritik terhadap pemerintah akan memiliki nilai lebih apabila disampaikan dengan argumentasi akademis, bukan sekadar luapan emosi. Menurutnya, tradisi berpikir kritis harus menjadi fondasi gerakan mahasiswa maupun masyarakat sipil dalam mengawal jalannya pemerintahan. Pandangan tersebut disampaikan Rocky Gerung saat menjadi pembicara dalam Soekarno Talk In yang digelar […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Tindak Lanjuti Temuan BPK, Soroti Kelebihan Bayar Proyek Jalan hingga Monumen Reyog

    DPRD Ponorogo Tindak Lanjuti Temuan BPK, Soroti Kelebihan Bayar Proyek Jalan hingga Monumen Reyog

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Ponorogo menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Dalam rapat paripurna, DPRD menyampaikan sejumlah rekomendasi yang menyoroti kelebihan pembayaran pada berbagai proyek pembangunan, terutama Monumen dan Museum Reyog serta puluhan proyek infrastruktur. Ketua DPRD Ponorogo mengatakan rekomendasi tersebut merupakan tindak lanjut atas […]

    Bagikan
  • Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 senilai sekitar Rp45 miliar disorot. Pengadaan tersebut dinilai berpotensi menjadi temuan audit hingga berujung pada persoalan hukum jika ditemukan unsur pelanggaran. Sorotan itu berkaitan dengan dugaan perbedaan antara pencatatan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan pelaksanaan […]

    Bagikan
expand_less