Berita Terkini
Trending Tags

SiLPA APBD 2025 Capai Rp96 Miliar, DPRD Ponorogo Soroti Perencanaan Pembangunan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD kabupaten Ponorogo soroti SiLPA APBD 2025 yang mencapai Rp96 miliar. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar Rp96 miliar. DPRD Ponorogo menilai besarnya SiLPA tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola pelaksanaan anggaran, khususnya pada sektor pembangunan infrastruktur, masih perlu ditingkatkan.

Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan besarnya SiLPA dipengaruhi sejumlah faktor. Selain adanya kebijakan efisiensi anggaran pada awal tahun 2025, terdapat sejumlah program yang tidak dapat diselesaikan karena keterbatasan waktu pelaksanaan. Di sisi lain, rencana pinjaman daerah ke Bank Jatim yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur tidak memperoleh persetujuan sehingga sejumlah proyek batal dilaksanakan.

Menurut Dwi Agus, kondisi tersebut harus menjadi evaluasi bersama. Ia mengingatkan agar proses perencanaan dilakukan lebih awal sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga setelah APBD ditetapkan, tahapan perencanaan dapat segera berjalan dan pekerjaan fisik tidak lagi menumpuk pada akhir tahun anggaran.

“Kalau tata kelolanya bagus, saya kira SiLPA tidak sebesar ini. Ke depan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi harus benar-benar matang. Pekerjaan tidak perlu menunggu akhir tahun. Begitu APBD ditetapkan, perencanaannya sudah bisa dimulai sesuai aturan yang ada,” kata Dwi Agus.

DPRD juga optimistis pelaksanaan proyek infrastruktur pada tahun 2026 dapat berjalan lebih baik. Menurutnya, sejumlah pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum telah mulai berproses sehingga diharapkan dapat selesai sebelum penghujung tahun.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus melakukan pembenahan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan agar pengelolaan anggaran semakin optimal.

“Kami sedang memperbaiki semuanya. Itu kan anggaran tahun 2025. Jadi sabar saja, kami sedang memperbaiki. Semoga ke depan semuanya berjalan dengan baik,” ujar Lisdyarita.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, menjelaskan besarnya SiLPA tidak semata-mata berasal dari efisiensi belanja, tetapi juga dipengaruhi tidak terealisasinya sejumlah program pembangunan.

Menurut Agus, pada APBD 2025 terdapat beberapa proyek infrastruktur yang direncanakan menggunakan pendanaan dari pinjaman Bank Jatim. Namun karena pinjaman tersebut tidak memperoleh persetujuan, proyek-proyek tersebut tidak dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2025.

“SiLPA itu relatif berimbang karena berasal dari kelebihan pendapatan dan efisiensi belanja. Namun pada tahun 2025 ada beberapa program yang tidak dapat dilaksanakan, khususnya proyek infrastruktur yang direncanakan menggunakan pendanaan dari pinjaman Bank Jatim. Karena pinjaman tersebut tidak memperoleh persetujuan, pekerjaan itu tidak bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2025,” jelas Agus.

Ia menambahkan, SiLPA tersebut akan dimanfaatkan kembali melalui Perubahan APBD (P-APBD) untuk membiayai berbagai program prioritas. Sementara anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tetap digunakan sesuai peruntukannya.

Agus berharap realisasi belanja daerah pada tahun 2026 dapat meningkat hingga melampaui 95 persen. Menurutnya, percepatan pelaksanaan proyek pembangunan menjadi salah satu langkah agar penyerapan anggaran lebih optimal dan tidak kembali menyisakan SiLPA dalam jumlah besar. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangkut Truk, Dahan Pohon Trembesi Besar Ambruk Tutup Jalan Ring Road, Lalu Lintas Macet

    Tersangkut Truk, Dahan Pohon Trembesi Besar Ambruk Tutup Jalan Ring Road, Lalu Lintas Macet

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah dahan pohon trembesi berukuran besar di tepi Jalan Ring Road Madiun, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, roboh pada Kamis (27/11/2025). Dahan itu tumbang setelah salah satu bagiannya tersangkut truk yang melintas. Sopir truk, Muhammad Soleh menuturkan dirinya hendak ke gudang ekspedisi J&T di Jalan Basuki Rahmat Kota Madiun. Namun dirinya […]

    Bagikan
  • 10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

    10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 10 anak di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian dalam sepekan terakhir. Mereka kedapatan membuat balon udara tanpa awak dan ratusan selongsong petasan. Mirisnya, bahan pembuatan selongsong petasan tersebut menggunakan kertas dari buku pelajaran. Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo menyampaikan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pembuatan […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Luapan Air di Ngariboyo, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Drainase

    Hujan Deras Picu Luapan Air di Ngariboyo, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Drainase

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (3/3/2026) petang, menyebabkan air meluap hingga menutup badan jalan. Arus yang cukup deras membuat sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa berhenti, bahkan beberapa di antaranya terseret aliran air saat mencoba melintas. Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, luapan air juga berdampak pada […]

    Bagikan
  • Kolaborasi Korem 081/DSJ dan Pemkot Madiun Siapkan Kawasan Wisata Heritage Bernilai Sejarah

    Kolaborasi Korem 081/DSJ dan Pemkot Madiun Siapkan Kawasan Wisata Heritage Bernilai Sejarah

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memperkuat sinergi dalam pengembangan potensi daerah melalui rencana pembangunan kawasan wisata heritage di Kota Madiun. Destinasi baru tersebut akan memanfaatkan bangunan bersejarah bekas Rumah Tahanan Militer (RTM) di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo. Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Kolonel Arm […]

    Bagikan
  • Perubahan APBD 2025 Disetujui, DPRD Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan PAD

    Perubahan APBD 2025 Disetujui, DPRD Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan PAD

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna untuk menyepakati bersama Bupati Madiun terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Agenda yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Madiun tersebut turut dihadiri oleh Bupati Hari Wuryanto, Wakil Bupati, […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sepasang pengantin di Kabupaten Ngawi viral di media sosial. Bukan karena glamornya resepsi pernikahan, namun karena kesederhanaannya saat momen sakral pernikahan Siti Fatonah (29), dan Ribut Ariyanto (34) di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Sine pada Senin (21/04/2025). Dari video yang beredar, tidak ada terop atau panitia Wedding Organizer, selama pernikahan berlangsung […]

    Bagikan
expand_less