Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
- visibility 20
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Magetan kembali diperkuat oleh Polres Magetan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini digelar dengan menggandeng Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (BPN) sebagai langkah nyata dalam pengendalian inflasi sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Berbeda dari kegiatan pasar murah konvensional, Polres Magetan menerapkan pola blusukan mobiling. Polsek jajaran turun langsung ke desa-desa, kelurahan, hingga pasar tradisional untuk memastikan akses pangan terjangkau benar-benar sampai ke masyarakat.
Tiga polsek, yakni Parang, Ngariboyo, dan Magetan melaksanakan pendistribusian beras dengan membawa masing-masing 2 ton beras premium SPHP kemasan 5 kilogram. Beras tersebut dijual melalui skema tebus murah dengan harga Rp. 11.500 per kilogram, sehingga warga cukup membayar Rp. 57.500 untuk 5 kilogram atau Rp. 115.000 untuk 10 kilogram.
Kasi Humas Polres Magetan, IPDA Indra, menegaskan bahwa pola jemput bola sengaja dipilih agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat GPM. “Kami tidak menunggu warga datang. Justru kami yang hadir ke desa-desa untuk memastikan akses pangan murah lebih mudah dan merata. Polres Magetan ingin harga beras bisa dijangkau oleh semua kalangan,” ujar IPDA Indra.
Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. “Kegiatan ini bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga stabil, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi daerah agar tetap kondusif. Kami ingin masyarakat merasa aman, baik dari sisi keamanan maupun pemenuhan kebutuhan pokok,” tambahnya.
Dengan agenda yang rutin dan wilayah jangkauan yang terus diperluas, Gerakan Pangan Murah diharapkan memberikan manfaat lebih besar terutama bagi warga berpenghasilan menengah ke bawah.
Antusiasme masyarakat di setiap titik pelaksanaan menjadi bukti bahwa kehadiran Polri melalui program pangan murah benar-benar dirasakan manfaatnya. Selain membantu ekonomi warga, kegiatan ini juga mempererat kedekatan antara polisi dan masyarakat.(Nan/Krs).
- Penulis: Kusnanto


