Berita Terkini
Trending Tags

Rem Blong di Jalur Lama Sarangan, PNS Asal Tulungagung Tewas di Lokasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kecelakaan akibat rem blong di jalur lama Sarangan,Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut kembali menimpa pengguna jalan di jalur wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sebuah sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi AG 2685 RCK mengalami rem blong di Jalan Lama Mandoran–Plaosan, tepatnya di tikungan dekat tempat pencucian kendaraan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, pada Minggu malam (2/11/2025).

Korban pengendara diketahui bernama Kasiyono (52), seorang pegawai negeri sipil asal Tulungagung. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala. Sementara itu, penumpangnya Farid Fahrizal (18) selamat dan mengalami luka ringan di hidung.

Menurut keterangan warga sekitar, kendaraan yang dikendarai korban melaju cukup cepat dari arah atas menuju bawah. Saat melintas di tikungan tajam, motor tersebut tiba-tiba oleng dan kehilangan kendali.

“Tadi motor kelihatannya meluncur cukup kencang. Begitu di tikungan menurun, sepertinya remnya tidak berfungsi, lalu menabrak pagar hotel di tepi jalan,” tutur Eko Hardianto, salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

Benturan keras membuat Kasiyono terpental dari kendaraan dan tewas di tempat. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Plaosan serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak Satlantas Polres Magetan menyebutkan bahwa kecelakaan diduga kuat disebabkan sistem pengereman motor yang gagal berfungsi di medan menurun.

“Dari hasil pemeriksaan awal, penyebabnya murni karena rem blong. Kami mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem rem dan tekanan ban, sebelum melintasi jalur menuju Sarangan. Jalan di kawasan itu menurun dan berliku, apalagi pada malam hari yang rawan licin,” ujar seorang petugas kepolisian di lokasi.

Kecelakaan di jalur lama Sarangan bukan kali ini saja terjadi. Kontur jalan yang curam serta minimnya penerangan sering kali menjadi faktor pemicu. Dalam beberapa bulan terakhir, tercatat beberapa kasus serupa dengan penyebab dominan kegagalan fungsi rem.

Warga sekitar pun berharap pemerintah daerah segera menambah rambu peringatan dan lampu penerangan jalan di sepanjang jalur wisata tersebut, agar kejadian tragis serupa tidak terus terulang. (Nanto/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Janin Ditemukan Di Bawah Kasur Warga Ngebel, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    Janin Ditemukan Di Bawah Kasur Warga Ngebel, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jenazah janin yang terbungkus plastik dan disimpan di bawah kasur sebuah rumah di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kamis (16/4/2026) dini hari. Janin tersebut ditemukan di rumah seorang perempuan berinisial T (40). Penemuan ini bermula saat yang bersangkutan menjalani perawatan di RSUD dr Harjono […]

    Bagikan
  • Drama di Ruang Kelas! Jari Siswa SD Terjebak di Meja, Damkar Jadi Penyelamat

    Drama di Ruang Kelas! Jari Siswa SD Terjebak di Meja, Damkar Jadi Penyelamat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bangunsari 03, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami insiden jari tangan terjepit di lubang meja belajar saat jam pelajaran berlangsung Kamis (23/7/2026) pagi. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun diterjunkan untuk melakukan evakuasi hingga jari korban berhasil dilepaskan tanpa kendala. Peristiwa tersebut menimpa Ahmad Aryan Izzul […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Jadi Reserse Polri ke-78, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Reserse Presisi

    Peringati Hari Jadi Reserse Polri ke-78, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Reserse Presisi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menggelar tasyakuran sederhana untuk memperingati Hari Jadi Reserse Polri ke-78 pada Senin (08/12/2025). Acara yang dipusatkan di Gedung Pesat Gatra ini dipimpin Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dan dihadiri pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta personel Satreskrim dan Satresnarkoba. Peringatan tahun ini mengusung tema “Reserse Presisi Siap Melayani”, […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana LKK Senilai Rp 9,7 Miliar

    Kejari Kota Madiun Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana LKK Senilai Rp 9,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun resmi menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) di wilayah Kota Madiun. Dugaan kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai sekitar Rp. 9,7 miliar.  Kepala Kejari Kota Madiun, Dede Sutisna dalam siaran pers pada Rabu (04/05/2025) mengungkapkan Tim Pidana […]

    Bagikan
  • Stafsus Wapres Bahas Penguatan Budaya dan Dukungan Event Pencak Silat Nasional di Kota Madiun

    Stafsus Wapres Bahas Penguatan Budaya dan Dukungan Event Pencak Silat Nasional di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menerima kunjungan Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden Bidang Kinerja Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Suwardi, di Balai Kota Madiun, Senin (20/7/2026). Pertemuan tersebut membahas pengembangan sektor kebudayaan sebagai landasan pembangunan daerah. Hal ini sekaligus peluang dukungan pemerintah pusat terhadap agenda pencak silat […]

    Bagikan
  • Air Mata Widodo Menetes Usai Rumahnya Direnovasi Lewat Program TMMD ke-124

    Air Mata Widodo Menetes Usai Rumahnya Direnovasi Lewat Program TMMD ke-124

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Meski hidup dengan segala keterbatasan, namun Widodo, warga Desa Lengkong Lor, mengaku tak pernah bersedih, apalagi menangis. Sebagai umat yang beriman, ia mengaku hanya bisa pasrah dan bersyukur dengan takdir Tuhan yang telah diberikan untuknya dan keluarganya. Namun kini, setelah puluhan tahun, akhirnya pria paruh baya tak mampu lagi membendung air […]

    Bagikan
expand_less