Berita Terkini
Trending Tags

Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tumpukan plastik, botol bekas, popok bayi hingga sisa makanan yang menghiasi aliran sungai, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Tumpukan plastik, botol bekas, popok bayi hingga sisa makanan kini menghiasi aliran sungai yang membelah Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Air yang seharusnya jernih berubah keruh, memunculkan bau menyengat yang kian meresahkan warga.

Di beberapa titik, sampah bercampur dengan tanaman liar membentuk gundukan besar. Kondisi tersebut membuat aliran sungai kehilangan fungsi alaminya. Warga khawatir, saat musim hujan, gundukan sampah bisa menahan arus air dan menimbulkan banjir.

“Kalau turun hujan deras, sampah sering menumpuk, akhirnya air meluap sampai ke jalan bahkan rumah. Pemerintah perlu memberi perhatian lebih, tapi warga juga harus sadar untuk tidak buang sampah sembarangan,” ujar Pujianto, salah seorang warga, Sabtu (13/09/2025).

Masalah sampah di sungai Magetan sejatinya bukan hal baru. Pemerintah daerah telah berkali-kali mengampanyekan larangan membuang sampah sembarangan, namun hasilnya minim. Peraturan daerah yang ada dinilai sebatas tulisan di papan tanpa tindakan nyata.

Kondisi ini makin terasa ironis bagi sebagian warga. Priyono, yang tumbuh besar di kawasan tersebut, mengaku masih menyimpan kenangan akan kejernihan air sungai di masa lalu.

“Dulu airnya bisa dipakai mandi, bahkan untuk diminum. Sekarang jangankan minum, lihat saja bikin jijik, apalagi kalau sampai kena penyakit kulit,” keluhnya.

Menurut Priyono, rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi akar persoalan. Keterbatasan fasilitas tempat sampah di desa juga memperburuk keadaan, membuat sebagian warga memilih jalan pintas dengan membuang langsung ke sungai.

Magetan kini menghadapi darurat sampah. Tanpa langkah tegas dari pemerintah dan perubahan perilaku masyarakat, sungai yang dahulu menjadi sumber kehidupan perlahan berubah menjadi kubangan sampah raksasa yang mengancam lingkungan sekaligus kesehatan warga.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, 12 Ribu Ekor Tewas Terpanggang

    Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, 12 Ribu Ekor Tewas Terpanggang

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Dusun Jombok, Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan pada Jumat siang (25/07/2025). Peristiwa ini menyebabkan lebih dari 12 ribu ayam mati terpanggang. Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 12.28 WIB. Perangkat desa setempat segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan. Dua unit […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun terus menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Salah satu kegiatannya yakni tebar 42.000 benih ikan lele dan nila di kawasan kolam milik pemerintah kota pada Selasa (23/04/2025). Kegiatan ini juga diisi dengan aksi tangkap ikan oleh anak-anak sekolah dasar yang tampak antusias karena […]

    Bagikan
  • Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wahid), telah rampung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan. Seluruh tahapan verifikasi dinyatakan selesai dan hasilnya telah diserahkan kepada Sekretariat DPRD Magetan. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menegaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • Harga Telur Naik, Warga Miskin Di Ponorogo Malah Untung

    Harga Telur Naik, Warga Miskin Di Ponorogo Malah Untung

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga telur ayam yang kini mencapai Rp28–Rp29 ribu per kilogram ternyata tidak selalu membawa kabar buruk. Di Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, sejumlah warga miskin justru merasa diuntungkan. Mereka adalah penerima bantuan ayam petelur dari pemerintah daerah melalui program Taskintul atau Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pangan yang Betul. Program […]

    Bagikan
  • Mess Pekerja Proyek di Ponorogo Terbakar

    Mess Pekerja Proyek di Ponorogo Terbakar

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah mess atau tempat tinggal sementara untuk pekerja proyek pembuatan beton di Jalan Teratai, Kelurahan Purbosuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, hangus terbakar pada Rabu (16/07/2025) petang. Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan yang mayoritas terbuat dari seng. Bangunan yang diketahui milik Sutono (50), warga Wonogiri, Jawa Tengah, tersebut […]

    Bagikan
  • Kursi Ketua Askot PSSI Madiun Kosong, Wawali Minta Pembinaan Sepak Bola Tak Boleh Terhenti

    Kursi Ketua Askot PSSI Madiun Kosong, Wawali Minta Pembinaan Sepak Bola Tak Boleh Terhenti

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kekosongan kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun menjadi perhatian serius berbagai pihak. Jabatan yang hingga kini belum terisi itu dikhawatirkan mempengaruhi jalannya organisasi, termasuk pembinaan atlet muda di Kota Pendekar. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menegaskan bahwa kegiatan pembinaan tidak boleh terhambat hanya karena persoalan struktur kepengurusan. Menurutnya, […]

    Bagikan
expand_less