Berita Terkini
Trending Tags

Harga Telur Naik, Warga Miskin Di Ponorogo Malah Untung

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 94
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Ponorogo panen telur dari ayam peliharaannya. Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga telur ayam yang kini mencapai Rp28–Rp29 ribu per kilogram ternyata tidak selalu membawa kabar buruk. Di Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, sejumlah warga miskin justru merasa diuntungkan. Mereka adalah penerima bantuan ayam petelur dari pemerintah daerah melalui program Taskintul atau Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pangan yang Betul.

Program yang telah berjalan dua bulan terakhir itu memberikan 40 hingga 50 ekor ayam petelur lengkap dengan subsidi pakan untuk setiap kepala keluarga. Tujuannya sederhana: memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menambah penghasilan rumah tangga.

Kini, di tengah harga telur yang melonjak, manfaat program itu semakin terasa. Salah satu penerima bantuan, Sarmini, mengaku tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarganya, tetapi juga memperoleh penghasilan tambahan dari penjualan telur.

“Dari 45 ekor ayam, setiap hari bisa panen belasan butir telur. Sebagian buat makan anak-anak, sebagian dijual. Alhamdulillah pas harga telur lagi mahal,” ujar Sarmini, Selasa (14/10).

Cerita serupa datang dari Sukarman, warga lainnya yang memelihara ayam bantuan di lahan belakang rumahnya. Ia menyebut program ini bukan sekadar bantuan ternak, tetapi bentuk nyata ketahanan hidup masyarakat kecil di tengah naiknya harga bahan pokok.

“Sekarang enggak perlu beli telur. Harga di pasar naik, tapi kami tetap bisa makan telur tiap hari,” katanya.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menjelaskan, pemberian ayam petelur merupakan bagian dari strategi ketahanan pangan rumah tangga. Pemerintah daerah, kata dia, ingin membangun kemandirian pangan mulai dari pekarangan warga.

“Kami ingin masyarakat tahan pangan. Tidak bergantung pada pasar. Dari kandang kecil di rumah pun bisa menjaga gizi keluarga dan menambah penghasilan,” terang Sugiri.

Dari balik kandang sederhana di desa, warga Gelang Kulon kini memahami makna ketahanan pangan sesungguhnya. Di saat harga telur terus merangkak naik, mereka justru menemukan sumber harapan baru — bukan dari bantuan uang, melainkan dari ayam-ayam yang terus bertelur setiap hari.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Orang Meninggal Dunia, Dinkes Magetan Ingatkan Masyarakat Bahaya DBD

    4 Orang Meninggal Dunia, Dinkes Magetan Ingatkan Masyarakat Bahaya DBD

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mewanti-wanti masyarakat terkait bahaya nyamuk demam berdarah dengue (DBD). Tidak hanya itu, Dinkes juga menyesalkan perilaku masyarakat yang terlambat membawa anggota keluarga ke rumah sakit, ketika kondisi sudah mengalami DBD fase kritis. Tercatat hingga akhir November 2024 telah ditemukan sebanyak 574 kasus DBD. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian […]

    Bagikan
  • Rutan Magetan Gelar Razia Gabungan Besar-Besaran, Sapu Bersih Barang Terlarang

    Rutan Magetan Gelar Razia Gabungan Besar-Besaran, Sapu Bersih Barang Terlarang

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 (Nataru), Rutan Kelas IIB Magetan melakukan razia besar-besaran untuk menyisir potensi peredaran barang terlarang di dalam kamar tahanan. Operasi ini dilakukan melalui sinergi lintas instansi, melibatkan TNI, Polri, BPBD, hingga Damkar. Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto menegaskan bahwa operasi gabungan tersebut digelar sebagai langkah […]

    Bagikan
  • CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peluncuran Calendar of Events (CoE) Magetan 2026 yang digelar meriah di Festival Plaza Ndoyo, Kamis (11/12/2025), justru memicu gelombang kritik dari publik dan pelaku wisata. Di tengah panggung seni, happening art bertema Samata Samapita, hingga parade musik keroncong yang digelar selama tiga hari, substansi kalender event dinilai jauh dari memuaskan. Sorotan […]

    Bagikan
  • Nikmati Indahnya Telaga Ngebel Dari Bukit Ngambang Tirto Kencono

    Nikmati Indahnya Telaga Ngebel Dari Bukit Ngambang Tirto Kencono

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Masih bingung tempat liburan tahun baru.? Yuks, mampir di Ponorogo dengan suguhan berbagai destinasi wisatanya. Salah satunya yakni Ngambang Tirto Kencono yang berada di Desa Gondowido Kecamatan Ngebel Ponorogo. Lokasinya hanya berjarak 3 hingga 4 kilometer dari telaga ngebel/ dengan akses jalan yang mulus dan mudah dilalui. Dikelola oleh Bumdes Gondowido, wisata […]

    Bagikan
  • Arumi Bachsin Apresiasi Kinerja PKK Magetan, Tekankan Gotong Royong sebagai Kunci Turunkan Stunting

    Arumi Bachsin Apresiasi Kinerja PKK Magetan, Tekankan Gotong Royong sebagai Kunci Turunkan Stunting

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, melakukan kunjungan dalam agenda “Petik Hasil Kampung Aku Hatinya PKK” di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan Rabu (03/12/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum menyampaikan pesan penting terkait ketahanan pangan keluarga dan keberhasilan Magetan dalam menekan angka stunting. Arumi menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • 900 Santri Gontor Tidak Mudik Selama Ramadhan

    900 Santri Gontor Tidak Mudik Selama Ramadhan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar 900 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo tetap berada di pondok selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1446 Hijriah. Mereka tidak diperbolehkan mudik hingga tahun ajaran baru berakhir. Humas PMDG, Ustadz Riza Ashari, menjelaskan bahwa para santri yang diwajibkan bermukim adalah mereka yang sedang duduk di kelas 5 dan 6. […]

    Bagikan
expand_less