Berita Terkini
Trending Tags

TKD Dipangkas, Pemkab Madiun Fokuskan Program Prioritas dan Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto. Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersiap melakukan efisiensi anggaran besar-besaran pada tahun 2026. Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan terdapat pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp. 228 miliar.

Menurutnya, Pemkab Madiun akan berfokus pada program-program prioritas yang sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tema yang diusung adalah “Bersahaja Menuju Kesejahteraan Masyarakat Madiun,” yang menekankan kolaborasi dan pemerataan anggaran antar sektor.

“Tantangan 2026 adalah bagaimana kita berkolaborasi dengan provinsi supaya anggaran tidak menumpuk di satu sektor. Pemerataan dan skala prioritas menjadi keharusan di tengah efisiensi yang harus kita jalankan,” jelasnya usai upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur di Lapangan Desa Dimong, Kecamatan Madiun, Senin (13/10/2025).

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pengurangan dana transfer membuat pemerintah daerah perlu mengatur ulang strategi fiskal agar pembangunan tetap berlanjut tanpa mengganggu pelayanan publik.

“Pengurangan ini memaksa kita berpikir lebih kreatif. Kita harus memastikan setiap rupiah dari APBD digunakan secara tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Hari 

Beberapa program utama yang akan tetap menjadi prioritas, kata Bupati Hari Wuryanto meliputi ketahanan pangan, layanan kesehatan gratis, serta program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai, efisiensi anggaran tak harus mengorbankan kesejahteraan masyarakat, melainkan menuntut ketepatan dalam perencanaan dan pelaksanaan program.

Kebijakan pemangkasan dana TKD dari pemerintah pusat sendiri menjadi tantangan bagi sejumlah daerah di Jawa Timur. Namun, bagi Pemkab Madiun, situasi ini justru dianggap sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan menumbuhkan inovasi daerah dalam mengelola keuangan publik.

“Dampaknya pasti terasa di beberapa sektor, termasuk infrastruktur penunjang ketahanan pangan di desa. Tapi jika anggaran dikelola dengan tepat, hasilnya akan tetap bisa dirasakan masyarakat,” tutur Bupati yang akrab disapa Mas Hari.

Dengan efisiensi ini, Pemkab Madiun berharap pembangunan tetap berjalan merata dan keuangan daerah lebih tangguh menghadapi tekanan fiskal tahun 2026.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Elf Terbakar di Tol Madiun-Kertosono, 18 Penumpang Selamat

    Mobil Elf Terbakar di Tol Madiun-Kertosono, 18 Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah kendaraan minibus Elf terbakar hebat di ruas Tol Madiun -Kertosono, tepatnya di KM 630 A arah Madiun-Surabaya, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (21/6/2025). Insiden tersebut terjadi diduga akibat ledakan dari stop kontak di dalam kabin kendaraan. Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Roni Susanto, kendaraan […]

    Bagikan
  • Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit photo_camera 3

    Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut. Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi […]

    Bagikan
  • Tiga Mobil Dinas Instansi Vertikal di Magetan Belum Kembali ke Gudang Aset

    Tiga Mobil Dinas Instansi Vertikal di Magetan Belum Kembali ke Gudang Aset

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keberadaan tiga unit mobil dinas lama milik instansi vertikal di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Meskipun pengadaan kendaraan baru berupa Kijang Innova Zenith untuk sejumlah OPD telah tuntas, namun mobil lama jenis Mitsubishi Pajero digunakan beberapa institusi belum tampak kembali ke gudang aset daerah. Saat dilakukan pemantauan pada Rabu (19/11/2025), gudang […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebuah jembatan  di Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo menambah daftar jumlah jembatan rusak akibat terjangan banjir di musim hujan yang terjadi beberapa bulan terakhir. Tingginya debit air sungai Klitik mengakibatkan sayap Jembatan Wates bagian selatan ambles sekitar 10 meter.  Pantauan dilapangan pondasi jembatan terkikis hingga menyebabkan keretakan pada pilar penyangga jembatan. […]

    Bagikan
  • Waspada! Tiga Bulan Damkar Madiun Tangani 77 Aduan Tawon Vespa

    Waspada! Tiga Bulan Damkar Madiun Tangani 77 Aduan Tawon Vespa

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seiring datangnya musim penghujan di Kabupaten Madiun koloni sarang tawon vespa affinis mengalami lonjakan signifikan. Setiap harinya BPBD dan Damkar Kabupaten Madiun menerima laporan dari masyarakat. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan relawan BPBD Kabupaten Madiun pun menangani atau memberantas sarang tawon endas. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP […]

    Bagikan
  • Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi kembali mengungkap perkembangan baru dalam kasus dugaan korupsi terkait pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notaris, Nafiatur Rohmah (43), resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Nafiatur diduga terlibat dalam manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proses pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik mainan […]

    Bagikan
expand_less